Jumat, 01 Mei 2020


Selama pandemi ini, anak-anak belajar di rumah dan terus berkomunikasi dengan guru melalui grup Whatsapp untuk penyampaian materi, tugas, serta informasi dari sekolah yang terkait proses kegiatan belajar mengajar. Selain itu mereka beraktivitas di rumah dan melakukan hobinya masing-masing. Seorang Filsuf Yunani Hippocrates (sekitar tahun 460-370 SM) menyebutkan empat cairan tubuh mempengaruhi sifat dan perilaku kepribadian manusia. Sehingga tipe kepribadian manusia digolongkan menjadi empat yaitu:
  • Tipe Sanguinis
Anak dengan tipe ini memiliki kepribadian ceria, mudah bergaul, ceriwis, penuh energi dan imajinatif. Biasanya anak ini mudah bergaul namun sering berbuat usil dan susah berkonsentrasi dalam melakukan tugas. Sifatnya emosional dan sensitif membuatnya memiliki kecenderungan mencari perhatian dan dukungan pada orang lain.
  • Tipe Koleris
Anak dengan tipe ini memiliki sikap tegas, penuh energi, bersemangat dan suka berpetualang. Anak koleris ini menyukai tantangan, dapat berkonsentrasi dalam melakukan sesuatu serta menyelesaikan masalah. Anak tipe ini biasanya suka memerintah dan keras kepala. Jika sedang marah, tunggu hingga mereda barulah diajak bicara.
  • Tipe Melankolis
Anak dengan tipe ini memiliki kepribadian perfeksionis dan pendiam. Sikapnya yang perfeksionis membuatnya dapat melakukan tugas dengan baik dan tepat waktu. Anak melankolis selalu berhati-hati dalam melakukan sesuatu dan dipikirkan secara baik-baik sehingga tidak menyukai perubahan rencana yang sifatnya mendadak dan tidak ditebak.

  • Tipe Plegmatis
Anak dengan tipe ini sering dianggap sebagai anak pemalu, sederhana, lebih banyak diam, dan tidak mudah bergaul.Anak ini memiliki sifat merasa cukup dengan apa yang telah dimilikinya, merasa tenang dan tidak merasa terburu-buru dalam melakukan sesuatu.  Padahal ia sangat berpotensi jika telah menemukan minat dan bakatnya. Kuncinya ada pada orang tua yang mendukung dan memberi semangat.

Selama di rumah, orang tua bisa lebih memahami kepribadian anak, sifat dan keinginannnya serta merancang masa depan sesuai dengan minat dan bakat mereka.Dan pada masa pandemi ini kita bisa memfasilitasi anak agar tetap kreatif selama di rumah dengan memberi benda-benda yang bisa menstimulasi kreativitasnya, Apa saja?

Buku gambar

Anak-anak pada umumnya suka menggambar sesuai keinginan mereka, menorehkan coretan sesuai imajinasinya. Bahkan ada anak yang suka mencoret dinding karena dianggap media menggambar yang luas. Kita bisa mengarahkan mereka untuk menggambar di buku gambar dan mengajarkan adanya batas-batas antara yang boleh dan tidak boleh dengan bahasa sederhana. Menggambar ini bermanfaat dalam meningkatkan kreativitas dan fokus anak, melatih kesabaran dan kecerdasan motorik serta meningkatkan memori dan mengurangi emosi negatif.

Buku cerita

Mengisi waktu luang dengan membaca itu seru. Kita bisa memilihkan anak-anak buku cerita sesuai minat dan usianya. Buku karya Enyd Blyton misalnya, dengan cerita petualangan dan persahabatan yang bagus untuk anak. Kisah para nabi dan sahabat yang menggugah rasa ingin tahu tentang sejarah islam, atau cerita dongeng pengantar tidur yang selalu digemari meski sudah tahu akhir ceritanya :D

Perlengkapan mewarnai

Setelah menggambar harus diwarnai ya. Anak-anak biasanya suka mengeksplorasi warna. Kita bisa menyediakan crayon, pensil warna, spidol warna, atau cat air sesuai keinginan anak. Mewarnai juga melatih kecerdasan motorik anak dan mengenalkan mereka pada warna. Pastikan anak mencuci tangan setelah mewarnai ya bunda.

Barang bekas

Kita bisa memanfaatkan masa di rumah ini dengan membuat aneka kerajinan dari barang bekas seperti botol mineral, kardus bekas, roll tisu, tutup botol, sendok plastik bekas, kaos kaki, kaleng, sedotan dan masih banyak lagi. Ada banyak tutorial di internet yang membantu kita membuat aneka kerajinan bersama anak-anak. Sebelum digunakan bersihkan barang-barang ini terlebih dahulu dengan dicuci atau dijemur agar aman saat digunakan.

Laptop/gadget

Anak-anak milenial tentu tidak asing dengan benda elektronik ini. Perkembangan teknologi juga menuntut kita untuk bisa mengikuti dengan mengenalkan anak pada laptop/gadget sebatas kebutuhan dan sesuai dengan usia. Kita bisa memanfaatkan lapotop untuk mencari inspirasi kegiatan positif untuk anak, atau sebagai media belajar anak. Selain itu banyak website untuk belajar. dragronlearn misalnya 

Dengan banyak kegiatan yang menyenangkan, semoga anak-anak jadi betah di rumah. Rumah menjadi tempat yang paling aman dan nyaman untuk kita semua sekaligus membantu pemerintah memutus rantai penyebaran Covid-19. Stay at home, stay safe, stay healthy yaa..^^

Lathifah's Blog . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates