Selasa, 29 Desember 2015

JD Kids Shoes, Menemani Si Kecil Melangkah Mengenal Dunia

"Umi, kata bu guru sepatuku udah mulai rusak."
Kata Isya, si sulung yang baru menginjak usia 5 tahun ini, bercerita sepulang sekolah. Sepatu Isya memang bagian tepi ada yang rusak, tapi masih bisa dipake. Kami belum punya waktu untuk beli sepatu baru. Abinya masih sibuk dengan pekerjaan, dan Isya juga tidak memaksa minta sepatu baru. Kami sudah minta maaf karena belum sempat membelikannya sepatu baru, namun dia dengan santainya mengatakan bahwa sepatunya memang rusak tapi masih bisa dipakai. Kesederhanaanmu, nak, semoga terbawa hingga dewasa nanti.

Ingatan saya melayang ke masa lalu, di awal tumbuh kembang Isya dan Himda. Pada awal tumbuh kembangnya, Isya tidak bisa tengkurap, tidak bisa merangkak. Dia bisa duduk setelah dilatih didudukkan lalu bisa duduk sendiri, latihan berdiri lalu bisa berjalan di usia 15 bulan. Himda lebih lama lagi, baru bisa berjalan di usia 22 bulan. Dari sini saya belajar bahwa setiap anak istimewa, sehingga tidak perlu pembandingan dalam hal apapun baik dengan saudaranya maupun dengan anak yang lain.

Meskipun proses berjalannya agak terlambat, kami ingin mereka menjadi pribadi yang berani, kuat dan mandiri, tidak manja. Saat saya baru melahirkan Himda misalnya, Abinya mengajak Isya ikut rekreasi kantor ke Bromo dan Malang di usia kurang lebih 3 tahun. Di perjalanan tanpa saya, tak ada ibunya. Hanya berdua dengan Abinya dan rombongan. Alhamdulillah dia sehat, berani dan tidak rewel. Emaknya aja belum nyampe Bromo, dia masih balita sudah kesana, alhamdulillah ya nak.

 Isya di Bromo  (dok.pri)

Setelah perjalanan ke Bromo ini bisa dilalui dengan lancar, Abinya kembali mengajak Isya ke Jakarta, saat Abi harus mendampingi mahasiswa mengadakan kunjungan ke beberapa tempat di Jakarta. Alhamdulillah, bertambah lagi pengalamannya melihat dunia luar dan mengenal lebih banyak orang.

 Isya di Pusat Studi Qur'an Jakarta (dok.pri)

Setelah acara ke Jakarta, Abi mendapat kesempatan rekreasi bersama keluarga ke Pantai Pangandaran dan Pantai Baron Yogyakarta. Kali ini saya bisa ikut karena Himda sudah cukup besar dan bisa dibawa bepergian jauh. Sedari kecil Isya dan Himda memang terbiasa perjalanan jauh karena keluarga besar kami tinggal di kota yang berbeda, dan neneknya pun tinggal cukup jauh di Jepara.

 Isya di GembiraLoka-Yogyakarta (dok.pri)

Untuk mengkondisikan anak-anak agar bisa melalui perjalanan jauh, modal utama adalah doa dan kondisi fisik yang sehat. Biasanya sebelum bepergian, kami kondisikan anak-anak dalam keadaan fit, minum madu, banyak makan bergizi, dan juga persiapan perbekalan yang cukup. Dan untuk perbekalan selama di perjalanan, salah satu bekal yang penting adalah alas kaki. Kondisi jalan di gunung tentu berbeda dengan di pantai apalagi kondisi kaki anak yang masih berkembang membuat kami harus mencari alas kaki nyang nyaman di pakai tapi juga awet. Dari ketiga foto di atas, Isya memakai sepatu yang sama, termasuk untuk sekolah. Dia memang punya sepasang sepatu dan dua pasang sandal. Sengaja tidak lebih, agar sesuai kebutuhan. Dan karena telah rusak apalagi sampai ditegur guru membuat kami harus mencari referensi sepatu/alas kaki nyaman untuk Isya dan Himda. Mungkin sepatu Isya masih awet jika sebelumnya kami memilihkan JD Kids Shoes untuknya. Apalagi sepatu ini bisa dibeli via online di Blibli.com sehingga bisa beli kapan saja tanpa harus keluar rumah atau menunggu Abi punya waktu.

Banyak pilihan JD Kids Shoes di Blibli.com

Sepatu JD Kids Shoes ini memang sepatu khusus untuk anak dari usia 1,5 hingga 8 tahun. Kita bisa memilih ukuran dari 21 hingga 35. Harganya pun bervariasi dan terjangkau. Dari kisaran 200 ribu hingga 400 ribuan. Dan yang paling seru, apalagi kalo bukan diskon yang diberikan di Blibli.com. Orang tua tentu akan memilihkan yang terbaik untuk buah hati baik dari kualitas produk, kenyamanan untuk anak, juga sesuai dengan budget yang dimiliki.
Selain itu, JD Kids Shoes ini produk dalam negeri yang berhasil menembus pasar ekspor. Modelnya unik dan ada pergantian model setiap tiga bulan sekali dan setiap model terdiri dari empat pilihan warna.

Owner JD Kids Shoes (sumber: Beritaempat)

JD Kids Shoes ini, selain produknya yang berkualitas juga pilihan warnanya bagus. Stylish banget lah buat si kecil. Modelnya juga bisa disesuaikan bisa untuk anak laki-laki maupun perempuan. Saya langsung tertarik dengan JD Kids Shoes Navy Bell untuk Himda dan JD Kids Shoes Red Zuba untuk Isya. 
Semakin anak bertambah besar, semakin ia mengenal banyak orang, mengetahui banyak hal dan menjelajah lebih banyak tempat daripada sebelumnya. Pengetahuannya pun makin bertambah. Bagi kami, mengajak anak ke tempat-tempat baru sangat bermanfaat, untuk kesehatan tubuh, ketenangan jiwa, dan pikiran yang makin terbuka. Sangat baik bagi golden age seperti mereka yang tengah memiliki rasa ingin tahu yang tinggi.


JD Kids Shoes Red Zuba (sumber: Blibli.com)

JD Kids Shoes Navy Bell (sumber: Blibli.com)


Kemanapun kaki si kecil melangkah, setiap orang tua tentu akan berusaha menemani dan mengarahkan ke jalan yang baik. Dan untuk kenyamanannya kini tak usah khawatir lagi pilihin alas kaki buat anak. Yang nyaman dipakai, yang bagus modelnya, yang terjangkau harganya, yang awet sepatunya, dan yang ada diskonnya *ibu-ibu pasti carinya yang irit* dan yang gak bikin repot belinya, tanpa harus kemana-mana tinggal duduk manis nunggu orderan dikirim ke rumah, dan yang cinta produk dalam negeri, tentu milih JD Kids Shoes di Blibli.com.


Sumber referensi:
Blibli.com
http://www.beritaempat.com/jd-kids-shoes-produk-sepatu-anak-yang-tembus-pasar-ekspor/

Kamis, 24 Desember 2015

Mari Peduli dan Berbagi Rezeki Bersama PMI

Seperti ayahnya, kedua anak saya, Isya dan Himda bergolongan darah O.Menurut berbagai referensi, golongan darah O cenderung memiliki jiwa pemimpin dan lebih suka makanan yang berbahan dasar hewani (daging/ikan) berbeda dengan golongan darah A seperti saya yang cenderung suka buah/sayur.
Begitu pentingkah mengetahui golongan darah?
Bagi saya sangat penting, terutama jika anggota keluarga kita mengalami sakit dan membutuhkan tranfusi darah. Si sulung Isya pun baru diketahui golongan darahnya karena harus menjalani operasi di usia 1,5 tahun.
Saya sendiri mengetahui golongan darah saat PMI mengadakan kegiatan di sekolah sama dengan suami yang mengetahui golongan darah saat mengikuti program donor darah di kampus yang diadakan oleh PMI.

Siapa yang tak mengenal PMI ?
PMI (Palang Merah Indonesia) adalah salah satu Perhimpunan sosial kemanusiaan, sejak tahun 1945. PMI memiliki perwakilan di setiap kota/kabupaten yang bergerak di bidang sosial kemanusiaan misalnya menangani masalah transfusi darah dan masalah penanggulangan bencana.

Untuk melakukan berbagai program kemanusiaan, PMI menghimpun dana kemanusiaan dari masyarakat. Di Indonesia, PMI DKI Jakarta merupakan tertinggi diantara PMI di provinsi lainnya. Hal ini membuktikan, bahwa begitu tingginya kepedulian masyarakat DKI Jakarta terhadap masalah kemanusiaan. 

Dana kemanusiaan ini disalurkan untuk membiayai penanggulangan bencana di berbagai daerah. PMI turut serta secara aktif diantaranya konflik vertikal telah berlangsung di Aceh sejak Januari 2000, konflik horizontal di Poso Sulawesi Tengah pada 23 Mei 2000 dan kerusuhan hebat di Maluku Utara pada 17 Mei 2001. Di Aceh PMI bekerjasama dengan ICRC secara intensif melakukan kegiatan evakuasi korban luka dan mayat, membagikan bantuan pangan, pelayanan kesehatan darurat serta penyampaian berita keluarga. Sedangkan untuk Poso, PMI berkoordinasi dengan ICRC menyalurkan bantuan 4000 paket keluarga diikuti bantuan dari RCTI berupa tikar, sarung, handuk, jerigen, sabun mandi, sabun cuci dan pakaian yang diperuntukkan kepada 2000 orang. Sedang untuk konflik yang terjadi di Maluku Utara, kembali PMI bekerjasama dengan ICRC menyalurkan 5.655 paket bantuan keluarga kepada korban disamping pelayanan kesehatan di Tobelo dan Galela. Bantuan tambahan sebanyak 4500 paket dan 2000 unit peralatan sekolah dan seragam dari Kedutaan Besar Jepang. Di samping itu bantuan satu unit kendaraan juga telah dikirim ke Ternate dari Jakarta untuk membantu operasional teknis lapangan. 

 Pengobatan gratis masyarakat yang terkena bencana asap
(Sumber: http://pmidkijakarta.or.id)

Dalam darurat bencana asap di Palembang bulan November lalu, PMI DKI Jakarta juga berperan serta dengan memberangkatkan tim Tim Operasi Tanggap Darurat Bencana Asap dan mengadakan pengobatan gratis bagi masyarakat yang terkena bencana asap dari kebakaran hutan.

PMR mengikuti Ujian Kecakapan PMR yang diadakan PMI DKI Jakarta 
(Sumber. http://pmidkijakarta.or.id)

PMI DKI Jakarta juga turut berperan serta dalam pembinaan generasi muda dengan bekerja sama dengan sekolah-sekolah melalui kegiatan PMR (Palang Merah Remaja). Pada 29 November 2015 lalu, PMI mengadakan Ujian Tanda Kecakapan PMR. Materi yang diberikan dalam kegiatan ini antara lain Donor Darah, Kesehatan dan Kebersihan (KESAN), Kesehatan Remaja (KESJA), serta Ayo Siaga Bencana (ASB). Diharapkan dengan mengikuti ujian ini anak PMR mampu menjalin persahabatan antar sekolah se DKI Jakarta, selain itu ilmu yang didapat dapat diaplikasikan pada dunia yang nyata. 

Selain itu PMI DKI Jakarta juga terjun langsung membantu warga yang terkena korban banjir dengan mengevakuasi warga ke tempat yang aman, membantu warga di daerah yang kekeringan dan mengadakan bakti sosial di berbagai daerah. Dan untuk mendukung kegiatan kemanusiaan ini PMI juga memiliki sejumlah mobil unit darah, ambulance, dan lain sebagainya. Dengan begitu banyaknya musibah, bencana dan kesusahan yang dialami saudara-saudara kita di Indonesia, dan begitu banyaknya kegiatan kemanusiaan yang berusaha dilakukan untuk mengatasi/menanggulangi musibah tersebut, kita sebagai masyarakat bisa turut serta baik secara langsung sebagai relawan maupun tidak langsung melalui sumbangan yang kita donasikan ke PMI. Sumbangan tersebut akan diperuntukkan untuk membantu saudara-saudara kita yang terkena bencana maupun untuk melakukan kegiatan sosial kemanusiaan. Bukan dari seberapa besar/kecil nilai yang kita berikan, namun keikhlasan untuk turut serta dalam kebaikan karena manusia yang baik adalah yang memberi manfaat bagi sesama. 

 
Ayo peduli bantu sesama  melalui PMI karena seberapapun nilainya akan sangat berarti bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan. Oleh karena itulah PMI mengadakan program Bulan Dana PMI  untuk menghimpun dana dari masyarakat dan untuk masyarakat. Kita bisa menyisihkan sedikit rezeki yang diberikan Allah untuk saudara kita melalui: 
  • Bank BCA Kantor Cabang Utama Thamrin Nomo Rekening : 206-38-1794-5 atas nama PMI DKI JAKARTA Panitia Bulan Dana PMI Provinsi DKI Jakarta.
  • Bank MANDIRI Kantor Cabang Kramat Raya Nomor Rekening : 123-00-17091945 atas nama PMI DKI JAKARTA Panitia Bulan Dana PMI Provinsi DKI Jakarta.
  • Bank DKI Kantor Cabang Utama Juanda Nomor Rekening : 101-03-17094-7 atas nama PMI DKI JAKARTA Panitia Bulan Dana PMI Provinsi DKI Jkarta.
Hidup akan lebih indah jika kita saling menolong dan membantu terutama jika dalam kesulitan. Hidup akan sangat berharga jika kita saling menghormati dan menghargai. Hidup juga sangat berarti dengan saling memberi karena berbagi tak pernah rugi, apalagi di setiap rezeki yang kita terima ada hak-hak saudara-saudara kita yang membutuhkan. 





Yuk ikut berdonasi di Bulan Dana PMI (Dok.pribadi)

Ayo peduli bantu sesama dan salurkan bantuanmu melalui Bulan Dana PMI. Mari peduli dan berbagi rezeki melalui PMI. Karena kita semua adalah saudara. Saudara setanah air Indonesia.
http://citizen6.liputan6.com/read/2356908/yuk-ikut-lomba-blog-bulan-dana-pmi-berhadiah-total-rp-15-juta




 

Selasa, 22 Desember 2015

Tampil Cantik Dengan Produk Etnik? Ke Sistalisius.com Aja!

Untuk seorang ibu dengan dua balita seperti saya, memiliki tas serba guna itu penting banget. Tiap bepergian sekeluarga tentu saya membutuhkan tas serbaguna untuk membawa keperluan pribadi seperti dompet dan ponsel dan juga keperluan anak-anak seperti baju ganti, sapu tangan, clodi dan printilan ini bisa bertambah kalau kami keluar kota. Ada sih pengecualian, kalau saya pergi berdua saja dengan suami baru deh pake dompet, small bag atau clutch

 Suka banget sama tasnya :) (Sumber: Maika etnik)

Dari dulu, saya suka banget produk handmade dengan motif etnik. Produk handmade ini saya suka karena dibuat langsung dengan cinta dan kesungguhan dari tangan-tangan trampil dalam negeri, nah motifnya yang etnik dan bernuansa alam bikin cantik dipandang, nyaman dikenakan, dan pede disandang.

Beberapa produk cantik Mokamula. (Sumber: Sistalisius.com)

Tas-tas cantik dari Maika Etnik. (Sumber: Sistalisius.com)

Tetap stylish meski bawa banyak barang, pake aja tas Lahla Belijcka. (Sumber: Sistalisius)

Sebagai distributor, Sistalisius juga menyediakan banyak varian tas anak-anak (Sumber: Sistalisius.com)

Buat kaum hawa, udah lazim punya tas lebih dari satu. Seorang perempuan lazim punya dompet, tas slempang, tas punggung, clutch yang masing-masing punya fungsi dan digunakan pada kesempatan berbeda. Dengan adanya fasilitas internet yang menjangkau seluruh daerah, kita juga bisa mendapatkan produk berkualitas dari berbagai daerah meski produk tersebut tidak punya agen di kota kita. Ini yang saya alami saat melihat akun jualan teman SMU yang menjual tas Maika. Langsung suka liat motif-motif etniknya. Waktu browsing tas-tas etnik dari Maika, saya baru tahu ternyata kita bisa mendapatkan tas-tas cantik ini di Sistalisius.com, sebuah online shop yang merupakan distributor resmi produk mokamula Bandung. Selain mokamula dan maika, ada banyak banget brand di Sistalisius yang memberi kita banyak pilihan tas, dompet, small bag, clutch, HPO, tottebag, tas laptop berbagai ukuran, travel bag hingga tas anak-anak. Sistalisius menyediakan tas-tas etnik dari berbagai brand terkemuka seperti Mokamula, Maika etnik, Konoka Kids, Lahla Belijcka, Makara etnik, Katia, Rafflesia, Simple Izzy, Modipla, Molluca, Hoozler Bag, Valkey, Acelyn, Erfa, Namian, Mudagaya, Kabizaku, dan Heejou yang masing-masing punya ciri khas dan keunikan baik dalam motif maupun warna.

Brand terkemuka di Sistalisius. (Sumber: Sistalisius.com)

Dan  setelah mampir ke Sistalisius, langsung tambah suka setelah tahu ternyata tas-tas ini produk handmade asli Indonesia. Namanya sudah mulai dikenal di beberapa negara tetangga, seperti Singapura, Malaysia, Brunei dan juga Australia. Dan tau gak sih,  sentra produksi atau juga dapat disebut sebagai pusat produksi Maika Etnik terletak di Cimahi, Jawa Barat.

Mampir di Sistalisius ini bener-bener bikin saya super bingung dan galau. Bingung mau pilih yang mana. Galau karena buanyak banget pilihan tas, dompet dan HPO  yang modelnya semua suka. Bener-bener surganya pecinta tas etnik dan bermotif alam. Dan di Sistalisius ini bukan cuma tersedia tas untuk sista-sista tapi juga untuk anak-anak. Produknya berkualitas dan harganya terjangkau bener-bener bikin bingung kan!
Selain di web, produk Sistalisius juga bisa kita lihat di video berikut.


Sesuai dengan taglinenya, "We Serve You From The Heart", Sistalisius ingin memanjakan konsumen dengan pelayanan yang ramah, santun, tahu kebutuhan perempuan dengan menyediakan aneka macam tas yang lengkap dan bermutu serta melayani dari hati ke hati. Sistalisius ini buka dari Senin-Sabtu pukul 08.00-16.00. Dan bukan sekedar tagline, dari testimoninya, bisa dilihat banyak konsumen yang puas dengan pelayanan Sistalisius.  

Beberapa testimoni dari customer Sistalisius. (Sumber: Sistalisius.com)

Sebagai distributor produk mokamula dan produk handmade bernuansa etnik yang 100% asli Indonesia, Sistalisius memang berusaha menjaga kualitas produk dan kenyamanan konsumen dalam berbelanja. Untuk konsumen yang berminat order juga caranya sangat mudah, tinggal pilih-pilih produk yang akan dibeli lalu menghubungi Sistalisius melalui:
SMS: +62 878 5865 0059
Whatsapp: +62 878 5865 0059
BBM: 5B176E5E

Setelah itu melakukan transfer pembayaran lalu mengkonfirmasi pembayaran ke customer service Sistalisius dan selesai deh, tinggal duduk manis menunggu orderan sampai rumah :) 





Ssstt! Mau ikut bisnis produk etnik dari Sistalisius juga bisa lho, kita bisa berlatih berwirausaha dengan berjualan produk handmade ini. Apalagi bisnis online punya prospek yang bagus, kita bisa menyetok produk maupun dropship. Selain itu, produk-produk etnik dari Sistalisius juga aktif berinovasi mengeluarkan model-model terbaru sehingga konsumen bisa leluasa memilih model dan ukuran yang dibutuhkan.

Model terbaru Maika Etnik 2016

Lalu bagaimana dengan harga? Ada pepatah mengatakan ada harga ada rupa. Harga juga menentukan kualitas. Harga tas di Sistalisius sangat kompetitif dan terjangkau, tergantung bahan baku, desain, brand dan ukuran tas. Tas handmade bernuansa etnik di Sistalisius ini memiliki kualitas bagus sehingga mampu menembus pasar luar negeri. Sehingga menggunakan tas handmade produksi dalam negeri merupakan salah satu bukti cinta kita pada tanah air. Apalagi di Sistalisius, sebagai sebuah distributor tas, produknya sangat lengkap, berbagai model dan ukuran tas yang kita cari ada disini. Tampil gaya itu pilihan. Dan tampil cantik dengan produk etnik juga tak sulit, ke Sistalisius aja, yuk!

Happy shopping sista :)

Rabu, 09 Desember 2015

BELANJA ONLINE: ANTARA KEBUTUHAN DAN KEINGINAN

Awalnya, saya cuek aja dengan kehadiran onlineshop yang menjual aneka fashion, awalnya gak peduli banget dengan fashion online, kan ada banyak toko baju dan butik dari yang harganya ekonomis sampai maksimalis. Ga jauh lagi dari rumah. Sampe suami saya cerita kalau teman kuliah S2nya punya usaha fashion online dan juga punya lapak di sebuah e-commerce (yang saat itu masih baru). Trus suami saya nawarin, "Mau gak dibeliin baju via online?"
"Boleh." kata saya. Suami ini emang suka kasih kejutan dan gak lama kemudian muncul di timeline saya sebuah model baju yang ditawarin suami.


Menurut saya, modelnya sih biasa aja. Suami saya aja yang emang hobi nyenengin istrinya ^_^ dan kebetulan saat itu saya belum punya baju ungu. Awalnya saya kira cuma becandaan doang, ternyata beneran. Beberapa hari kemudian datang paket ke rumah dari sebuah online shop isinya baju ungu seperti gambar paling kanan, yang atasannya ungu muda. O la la, ternyata model ini terdiri dari 4 pieces, pashmina, bros, atasan dan bawahan. Pas dipakai, eeaaaa, gak banget deh. Entah apanya yang salah, apa saya yang gak selangsing si model :-(
Bajunya entah dari kain apa, longgar, dan tiiipiissss buanget. Pashminanya juga super pendek. Sampe saya bingung, ini gimana makenya?

Karena udah dibeli masa gak dipake? Akhirnya pas kita jalan-jalan sama anak-anak, saya pake juga baju ini. Kecuali pashminanya. Karena bajunya tipis jadi saya pake dua baju. Baju dalam lebih tebal, dan luarnya baju ungu ini. Untungnya punya jilbab warna senada. Akibatnya jalan-jalan jadi gak nyaman, iyalah, pake dua baju sambil gendong bayi di siang yang panas gimana gak gerah.

Saya tus mikir, nih baju enaknya diapain ya? Sempat kepikiran mau dibuat baju untuk Himda, biar bermanfaat. Tapi gak sempet-sempet, akhirnya sampe sekarang baju ini masih utuh di lemari, jadi pengingat betapa romantisnya suami..*ehhmm*.. Dan pashminanya ternyata pas buat Himda (yang artinya super kekecilan buat emaknya). 

Dari situ saya langsung berpikir jika onlineshop ini bisnis masa depan. Makin banyak masyarakat yang familiar dengan kehadiran onlineshop. Internet sudah menjangkau ke pelosok daerah. Dan orang gak ragu lagi belanja online, meski memang ada resiko-resiko yang tentu sudah dipertimbangkan. Dan akhirnya, saya juga ikut mencoba jualan online. Fashion juga, bedanya fahion yang saya jual khusus fashion muslim yang punya merk. Harganya bervariasi. Dari yang terjangkau kantong sampe yang harganya cukup buat beli beras setengah tahun. Dari jualan saya juga belajar kalo kain tuh macam-macam, ada katun, spandek, jersey, dll. Semua mempengaruhi harga dan kenyamanan pemakai. Dan cerita saya tentang belanja online ini juga tertuang di buku antologi pertama saya "Online Shop Why Not"


Jualan fashion online tidak membuat saya punya fashion terbaru. Karena tujuannya memang jualan. Cari untung. Dan meski punya pengalaman gak enak belanja online, ternyata gak bikin saya jera, malah jadi belajar mana baju yang bagus dan fashion online yang terpercaya. Abis itu saya nyoba belanja fashion lagi, dapet gamis dari bahan jersey super dan hijab dari bahan yang sama Karena memang kainnya bagus jadi awet dipake sampe sekarang. Dan juga bisa dipake pas hamil seperti sekarang. 
Trus gimana dengan jualan onlinenya, karena lagi hamil besar dan juga ngurus Isya dan Himda, olshopnya jadi nomor sekian, karena prioritas utama memang keluarga.


Dan karena sering liat produk baru, akhirnya saya jadi keranjingan window shopping. Iyalah, dengan adanya olshop, window shopping itu irit banget. Ga perlu kemana-mana, bisa sambil masak, nyuapin anak, atau bisa di jadikan me time, saat butuh refreshing dari tugas-tugas ibu rumah tangga yang gak ada habisnya. Apalagi sekarang fashion muslim berkembang pesat banget, banyak model-model baru setiap saat. Harganya juga bervariasi. Enaknya belanja online tuh, kita bisa dapat produk yang belum tentu ada di kota kita. Karena tidak semua produk punya agen di tiap kota. Selain itu belanja online juga simple, gak ribet, gak capek kemana-mana, apalagi buat bumil yang punya krucils kayak saya. Dan enaknya lagi kalo onlineshop yang kita kunjungi lagi ada diskon. Duuuhhh...diskon itu ibarat godaan terbesar bagi hati dan kantong para wanita. Jadi perlu banget memilah dan memilih antara kebutuhan dan keinginan. 
Pilih onlineshop juga harus yang terpercaya, HijUp misalnya. Tampilannya oke, belanjanya enak, ada diskonnya lagi...^_^

Dunia fashion emang gak ada matinya. Berkembang terus. Selalu ada mode-mode terbaru dan adanya fashion online juga bikin kita mudah mendapatkan fashion yang kita inginkan. Tips belanja fashion online ala saya simple kok: cari online shop atau market place yang terpercaya, siapkan budget khusus, dan yang paling penting kudu bijak berbelanja, bedakan antara kebutuhan dan keinginan. Jadikan diskon untuk berhemat, bukan berbelanja berlebihan. Happy shopping ^_^

 “Tulisan ini disertakan untuk 
giveaway #FAMILYTALK Annisa Steviani dan Istiana Sutanti bersama Hijup.com




Sabtu, 05 Desember 2015

ASUS X550ZE: NOTEBOOK DENGAN HARGA TERJANGKAU DAN PERFORMA MEMUKAU

Rasanya baru kemarin saat suami memberi saya "hadiah" sebuah laptop ASUS X401U untuk menemani aktivitas sehari-hari selain mengurus rumah tangga. Saya bisa blogging dan berjualan online dengan komputer sendiri tanpa merecoki suami. Karena sebelumnya kami gantian memakai satu komputer. Setelah suami kerja, gantian saya yang pakai hingga si laptop rusak dan pas pameran komputer suami membeli sepasang komputer ASUS X401U untuk saya dan ASUS Eee PC Flare Series untuk suami. Dan kini Top 2 produsen notebook konsumen dunia dan penghasil motherboard terbaik di dunia ini kembali meluncurkan ASUS X550ZE. ASUS memang sangat produktif meluncurkan produk-produk IT terbaru, mulai dari notebook, tablet, PC desktop, server, perangkat jaringan, dan smartphone. 

 
Kehadiran laptop memang penting bagi kami, laptop selalu ada di tas suami menemani aktivitas kerjanya seharian. Selain itu sebagai tenaga pengajar, beliau juga sering menyimpan data-data penting untuk aktivitasnya tersebut. Saya sendiri menggunakan laptop untuk menulis, blogging dan mengelola usaha online selain laptop juga digunakan untuk menyimpan dokumentasi tumbuh kembang anak-anak. Sayang kan, kalo masa kecil mereka tidak terdokumentasikan baik lewat foto maupun video. Selain itu, mengelola usaha online juga membuat saya perlu laptop dengan kapasitas yang cukup untuk menyimpan foto-foto produk yang umumnya punya resolusi tinggi. Jadi perlu banget nih laptop dengan banyak kelebihan tapi harganya juga nyaman dan aman di kantong. Sebagai penggemar Asus, kami jadi makin penasaran dengan kehadiran Asus X550ZE yang belum lama dilaunching ini.

ASUS X550ZE: NOTEBOOK DENGAN HARGA TERJANGKAU DAN PERFORMA TINGGI
Asus X550ZE
Sumber: Asus Indonesia

Apa yang menjadi pertimbangan saat membeli komputer? Tentu harga yang sesuai budget tapi dengan kualitas yang bagus. Umumnya orang memang pengen yang harganya terjangkau tapi kualitasnya bagus, ya kan? 

Dilihat dari penampilannya, ASUS X550ZE memiliki  desain dan tampilan bodi yang  terbilang cantik dan sangat elegan. X550ZE menggunakan bodi berbahan plastik yang dirancang cukup apik sehingga seolah-olah mampu menampilkan kesan material berbahan logam.

Asus X550ZE
Sumber: Asus Indonesia

Disamping itu, notebook ini juga dirancang dengan sangat bergaya dengan desain cover ber-finishing spin-line. Desain cover tersebut jika diperhatikan secara detail memiliki tekstur bulat (melingkar). Dimulai dari bulatan kecil di bagian tengah cover, kemudian terus menerus membesar hingga ke pinggiran bodi laptop hingga menyelimuti semua bagiannnya sehingga mengesankan unsur premium secara tampilan.

Desain ini membuat ASUS X550ZE tampak fokus untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang menginginkan laptop berperforma memukau, dengan tampilan yang elegan untuk mencukupi kebutuhan komputasi di segala lini. Jadi cocok untuk pekerjaan di rumah maupun di kantor, mulai web browsing hingga mengakses konten multimedia. 

Fitur yang paling saya suka adalah  fitur Instant On yang memungkinkan notebook untuk secara otomatis menyimpan data-data ketika laptop telah berada dalam masa kritis atau low battery. Jadi saat di jalan, belum sempat atau tidak bawa charger, kita tidak perlu khawatir, data-data gak akan hilang dengan adanya fitur ini. Nantinya, file akan secara langsung tersimpan manakala indikator baterai telah menunjukan angka di bawah 5 persen. Selain itu ASUS X550ZE punya sound speaker  yang dilengkapi dengan teknologi SonicMaster. Berbekal kemampuan itu, suara yang dikeluarkan oleh speaker X550ZE sangat jernih, kuat, padat dan tidak pecah. Sistem audio wizard yang terdiri dari enam mode setelan, yakni music mode, recording mode, movie mode, gaming mode, speech mode dan mode off, juga turut andil membuat laptop ini mampu mengeluarkan dentuman suara yang memikat telinga. Sambil kerja enaknya dengerin musik, dan musik makin jernih suaranya dengan sistem ini.

 Sistem Audio Wizard pada Asus X550ZE
Sumber: Asus Indonesia

Saya sering menggunakan laptop dalam jangka waktu lama, kadang laptop masih menyala, menunggu respon konsumen sambil ditinggal nyuci, atau upload foto produk sambil nyuapin anak sehingga sering khawatir laptop panas. Untunglah ASUS X550ZE sudah mengantisipasinya dengan menyematkan teknologi IceCool. IceCool membuat area palm rest (tempat menempatkan telapak tangan dibawah papan keyboard) tetap memiliki suhu yang normal  meski laptop digunakan dalam waktu yang lama.

IceCool Technology juga memang sengaja dirancang untuk mengatasi permasalahan panas yang timbul dan berdampak pada area palm rest. Teknologi tersebut dibuat dengan cara menata ulang letak mesin-mesin  yang bekerja di dalam notebook agar tak menimbulkan kondisi panas berlebih. IceCool akan bekerja  dengan cara menjaga suhu notebook antara 28 hingga 35 derajat celcius, lebih rendah dari suhu tubuh normal manusia yang mencapai 36 derajat. Artinya,  itu akan membuat kita akan tetap nyaman saat mengoperasikan perangkat.

Lalu, bagaimana dengan touchpad dan keyboardnya? Tentu kita perlu touchpad dan keyboard yang oke buat mengetik. 
 Touchpad dan keyboardnya elegan dan nyaman
Sumber: Asus Indonesia 
 
Fitur smart gesture ditanamkan pada wilayah ini, sehingga kita akan lebih mudah mengoperasikan atau memberikan perintah kepada notebook  saat sedang dijalankan. Contohnya jika ingin melakukan scroll ke bawah, kita dapat memakai dua jari lalu menyeretnya ke arah bawah. Hal yang sama berlaku saat hendak ingin melihat bagian atas. 

Fitur Smart gesture yang memudahkan kita bekerja
Sumber: Asus Indonesia
Smart gesture dengan mode tiga jari juga dapat dilakukan ketika kita ingin berpindah dari satu halaman ke halaman berikutnya, dengan menggesernya ke kiri dan kanan. Sedangkan jika tiga jari digeser ke atas dan bawah, maka kita akan dibawa ke tampilan desktop. Demikian juga dengan papan ketik alias keyboard, wilayah ini pun tak luput dari perhatian. Papan keyboard memiliki desain yang ergonomis, dengan layout yang lebih baik. Ketika dipergunakan untuk mengetik pun tekanan tombol terasa lebih akurat dan juga presisi mengenai tiap tuts pada keyboard.Praktis banget kan.

Ini yang juga tak kalah penting, port dan konektivitas untuk membuat kita terhubung dengan piranti lain. Biasanya kami menyimpan dokumen foto atau video dalam ponsel lalu memindahkannya ke laptop. Dan asiknya ASUS X550ZE dilengkapi dengan port konektivitas yang cukup lengkap. Di bagian kiri, kita bisa temukan lubang exhauts, analog VGA port, HDMI port, RJ45 Network port dengan model spoiled, 2 buah USB 3.0 port dan Combo Audio port. Adapun di sisi kanan hanya terdapat Optical Disk Drive (ODD) area dan sebuah tambahan USB 2.0 port dan juga port charger.
Fitur transfer berbasis USB 3.0 memiliki kecepatan penyalur data lebih cepat 10 kali lipat dari USB 2.0. Artinya kini kita dapat menyimpan atau membagi data-data seperti foto, film, dokumen maupun aplikasi berukuran besar dalam waktu yang relatif singkat. Bahkan ketika ingin men-transfer film berukuran 25GB dengan kualitas Blu-ray, hanya dibutuhkan waktu 70 detik saja dengan menggunakan  USB 3.0 ini. Artinya laptop ini nyimpen data gak pake lama, bener-bener efisien waktu.

 

 Port dan konektivitas pada Asus X550ZE
                                                             Sumber: Asus Indonesia

Sementara untuk indikator pada bagian depan, terdapat beberapa LED berwarna hijau antara lain untuk  power indicator, battery indicator, HDD activity, Wireless, Num-lock dan Caps lock indicator. Semua fitur itu akan memudahkan kita untuk memantau keadaan laptop. 

Sejumlah Utilitas pada Asus X550ZE
Sumber: Asus Indonesia

Selain untuk blogging dan jualan, notebook juga sering kami gunakan untuk menyimpan foto, liat video, dan melihat film bareng anak-nak sehingga notebook dengan kualitas gambar bagus itu penting banget. Untungnya dalam ASUS X550ZE punya beberapa utilitas antara lain, normal mode, theater mode, vivid mode dan manual mode.  

  • Normal mode, pengaturan pada mode ini sangat cocok untuk digunakan untuk keperluan bekerja sehari-hari dengan notebook, antara lain mengedit dokumen serta melihat gambar. Melalui setting ini, notebook akan secara cerdas mengatur warna gamut untuk mengoptimalkan tampilan visual yang nyaman dipandang.
  • Theater mode akan  membuat tampilan (kecerahan) warna pada layar lebih akurat, sehingga sangat cocok untuk dibawa menyaksikan konten film. Vivid mode memungkinkan kita untuk mendapatkan warna tampilan visual pada layar LCD lebih hidup dan tajam. Jadi nonton film bakal lebih seru dengan utilitas ini.
  • Manual mode. Sesuai dengan namanya, kita diberikan kebebasan untuk mengatur tingkat kecerahan warna sesuka dan sesuai dengan keinginan hati. 

Trus gimana dengan bagian dalam alias prosesornya? ASUS X550ZE memiliki dukungan prosesor kelas tertinggi dari AMD yakni FX 7600P. Kendati demikian, ASUS juga menawarkan model dengan varian prosesor AMD lain yakni A10.
Sedikit perbedaan pada dua jenis prosesor tersebut. Jika AMD FX mampu mendongkrak performa dengan sokongan 12 compute core yang berasal dari gabungan CPU dan GPU, maka varian AMD A10 hanya dibekali dengan 10 core, yakni 4 berasal dari CPU dan 6 sisanya dimiliki oleh GPU. 
  
 Asus X550ZE didukung prosesor kelas tertinggi dari AMD
Sumber: Asus Indonesia

Prosesor AMD A10 dibangun berbasiskan arsitektur Kaveri dengan kecepatan clock prosesor 2,5 GHz tetapi dapat didongkrak hingga 3,4 GHz saat mode Turbo aktif. Sehingga performa terasa lebih kencang saat menjalankan berbagai aplikasi dan game. Dengan kartu grafis Radeon R7-M265DX yang mendukung Dual Graphic, tentunya sangat bermanfaat untuk meningkatkan performa notebook saat menjalankan pekerjaan yang membutuhkan pengolahan grafis yang intensif.

Selain itu, AMD A10 juga memiliki APU powerful dan grafis yang cukup mumpuni sehingga mampu menjalankan berbagai kegiatan seperti sunting foto, video, desain grafis, browsing sembari melakukan tugas lainnya tanpa kesulitan berarti, serta tentu mampu melahap game-game 3D terbaru hingga pengaturan medium.  Buat penggemar gamer, laptop ini bisa menjadi pilihan utama untuk gaming nih.


Asus memberikan bundling game secara gratis untuk pembelian X550ZE 
                                                                       Sumber: Asus

Sedangkan varian berprosesor AMD FX7600P, memiliki kecepatan clock speed lebih tinggi dari versi A10 yakni mulai dari 2,7 GHz hingga mencapai 3,6 GHz saat Turbo Boost dinyalakan. Selain itu, guna memastikan akselerasi terbaik, sektor pengolah grafis turut disematkan fitur GPU Dual Graphic, namun sektor dedicated graphic-nya memiliki performa yang lebih baik dari A10 karena menggunakan AMD Radeon R7-M270DX.

Dengan kualitas prosessor dan grafis yang lebih tinggi dibanding varian sebelumnya, notebook Asus X550ZE dengan AMD APU FX ini terbilang lebih handal dalam berbagai pekerjaan. Bukan cuma soal gaming, namun juga untuk menelan berbagai aplikasi-aplikasi berat seperti desain grafis, programming, desain objek 3D, sunting video, ilustrasi foto dan lain-lain tanpa harus khawatir notebook bakal macet di tengah jalan.

Dan untuk kelancaran multitasking dan ruang gerak antar aplikasi, ASUS membekali seri X550ZE ini dengan RAM 4GB LPDDR3L 1600 MHz. Namun jika kita menginginkan performa untuk mendongkrak laptop ini menjadi lebih oke, maka kapasitas RAM tersebut masih dapat ditambah (upgrade) hingga 16 GB.


Adapun sebagai penyimpanan utama, ASUS menyediakan ruang sebesar 1TB ditambah dengan dukungan ASUS web Storage hingga 32GB gratis selama 3 tahun. Melalui penyimpanan berbasis cloud dari ASUS, kita pun akan dengan mudah mengakses data di manapun dan kapanpun.

Wah, bener-bener lengkap-lengkip ya. Selain itu, yang ga kalah penting notebook ASUS ini juga dilengkapi garansi global selama 2 tahun meliputi biaya service dan juga sparepart. Dibanderol dengan harga Rp7.649.000 / Rp6.949.000 notebook ini memang cocok untuk segala aktivitas, apalagi dengan performanya yang memukau dan harga yang terjangkau, memiliki laptop ini seperti sambil menyelam minum air. Dapat kualitasnya, dapat juga harganya yang nyaman di kantong.