Hal Yang Dirindukan Saat Lebaran


Apa makna pulang menurutmu?

Apakah ke kampung halaman tempatmu dilahirkan?

Ataukah kemanapun ayah ibumu berada?

Ada yang memaknai pulang, selain mengunjungi orang tua dan kampung halaman, juga kembali ke tempat dimana ditemukan kenyamanan dan kebahagiaan.

Banyak orang meninggalkan keluarga dan kampung halaman untuk mendapatkan masa depan yang lebih baik, entah melalui belajar maupun bekerja. Dan momen lebaran adalah momen yang tepat untuk pulang ke kampung halaman. Merayakan Idul Fitri bersama keluarga. Saling memaafkan, saling berbagi cerita dan bersilaturahmi dengan keluarga, sanak saudara dan teman-teman.

Hal inilah yang membuat lebaran identik dengan mudik. Sayangnya makna lebaran tahun ini akan berbeda karena kita tidak bebas bepergian dan mudik karena adanya pandemi. Kita semua harus memaklumi dan menahan diri untuk tidak mudik. Meski berjarak, kebersamaan bisa terjalin dari jauh melalui teknologi seperti videocall, Zoom, dan sebagainya. Sebagai perantau, tahun ini kami pun tidak mudik untuk mengikuti anjuran pemerintah yang mengharuskan tetap di rumah dan social distancing. Dan ini pertama kalinya sejak menikah kami tidak mudik sehingga banyak sekali hal-hal yang dirindukan saat lebaran seperti:

Mudik

Biasanya kami mudik H-1 atau H-2 lebaran. Sebelum itu kami sudah siap-siap packing barang-barang yang harus dibawa. Servis kendaraan, menyiapkan banyak hal agar tidak ada yang tertinggal serta minum vitamin dan madu agar sehat dalam perjalanan karena saat sejak mudik hingga pasca lebaran kami akan banyak di kendaraan untuk bersilaturahmi ke sanak saudara yang berbeda kota. Tiap tahun perjalanan mudik meninggalkan kesan yang berbeda. Pernah kami terkena macet berjam-jam, berbuka puasa di jalan, atau menyempatkan singgah di tempat-tempat yang menarik selama perjalanan mudik.

Bertemu orang tua dan saudara

Tujuan utama mudik adalah bertemu orang tua. Biasanya kami silaturahmi ke saudara seperti simbah, pakde, budhe, paklik, bulik di hari kedua lebaran. Dengan silaturahmi kita bisa saling mengenal keluarga yang kadang baru bisa bertemu setahun sekali karena kesibukan dan perbedaan tempat tinggal.

Baca juga:


Masakan Ibu

Apapun menunya, masakan ibu tetaplah istimewa. Anak-anakpun senang di rumah kakek neneknya karena berlimpah perhatian dan kasih sayang apalagi jarang bertemu. Anak-anak juga lagsung bermain seru dengan sepupunya. Lucunya anak-anak, mereka langsung akrab, meski baru bertemu.

Mencoba kuliner daerah setempat

Jika waktunya cukup kami suka berburu kuliner khas daerah, atau ke pasar tradisional. Makan Soto Sokaraja dan mendoan saat di kampung halaman saya atau ke Pasar Karangrandu saat mudik ke Jepara. Di pasar Karangrandu kita bisa mencicipi aneka jajanan khas Jepara yang nikmat dengan harga ekonomis. Kita bisa menemukan gethuk, horog-horog, gemblong, klenyem, pecel rumput laut, es gempol pleret dan lain sebagainya.

Cuma itukah? Tidak. Ada banyak hal yang dirindukan saat lebaran tiba. Semoga pandemi ini segera berakhir dan kita bisa melepas rindu pada keluarga di lebaran-lebaran berikutnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jamu, Menyingkap Sejarah Kesehatan Nenek Moyang Indonesia

Resep dan Cara Memasak Ikan Pari Goreng Gurih Tanpa Bau

Review Kosmetik Organik Aquila Herb: Day Cream, Gamat Cream, dan Sabun Sereh