Meningkatkan Imunitas Tubuh Keluarga Bersama Stimuno

Tanpa terasa lebih dari sebulan kami melakukan semua aktivitas di rumah. Melakukan social distancing sesuai anjuran pemerintah dengan mengurangi interaksi sosialdan keluar rumah untuk hal-hal yang benar-benar penting seperti membeli bahan makanan dan kebutuhan sehari-hari. Sepertinya bukan hanya saya, semua pihak melakukan hal yang sama untuk membantu menekan penyebaran virus Covid-19 karena hingga saat ini belum ditemukan vaksin dan obat yang terbukti efektif bisa menyembuhkaninfeksi virus ini.

Harus #dirumahaja membuat anak-anak meraa bosan. Masa kecil adalah masa-masa bermain, bersosialisasi dengan teman, main bola, bersepeda, petak umpet dan aktivitas fisik di luar rumah lainnya yang sayangnya tidak bisa dilakukan untuk saat ini. Sebisa mungkin saya dan suami memberi pengertian bahwa keberadaan kita di rumah adalah untuk kebaikan kita semua. Apalagi kami memiliki anak balita dan sekolah dasar yang berada dalam masa pertumbuhan  dan usia mereka masih rawan tertular penyakit seperti batuk, pilek dan semacamnya.

Pentingnya Memperkuat Daya Tahan Tubuh Selama Masa Pandemi

Pandemi corona yang tengah terjadi saat ini diakibatkan oleh adanya virus Covid-19. Virus sendiri merupakan organisme mikroskopik (superkecil) yang tersebar di berbagai penjuru dunia dan dianggap sebagai organisme yang paling banyak di planet bumi. Virus dapat menginfeksi makhluk hidup baik manusia, hewan, tumbuhan, jamur bahkan bakteri. Virus dapat berakibat fatal bagi organisme yang diinfeksinya. Virus tidak bisa bereplikasi (memperbanyak diri) tanpa menumpang organisme lain sehingga sifatnya parasit dan sangat merugikan.

Coronavirus merupakan suatu kelompok virus yang dapat menyebabkan penyakit pada hewan dan manusia. Beberapa jenis corona virus diketahui menyebabkan infeksi saluran napas pada manusia mulai dari batuk pilek hingga yang lebih serius seperti MERS dan SARS. Corona jenis baru yang ditemukan menyebabkan penyakit Covid-19 yang menjadi pandemi di dunia saat ini. 

Covid-19 ini menyebar melalui percikan saluran pernapasan yang dihasilkan saat batuk atau pilek dan percikan ini dapat menempel di benda-benda atau permukaan yang bisa menjadi media penularan. Sehingga WHO menganjurkan untuk menggunakan masker saat keluar rumah, jaga jarak aman, mencuci tangan dengan air bersih dan sabun atau cairan antiseptik untuk membunuh virus, tetap di rumah serta menginformasikan etika batuk dan bersin untuk mengurangi resiko penularan virus ini.

Saat masuk ke dalam tubuh, virus corona akan menempel di dinding sel-sel saluran pernapasan dan paru-paru, lalu masuk ke dalamnya untuk bekembang biak. Proses ini akan terdeteksi oleh sistem kekebalan tubuh. Sistem kekebalan tubuh akan bereaksi dengan mengirim sel darah putih dan membentuk antibodi untuk melawan dan membunuh virus tersebut. Reaksi perlawanan ini menimbulkan gejala berupa demam yang muncul 2-14 hari setelah terinfeksi virus. Jika sistem imun berhasil melawan virus corona tersebut, maka gejala akan mereda dan orang tersebut sembuh dengan sendirinya. Namun jika sistem imun tidak cukup kuat melawan virus corona atau bereaksi berlebihan maka orang tersebut mengalami gejala Covid-19 yang lebih berat atau bisa juga mengalami kerusakan organ

Langkah Sederhana Dalam Memperkuat Daya Tahan Tubuh

Sistem imunitas atau daya tahan tubuh sangat penting dalam menjaga kesehatan. Memiliki daya tahan tubuh yang kuat membuat kita tidak mudah sakit apalagi dengan mewabahnya virus corona saat ini. Ada beberapa langkah sederhana yang bisa kita lakukan agar daya tahan tubuh tetap sehat diantaranya:
  • Banyak makan sayur dan buah
Penelitian menunjukkan orang yang banyak mengkonsumsi buah dan sayur tidak mudah sakit. Ini karena buah dan sayur mengandung vitamin dan mineral yang dapat memperkuat sistem imunitas dalam melawan virus dan bakteri yang menyebabkan penyakit.
  • Istirahat yang cukup
Kurang tidur dapat mengurangi kualitas kekebalan tubuh. Sehingga penting untuk mencukupi kebutuhan tidur sesuai dengan usia.
  • Menghindari stress
Stress berlebihan bisa meningkatkan hormon kortisol. Dalam jangka panjang peningkatan hormon kortisol dapat mengurangi fungsi kekebalan tubuh. Dalam situasi saat ini kita perlu berusaha untuk tidak panik dan tetap berpikir positif. Jika perlu kurangi menerima informasi yang membuat kita cemas dan menggantinya dengan beraktivitas yang menyenangkan bersama keluarga.

  • Berolahraga 
Rutin berolahraga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dalam melawan infeksi. Kita bisa mengikuti gerakan senam di youtube, atau olahraga ringan di teras rumah sembari berjemur sehingga sekaligus mendapat manfaat sinar matahari pagi.
  • Menghindari rokok dan alkohol
Sebagaimana yang kita tahu paparan asap rokok dan pengaruh alkohol dapat merusak sistem kekebalan tubuh. Perokok memiliki resiko tinggi mengalami infeksi paru dan penyakit lainnya sedangkan pecandu alkohol rentan mengalami komplikasi penyakit yang bisa berakibat fatal.
  • Mengkonsumsi suplemen
Selain menerapkan pola hidup sehat, mengkonsumsi suplemen juga dapat menjadi pilihan untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Sebelum mengkonsumsi suplemen kita harus cermat memperhatikan kandungan yang terdapat dalam suplemen tersebut serta dosis yang tepat untuk dikonsumsi. Untuk anak-anak, saya memilih #STIMUNO sebagai suplemen untuk menguatkan daya tahan tubuh anak.

Mengapa Memilih STIMUNO untuk anak?

Saya memilih STIMUNO Syrup atau STIMUNO anak sebagai suplemen yang berfungsi meningkatkan daya tahan tubuh (sistem imun) karena mengandung formula dari komposisi tunggal ekstrak tanaman  meniran hijau (phyllanthus niruri). Ekstrak tersebut diambil dari bagian akar, daun, batang dan buah yang diformulasikan menjadi sirup dan kapsul.


Daun meniran merupakan tanaman yang tumbuh subur di daerah tropis termasuk Indonesia.Tanaman semak ini tumbuh liar sehingga mudah ditemui. Tanaman ini memiliki senyawa Flavon, Hyphopyllanthin, Nirathin, Nirterali yang mengandung banyak khasiat untuk kesehatan tubuh. Meniran memiliki banyak khasiat diantaranya:
  • Memiliki sifat antioksidan
  • Membantu mencegah batu ginjal
  • Mampu menjaga daya tahan tubuh
  • Mencegah peradangan
  • Memiliki kemampuan antimikroba
  •  Mengatasi diabetes
  • Membantu memperlambat sel kanker
  • Membantu menjaga kesehatan hati
STIMUNO ini diproduksi oleh PT. Ferron Par Pharmaceuticals di Cikarang untuk Dexamedica di Palembang. Merupakan produk herbal fitofarmaka, yang terbukti berkhasiat dan aman untuk meningkatkan kekebalan tubuh, berguna untuk mencegah sakit dan mempercepat penyembuhan. Tidak seperti jamu yang khasiatnya hanya dibuktikan secara empiris dan Obat Herbal Terstandar yang belum teruji secara klinis, Fitofarmaka sudah teruji khasiatnya pada manusia dan sudah terstandarisasi. 

Fitofarmaka merupakan obat dari bahan alami yang telah dibuktikan keamanan dan khasiatnya secara ilmiah dengan uji pra klinik dan uji klinik. Bahan baku dan dan produk jadinya juga telah distandarisasi. Obat yang sudah tergolong fitofarmaka  ini yang boleh digunakan dalam praktek kedokteran dan pelayanan kesehatan formal. Di Indonesia, obat yang tergolong fitofarmakan ini masih sedikit jumlahnya karena biaya yang dibutuhkan untuk uji pra klinik dan uji klinik cukup mahal. 

STIMUNO dapat dikonsumsi mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. STIMUNO Sirup terdiri dari rasa original tutti fruity, orange berry dan anggur. Setiap 5 ml (sendok takar) mengandung 25 mg ekstrak tanaman meniran  yang dikemas dalam botol berukuran 60 ml dan 100 ml serta kemasan stick pack atau sachet sekali minum. STIMUNO anak ini bisa dikonsumsi oleh anak mulai usia 1 tahun sebanyak 1-3 kali sehari atau sesuai anjuran dokter.

STIMUNO kapsul atau STIMUNO forte diperuntukkan bagi anak (bagi yang sudah bisa menelan kapsul/12 tahun ke atas) dan juga orang dewasa. Produk ini terdiri dari dua bentuk, yaitu strip isi 10 kapsul dan botol berisi 30 kapsul. Dalam setiap 1 kapsul STIMUNO forte mengandung 50 mg ekstrak tanaman meniran.

Amankah STIMUNO Dikonsumsi Dalam Jangka Panjang?

STIMUNO dapat digunakan untuk pemakaian jangka panjang yang dibuktikan melalui uji klinis pada kasus TB Paru dengan penggunaan hingga 6 bulan dan menghasilkan efikasi dan profil keamanan yang baik.Seluruh hasil studi STIMUNO menunjukkan dapat digunakan sebagai imunomodulator untuk memperbaiki sistem imun dan meningkatkan keberhasilan terapi infeksi termasuk infeksi virus.

Menurut informasi yang terdapat dalam kemasan, STIMUNO ini tidak bisa digunakan pada wanita hamil, penderita penyakit autoimun serta pasien yang hipersensitiv terhadap kandungan meniran. Selain yang diinfokan, insyaallah aman untuk mengkonsumsi termasuk kami sekeluarga.

Nah, bagaimana mom? Apakah mom juga mengkonsumsi suplemen untuk meningkatkan daya tahan tubuh sendiri dan keluarga? Yuk berbagi cerita dan pengalamannya di kolom komentar. Terima kasih



Artikel ini diiutsertakan dalam Blog Competition STIMUNO X MOM INFLUENCER ID

#StimunoPenjagaImun


Referensi


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jamu, Menyingkap Sejarah Kesehatan Nenek Moyang Indonesia

Resep dan Cara Memasak Ikan Pari Goreng Gurih Tanpa Bau

Review Kosmetik Organik Aquila Herb: Day Cream, Gamat Cream, dan Sabun Sereh