Rabu, 18 November 2020

 Siapa nih yang suka banget ngemil? Kalau iya, tos dulu. Kita samaan nih. Apalagi sekarang saat sudah punya anak, harus nyiapin stok cemilan di rumah. Selama pandemi ini, anak-anak banyak belajar dan beraktivitas di rumah sehingga saya perlu menyediakan cemilan atau snack yang bergizi untuk menemani mereka belajar atau reward lebih semangat mengerjakan tugas dari sekolah.

FYI, kita tentu harus bijak dalam memilih cemilan. Saya mengusahakan cemilan untuk keluarga pastinya halal, sehat dan bergizi. Oh ya tentunya harganya aman di kantong dan tetap mengutamakan makanan pokok tentunya. Cemilan ini biasanya saya sediakan sebelum makan siang, atau sore hari. Biasanya kita ngemil bareng-bareng sambil nonton sampe ga kerasa cemilannya habis.

Nah, belum lama ini saya memesan cemilan yang agak berat dari Ciomy (bakso aci yummy). Cemilan berupa bakso aci kemasan memang sedang hits, rasanya yang gurih pedas dan disantap hangat-hangat cocok banget untuk mengisi perut sebelum waktu makan. Kenapa pilih Ciomy?

Jadi, saya sedang berusaha mengurangi MSG buatan, tapi banyak godaan ternyata. Jadilah nyobain Ciomy yang gurihnya menggunakan garam Himalaya dan tanpa MSG buatan. Setelah mencoba, ternyata rasanya memang enak gurih dan bikin nagih. ada surprise daging dalam bakso aci saat di gigit dan kenyalnya pas, mudah digigit serta ditelan. Karena pengen coba banyak varian jadi saya memesan Ciomy Cup, Ciomy Cuankie Chicken Cheese, Ciomy Cuankie Chicken Spicy, Ciomy sachet ayam, dan Ciomy sachet mix. 


Untuk penyimpanan, Ciomy ini dapat bertahan di suhu ruang selama 10 hari, dalam chiller selama 88 hai, dan dalam freezer selama 189 hari. Kemasannya juga gemesh, praktis banget dan bisa dibawa travelling. Setiap kemasan Ciomy terdiri dari mie, bakso aci, cuankie, d'tella, cabai dan bumbu serta minyak ebi. Kebetulan kami memiliki agenda ke Yogya sehingga bisa membawa Ciomy sebagai bekal perjalanan untuk anak-anak.

Cara menikmati Ciomy ini sangat simpel, bisa direbus selama 5 menit agar bumbunya meresap atau diseduh dengan air panas. Karena sedang dalam perjalanan, kita menikmati Ciomy di hotel dengan diseduh air panas. Cukup tuang isian Ciomy dalam wadah, lalu siram dengan air panas/mendidih. Tunggu sekitar 3 menit dan Ciomy siap disantap. Karena bumbu dan cabenya terpisah, kita bisa mengatur tingkat pedasnya, untuk si bungsu tanpa cabe dan si kakak dan mba sedikit cabe. Kata mereka,pedasnya huhhah, tapi gurih dan enak banget.




Nah, gimana nih? Apakah teman-teman ingin mencoba atau bahkan suka banget menikmati Ciomy?

Yang pengin mencoba atau pengen tau tentang Ciomy bisa cek di:

Instagram

@kunikitaofficial

@ciomyofficial

@cemilankunik

Senin, 05 Oktober 2020

Menikmati Sunrise dan Barisan Gunung di Bukit Sikunir

Adanya pandemi membuat hampir seluruh sektor terpengaruh, terutama pariwisata karena adanya anjuran untuk tidak berkerumun demi menghindari tersebarnya wabah Covid-19. Hal ini tentu tidak mudah karena ruang gerak kita menjadi terbatas demi kebaikan dan kesehatan kita semua.

Tinggal di Wonosobo selama kurang lebih 5 tahun terakhir memberikan banyak pengalaman hidup yang menarik bagi kami sekeluarga. Udara yang sejuk dingin dan minim polusi, bisa melihat matahari terbit dari balik gunung Sindoro setiap pagi, berkawan kabut terutama saat musim hujan, dan tersedia aneka macam sayuran dengan harga yang murah. Pemandangan gunung, sawah, kebun sayur, dan kebun teh menjadi pemandangan yang alhamdulillah bisa kami nikmati. Namun sejak awal tinggal di Wonosobo, ada satu tempat yang belum sempat kami kunjungi karena anak-anak masih kecil, Bukit Sikunir di Desa Sembungan. Dan alhamdulillah bisa kesana ada akhir Agustus lalu.


Bukit Sikunir terkenal dengan golden sunrise dan merupakan salah satu destinasi wisata yang tidak boleh dilewatkan saat berkunjung ke Dieng. Berada di ketinggian 2.300 MDPL, bukit Sikunir terletak di Desa Sembungan yang merupakan desa tertinggi di Pulau Jawa. Bukit Sikunir sendiri telah dibuka kembali mulai 1 Agustus 2020 untuk umum, namun tentu saja wisatawan yang berkunjung harus menerapkan protokol kesehatan seperti mengenakan masker, mencuci tangan dengan sabun, jaga jaak serta tidak bepergian jika demam.

Kami berangkat dari rumah selepas shubuh dengan sepeda motor kurang lebih 45 menit sampai di Dieng. Sepanjang perjalanan, kami dimanjakan dengan pesona alam Dieng, matahari yang terbit di suasana yang cukup dingin, melewati perkebunan sayur di kanan kiri jalan, dan melewati beberapa tempat wisata seperti gardu pandang Tieng dan  bukit awan putih, tempat wisata baru di desa Parikesit, Kejajar, dan Tuk Bima Lukar. Lalu melewati pertigaan Dieng belok kiri melewati Telaga Warna lalu menuju ke Sembungan setelah melewati desa Sikunang. Setelah melewati telaga warna jalan yang kami lalui sedikit rusak dan terdapat jalan yang berlubang sehingga pengendara perlu berhati-hati. Meski demikian tidak menyurutkan niat para wisatawan termasuk kami menuju sembungan. Meski pandemi, kami tidak menyangka kawasan ini masih ramai pengunjung.


Di pintu masuk sembungan, kami dikenakan tiket masuk Rp. 10.000/orang. Kami sempat mengambil gambar di sini, karena matahari sudah bersinar terang, suasana sudah ramai pedagang, ojek lokal dan pengunjung yang mungkin baru turun dari bukit Sikunir. Kamipun melanjutkan perjalanan ke Sembungan, jalan yang kami lalui agak sempit, apalagi kami berpapasan dengan banyaknya pengunjung dari arah Sikunir, kadang harus berhenti dan menepi agar bisa bergantian lewat. Jalan terus hingga melewati pemukiman dan akhirnya sampai di Telaga Cebong.


Di Telaga Cebong, banyak pengunjung yang mendirikan tenda di tepi telaga. Kios-kios di area parkir dan banyak juga disediakan tempat cuci tangan. Setelah parkir, kami melanjutkan perjalanan melewati jalan setapak mendaki, banyak kios di kanan kiri jalan yang menjual oleh-oleh khas Dieng . Kalau lelah, ada juga tempat makan, menyerupai kafe yang instagramable dengan view pemandangan Sikunir yang indah. Ada juga pemain musik yang menyanyikan lagu kekinian sehingga serasa makan di kafe dengan nuansa pegunungan.




Di ujung jalan setapak dimulai jalur pendakian ke Sikunir sekitar 800 meter. Jangan lupa membawa minum ya, karena mendaki tentu melelahkan sehingga tubuh perlu banyak cairan. Selain kami ada juga pengunjung keluarga yang membawa anak-anak. Jalur menuju Sikunir ini berupa tangga batu, menanjak dengan pegangan di tepi dan tengah jalan. Tak jarang kami istirahat untuk minum lalu kembali melanjutkan perjalanan. Beberapa pengunjung saling memberi semangat agar bisa sampai di puncak.



Kamipun sampai di Pos 1, jarak ke pos 1 ini sekitar 450 meter, terdapat musholla, tempat sampah dan kamar mandi, sehingga pengunjung bisa istirahat sejenak. Setelah itu kami melanjutkan perjalanan, masih ada sekitar 15 meter menuju puncak, hingga akhirnya sampai juga kami ditujuan, akhir dari pendakian yang cukup melelahkan. Bagi adventur atau pendaki profesional mungkin jalur ini termasuk ringan, tapi bagi pemula atau ibu-ibu lumayan melelahkan. Sebelum mendaki perlu kondisi tubuh yang fit, pakaian yang nyaman, hangat dan menyerap keringat serta alas kaki yang aman dan nyaman untuk mendaki.

Puncak Sikunir dan golden sunrise terbaik



Terbayar sudah segala lelah sesampainya di puncak Sikunir, golden sunrise di Sikunir diklaim sebagai sunrise terbaik di Indonesia, sehingga wajar saja pandemi tidak menyurutkan niat pengunjung untuk mengunjungi tempat ini. Di sini tersaji pemandangan yang luar biasa, landskap beberapa gunung tinggi di Pulau Jawa seperti Gunung Sindoro, Gunung Sumbing, Gunung Merapi, Gunung Ungaran, Gunung Merbabu berselimut kabut. Saat kabut menghilang, pemandangan gunungpun terlihat jelas, subhanallah. Jadi tau rasanya kenapa banyak yang jauh-jauh bela-belain naik ke puncak Sikunir demi menikmati salah satu lukisan Tuhan. Meski sampai di puncak saat matahari telah bersinar terang, tidak mengurangi rasa syukur kami, akhirnya bisa sampai disini

Oleh-oleh Unik Khas Dieng

Berkunjung ke Dieng akan lebih lengkap bila membawa pulang oleh-oleh khas setempat. Ada beberapa makanan yang mungkin cuma bisa kita temui disini, jadi jangan lupa diborong ya :D 
  • Carica
Carica merupakan kerabat pepaya yang tumbuh di dataran tinggi. Pohonnya kecil mirip pepaya biasa namun bercabang lebih banyak.  Buah ini biasa dijadikan sirup, jus, manisan, selai dan keripik buah. Mengandung kalsium, gula, vitamin A dan C serta minyak atsiri sehingga carica diklaim memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. 
  • Mie Ongklok dan tempe kemul
Ke Wonosobo belum lengkap rasanya jika belum mencoba mie ongklok. Mie rebus dengan potongan kol, kucai dan disiram kuah berkanji. Biasa disajikan dengan sate sapi dan tempe kemul, yaitu tempe yang digoreng  dengan campuran terigu dan tepung tapioka atau pati teles dan potongan daun kucai.
  • Kentang ungu dan kentang merah Dieng

Di sekitaran kios sebelum mendaki Bukit Sikunir, ada beberapa kios yang menjual kentang ungu dan kentang merah Dieng. Dieng memang terkenal sebagai daerah penghasil kentang. Kentang ungu merupakan salah satu komoditas andalan petani, memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh dan harganya lebih mahal dari kentang biasa. Di pasar jarang banget ada kentang ini. 
  • Semur Kentang

Dieng terkenal dengan kentang karena banyak ditanam di daerah ini. Kita bisa menikmati semur kentang yang manis pedas setelah lelah mendaki. Harganya pun terjangkau hanya Rp.5000/cup.
  • Terong belanda

Terong belanda memiliki bentuk menyerupai tomat. Berwarna merah, hijau, kuning dan mengandung banyak vitamin, antioksidan dan mineral sehingga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan seerti meningkatkan metabolisme,, mencegah kanker, sembelit dan mengkatkan daya tahan tubuh. Buah ini dapat dikonsumsi langsung atau dibuat asinan, dimasak, dijus, dan sebagainya.
  • Edelweis

Bunga edelweis merupakan tumbuhan edemik yang tumbuh di daerah pegunungan. Bunga ini mengandung hormon etilen yang dapat mencegah kerontokan bunga sehingga dapat mekar sampai 10 tahun lamanya sehingga dijuluki bunga abadi. Saat ini edelweis terancam punah sehingga dilindungi undang-undang. Tidak diperbolehkan mencabut dan membawa edelweis turun dari gunung karena ia akan layu dan mati. Namun jangan khawatir, kita bisa kok membeli edelweis yang telah dibudidayakan petani. Sejatinya bunga-bunga akan indah saat berada di pohon dan bergoyang saat angin bertiup, bukan saat berada di tangan.

Nah, itulah beberapa oleh-oleh khas yang bisa kita dapatkan di Dieng, tentu akan lebih banyak macamnya jika teman-teman datang langsung kesana. Mana saja tempat wisata di Dieng yang ernah teman-teman kunjungi? Yuk sharing ^^














Jumat, 14 Agustus 2020

Review Hotel: Horison Nindya Semarang

Semarang merupakan salah satu kota yang sering kami kunjungi, termasuk beberapa waktu lalu, kami sekeluarga ada acara di Semarang dan karena hari sudah sore dan anak-anak sudah capek dengan aktivitas seharian, jadilah kami browsing hotel dan menjatuhkan pilihan di Hotel Horison Nindya Semarang.

Sekilas Tentang Hotel Horison Nindya Semarang

Memilih menginap di hotel selama masa pandemi awalnya membuat kami ragu, tapi bismillah, insyaallah kami sudah berikhtiar lahir batin, dan tentunya pihak hotel sudah melakukan protokol kesehatan untuk para tamu. Hotel ini sendiri terletak di Pedurungan. Tepatnya di Jl. Brigjend. S. Sudiarto No. 496 Pedurungan. Hotel ini berjarak sekitar 7,4 Km dari dari Kota Lama, 6,6 Km dari Simpang Lima,  dan 4,7 Km dari Masjid Agung Jawa Tengah. 

Alasan lain menginap di sini, ada fasilitas kolam renang buat anak-anak, dan rate nya juga terjangkau, sekitar 300 ribuan per malam termasuk sarapan pagi.

Check-in Hotel

Hari sudah menjelang senja ketika kami tiba di hotel, parkirannya luas. Begitu turun, langsung disambut petugas untuk cek suhu dan cuci tangan sebelum masuk. Lobby hotel tampak luas. Terdapat sofa heksagonal yang bisa digunakan untuk nyantai sambil nunggu check-in selesai, di dekat pintu masuk terdapat gong dengan hiasan sepasang naga emas, dan wayang cantik di tengah ruangan. Lobby yang sangat njawani ini sangat kontras dengan restaurant di sisi lobby dengan kursi berwarna cerah. Aku suka banget dengan desain yang tradisional tapi tetap cheerful.



Suasana Kamar di Horison Nindya Semarang

Kami memilih kamar superior di hotel berbintang tiga ini. Seperti biasa, dengan double bed. Kamarnya simple dengan tempat tidur putih yang dipermanis dengan bed scraf  motif batik. Sofa merah di sudut kamar membuat kamar menjadi tidak terlalu kaku, soalnya saya suka dengan kamar yang ceria dan penuh warna :D

Fasilitas kamar juga lengkap seperti televisi, AC, free Wifi dan fasilitas basic lainnya.



Bagaimana dengan kamar mandi?  Dari sisi design simple dan cukup lapang menurut saya. Ada rain shower dan kran air yang membantu banget untuk wudhu. untuk wc terpisah dari shower room. Amenitiesnya  juga komplit.



Setelah shalat dan bersih-bersih, saya dan suami jalan-jalan ke bawah untuk melihat kolam renang yang rencananya untuk berenang anak-anak besok, ternyata gara-gara pandemi, sementara gak boleh berenang dulu, padahal kolam renangnya lucu banget, ada mini playground bertema flamingo yang asik banget untuk keluarga. Yaa, mau bagaimana lagi, untuk sementara masing-masing dari kita harus menjaga diri untuk kebaikan bersama.



Mata nyaris terpejam saat tiba-tiba telepon kamar berdering, ternyata staff hotel menanyakan menu yang kami inginkan untuk breakfast besok apakah Indonesian food/American food dan menjelaskan masing-masing menu. Awalnya kami heran, bukannya breakfast biasanya di restaurant? Ternyata, lagi-lagi karena pandemi, breakfast akan diantar ke kamar. Kami memutuskan memilih Indonesian food, dan esok paginya, petugas mengantar menu sarapan ke kamar.


Kesimpulan

Menurut review dari internet, hotel ini salah satu hotel baru dan bagus. Meski lokasi agak jauh dari pusat kota, banyak review positif, fasilitas lengkap, Wifi lancar jaya dan everything's fine. Bisa jadi rekomendasi kalian saat butuh stay di Semarang. Kekurangannya paling anak-anak gak bisa berenang dan gak bisa sarapan santai sambil menikmati udara pagi. Semoga pandemi segera usai dan keadaan kembali normal lagi ya.



Jumat, 07 Agustus 2020

Nectars Moringa Sesame Seeds Vitamin C Serum Review

Assalamualaikum

Hi Beautiful Ladies!

Memiliki kulit wajah yang sehat terawat tentu merupakan idaman setiap perempuan. Untuk mendapatkannya dibutuhkan ketelatenan dalam merawat wajah, hingga pemilihan produk skincare yang tepat. Salah satunya serum yang mengandung vitamin C. Vitamin C sendiri diklaim memiliki banyak manfaat untuk  kulit wajah seperti melembabkan, mengatasi kulit kering, mengurangi kerutan, hingga melindungi kulit dari bahaya sinar UV. 


Kali ini aku mau review roduk serum vitamin C dari brand lokal Nectars. Yaitu  Nectars. Moringa Sesame Seeds Vitamin C ini sendiri merupakan upgrade dari vitamin C yang dibuat Nectars sebelumnya. Jika sebelumnya serum ini mengandung aneka brightening agent selain vitamin C, yaitu lemon etract dan cucumber extract, maka di serum terbaru ini formulanya lebih rich dan kompleks, diperkaya dengan ekstrak daun kelor dan wijen. Seiring pertambahan usia membuat aku memilih menambah serum di daftar skincare harian. Serum ini penting banget untuk optimalisasi penyeraan nutrisi ke kulit karena molekulnya cenderung meresap hingga ke lapisan kulit dalam dan salah satu yang digunakan tiap hari.

Tentang Nectars Organic

Nectars merupakan brand lokal dari Bogor yang diformulasi dengan bahan halal, alami dan berkualitas tinggi dan dibuat secara handmade. Formulator Nectars sendiri mendapat sertifikat dari Formula Botanica, sebuah sekolah paling kredibel di dunia di bidang skincare berbasis natural dan organik.

Komposisi

Aqua, Citrus Limon (Lemon) Hydrosol, Sesamun indicum (Sesame Seed) Oil, Moringa oleifera (Moringa) Seed Oil, Cetearyl Alchohol, Cetearyl glucoside, Glycerin Vegetable/Palm Free, Citrus Limon (Lemon) Extract, Ethyl Ascorbic Acid, Acacia Senegal Xanthan Gum, Dl alpha tocopherylacetate, Benzyl Alcohol, Benzoic Acid, Dehydroacetic Acid, Tocopherol, Aloe barbadensis (Aloe Vera) Leaf Extract, Citrus aurantium dulcis peel oil (Blood Orange), Pelargonium Roseum x asperum oil ( Geranium), Potassium Sorbate, Origanum marjorana (Marjoram) Oil

Packaging

Serum ini dikemas dalam botol bening dengan label Nectars, kita bisa melihat komposisi dan kode produksi di label ini. Tutup botol akrilik melindungi bagian atas botol yang berbentuk pump agar tetap bersih. Bagian leher botol berwarna gold selaras dengan warna kemasan. Dengan isi 20 ml kita bisa mendapatkan serum ini dengan harga Rp. 200.000 per botol. Mungkin sedikit pricey ya tapi sebanding dengan komposisinya yang natural dan berkualitas tinggi. Selain itu Nectars suka banget bikin promo tiap bulan, sehingga kita bisa mendapatkan produk Nectars dengan  harga diskon atau bahkan gratis.

Tekstur

Jika di seri sebelumnya teksturnya cenderung agak bening, maka di Moringa Sesame Seeds Vitamin C teksturnya lebih kental berwarna putih kekuningan, mudah diaplikasikan, mudah diratakan dan mudah menyerap, aroma herbalnya pun lebih terasa. Cara untuk mengaplikasikan serum ini pada wajah adalah secukupnya saja karena kandungannya udah rich banget 1-2 pump/tetes cukup untuk seluruh permukaan wajah dan leher setelah double/triple cleansing, toning dengan hidrating toner dan dilanjutkan dengan penggunaan essence karena kulit yang bersih dan lembap akan lebih mudah menyerap produk sehingga manfaat serum lebih optimal ke kulit. Setelah pemakaian serum baru deh dilanjut dengan rutinitas skincare berikutnya seperti face oil, moisturizer, sunscreen, dan make up.

Produk Nectars sendiri tidak dijual bebas, karena produk handmade natural organik dan dibuat sesuai order tanpa kimiawi dan sintetik berbahaya sehingga bukan hanya aman bagi bumil/busui namun juga untuk pejuang kanker dan autoimune. Untuk orderpun kita perlu menunggu sekitar 1-2 minggu. Produk ini bisa dipakai 2-3 bulan pemakaian rutin, produk Nectars sendiri maksimal digunakan 6 bulan setelah kemasan dibuka agar kandungan masih bagus dan tidak berubah.

Di instagramnya, owner dan formulator Nectars sangat rajin mengedukasi pentingnya gaya hidup sehat, makanan bergizi dan pentingnya sumber daya hayati bagi tubuh. menurut nectars kulit yang sehat bukan hanya kulit yang putih tanpa noda, namun kulit yang diperlakukan sebagaimana organ tubuh lainnya. Mendapat makanan dan nutrisi dari alam dimana makanannya diproduksi secara natural dan organik dan dilindungi dengan tabir surya karena kulit merupakan organ terluar yang rentan terkena polusi.

Yang aku suka dari produk ini, selain produk lokal dan bener-bener organik, owner dan formulatornya bener-bener mengusung idealisme dalam berkarya. langsung bagaimana mendapatkan (bukan hanya) kulit wajah dan tubuh yang sehat. Awalnya aku memakai Nectars serum Vitamin C lalu mendapatkan kesematan mencoba serum vitamin C formulasi baru ini. Setelah sekitar dua minggu pemakaian, aku memang merasa adanya perubahan pada wajah, menjadi lebih kenyal dan lembab, kulit juga menjadi lebih cerah. Adanya tutup botol membuat pump menjadi bersih karena serum ini sering saya bawa saat ada aktivitas di luar rumah. Bisa dibilang Nectars Moringa Sesame Seeds Vitamin C Serum ini memiliki performa sesuai dengan klaimnya.

Nah, jika kalian juga tertarik dengan produk ini bisa langsung menghubungi Instragram: nectars.id atau di toko online Nectars di shopee.



Rabu, 22 Juli 2020

Teh Biru Bunga Telang, Bikin Sehat dan Awet Muda


Sisi positif adanya pandemi, masyarakat lebih memperhatikan masalah kebersihan dan kesehatan. Termasuk asupan gizi sehari-hari. Hal ini mendorong tumbuhnya usaha kuliner sehat. Minuman herbal misalnya,teh Telang, teh Rosela, atau teh Kelor. Menikmati kopi dan teh telah menjadi salah satu kebiasaan masyarakat Indonesia. Apalagi dinikmati bersama keluarga dan cemilan-cemilan ringan sambil ngobrol-ngobrol nyantai.

Saat ini banyak jenis tanaman yang dikonsumsi dalam bentuk minuman. Ini kali pertama keluarga kami menikmati seduhan teh Telang. Warna biru yang cantik dan bisa berubah menjadi ungu jika dicampur madu atau lemon. Selain untuk diminum, teh Telang ini juga bisa dikreasikan menjadi aneka olahan lezat seperti puding, kolang-kaling, atau menjadi pewarna alami untuk kue. Bahkan di Kelantan, Malaysia, bunga telang menjadi pewarba untuk nasi kerabu atau nasi ketan. Sementara di Thailand, sejumlah cafe menyajikan latte dan macchiato dicampur bunga telang agar warnanya menjadi biru fantastis.

Karena merupakan teh herbal, dengan mengkonsumsi teh telang ini, ternyata banyak manfaat yang bisa kita dapatkan, sepert:
  • Menurunkan berat badan. Karena telang mengandung senyawa cateching EGCG yang mempercepat proses pembakaran kalori dengan meningkatkan proses metabolisme. Penelitian dalam Journal of Obesity and Related Metabolic Disorders menyatakan teh telang mengandung kadar senyawa EGCG lebih tinggi dari teh lainnya.
  • Menjaga kesehatan mata. Salah satu atioksidan dalam teh telang , yaitu proanthocyanidin yang bertanggungjawab untuk meningkatkan aliran darah ke kapiler mata. Sehingga teh telang diklaim efektif mengobati kerusakan retina, glaukoma atau penglihatan kabur.
  • Mengatasi stress, kecemasan atau depresi. Hal ini dikarenakan antioksidan dalam teh telang terbukti bisa meningkatkan suasana hati dengan menenangkan syaraf sehingga membuat tidur lebih nyenyak.
  • Mengatasi diabetes. Menurut Journal of Applied Pharmaceutical Science, ekstrak teh telang dapat membantu mengurangi kadar glukosa dalam tubuh. Jadi, minum teh telang diantara waktu makan bisa mengatur kadar gula darah dan menurunkan kadar glukosa darah.
  • Menjaga kesehatan jantung. Penelitian menemukan teh telang efektif dalam menurunkan kadar kolesterol tinggi yang beresiko menyebabkan penyakit jantung.
  • Resep awet muda. Karena mengandung antioksidan tinggi, teh telang ini  kaya manfaat termasuk sebagai anti aging. Telang memiliki efek anti-glikasi dan flavonoid yang dapat merangsang produksi kolagen sehingga wajah tampak awet muda. 
Butterfly pea tea ini saya dapatkan dari Nectars Organic. Dan teh nya selalu fresh karena diproduksi secara agroekologi. Setelah dipanen langsung dijemur dengan sinar matahari langsung dimana semua prosesnya melibatkan interaksi sosial petani dan aktivis lingkungan secara langsung.

Cara mengkonsumsinya sangat mudah. Cukup dengan menyeduh 1-2 helai bunga telang untuk secangkir teh telang. Semakin banyak bunga, maka warnanya juga semakin biru pekat. 
Untuk membuat puding atau kolang-kaling tentu semakin banyak pula bunga yang diseduh agar warnanya bagus. Teh ini tidak berbau dan tidak mengandung kafein. Biasanya saya tambahkan sedikit gula/madu karena anak-anak suka yang rasanya manis, dan juga lemon sehingga lebih segar.

Apakah teman-teman juga pernah mencobanya ? ^_^


Sumber Referensi:

Selasa, 30 Juni 2020

6 Produk Alami Untuk Mengatasi Jerawat dari Larissa Aesthetic Center

Memiliki wajah cantik, mulus dan glowing merupakan dambaan semua wanita, termasuk saya. Siapa yang tak menginginkan wajah yang bersih dan sehat bak artis Korea.

Memiliki wajah yang cantik sekaligus sehat membutuhkan kesabaran dan usaha yang telaten. Meski saat ini banyak sekali produk yang menawarkan membuat wajah bersih glowing dengan waktu singkat, justru hal ini harus diwaspadai karena kulit kita merupakan sel hidup yang bisa regenerasi. Membutuhkan asupan gizi sekaligus perawatan yang tepat agar kulit bisa bersih terawat.

Salah satu maalah wajah adalah jerawat. Duh, bikin galau gak sih kalau ada jerawat hinggap dan susah pergi. Jerawat (acne) merupakan gangguan pada kulit yang berhubungan dengan produksi minyak (sebum) berlebih. Jerawat ini terjadi jika folikel rambut tersumbat oleh minyak dan sel kulit mati sehingga menyebabkan peradangan serta penyumbatan pada pori-pori kulit. Peradangan ini ditandai dengan benjolan kecil (yang kadang berisi nanah) di atas kulit. Jerawat ini bisa muncul di bagian tubuh dengan kelenjar minyak terbanyak seperti wajah, leher, bagian dada atas dan punggung.

Nah, agar jerawat enggan hinggap, kita bisa melakukan beberapa langkah seperti:
  • Membersihkan wajah sebelum tidur
  • Melakukan double cleansing untuk membersihkan wajah
  • Mengelola stress dengan baik
  • Menjaga kebersihan tubuh dengan mandi setelah beraktivitas
  • Menggunakan produk alami yang aman bagi kulit
Jerawat ini selain bikin kulit gak nyaman, bekasnya juga susah hilang. Hal ini bisa bikin kurang percaya diri dan berusaha mencari produk yang tepat agar kulit bisa tetap sehat bebas jerawat. Selain melakukan perawatan kulit dengan benar, kita juga bisa mengatasi jerawat dengan bahan-bahan alami seperti madu, mentimun atau putih telur untuk dijadikan masker wajah. Tapi jika cukup merepotkan atau kita tidak punya cukup waktu untuk membuat masker ini, ada banyak pilihan produk untuk menghilangkan jerawat  dari Larissa Aesthetic Center yang terbuat dari bahan alami disinergikan dengan teknologi modern dan harga yang ramah di kantong.

Tentang Larissa Aesthetic Centre

Larissa Aesthetic Centre merupakan klinik kecantikan estetika pratama yang mengusung konsep "Natural Ingredient with High Technology", yaitu sistem perawatan wajah, sistem perawatan rambut, hingga perawatan tubuh dengan menggunakan bahan alami yang disinergikan penggunaan teknologi modern dengan harga terjangkau. Produk-produk dari Larissa Aesthetic Centre sudah bersertifikat CPKB (Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik) dari BPOM dan menggunakan merk dagang "L" yang sudah dipatenkan dan hanya tersedia di gerai-gerai Larissa Aesthetic Centre.

Larissa Aesthetic Centre ini sudah berdiri sejak 11 Juni 1984 dan didirikan oleh R.Ngt. Poedji Lirnawati. Larissa Aesthetic Centre mengembangkan konsep perawatan kulit dan rambut dengan bahan-bahan alami seperti buah, sayuran, akar, umbi dan batang yang dikenal dengan konsep "back to nature" seiring dengan kata Larissa yang berasal dari bahasa Latin yang berarti bersinar atau terang.

Terhitung sejak tanggal 2 Juni 1998, Larissa sudah memiliki sertifikat merek dari Departemen Hukum dan Perundang-undangan Republik Indonesia Direktorat Jendral Hak Atas Kekayaan Intelektual. Dengan demikian merk Larissa sudah terdaftar dan mendapat perlindungan hukum.

Saat ini Larissa sudah memiliki cabang yang tersebar di beberapa kota antara lain Yogyakarta, Solo, Semarang, Klaten, Purwokerto, Tegal, Salatiga, Surabaya, Malang, Kediri, Denpasar, Magelang, Madiun, Sragen, Mojokerto, Kudus dan Ponorogo.

6 Produk Alami Untuk Menghilangkan Jerawat

Ada banyak penyebab jerawat seperti karena masa pubertas, perubahan hormon, malas mencuci muka atau bahkan sebaliknya, terlalu sering mencuci muka, penggunaan kosmetik yang salah, faktor stress serta paparan debu dan polusi. Jika teman-teman ingin mngetahui bagaimana cara menghilangkan jerawat dan bagaimana cara menghilangkan bekas jerawat, ada beberapa produk dari Larissa yang menjadi andalan untuk menghilangkan jerawat dan tentunya terbuat dari bahan alami diantaranya adalah:

  • Acne Lotion Larissa

Ukuran: 30 ml
Harga. 27.000
NO POM: NA 18170100020

Jerawat masih membandel padahal udah pake ini itu? Coba deh pake Acne Lotion Larissa. Mengandung sulfur alami 99%, dalam semalam pengaplikasian jerawat kempes seketika. Sulfur atau belerang mengandung banyak mineral dan zat organik alami yang bermanfaat mempercepat penyembuhan jerawat dan mengurangi kadar minyak berlebih penyebab jerawat.
  • Green Tea Basic Series
Rangkaian produk ini bisa digunakan untk kulit normal, berminyak dan berjerawat. Ada banyak manfaat green tea seperti menagndung antiniotik, mengurangi degradasi dari membran sel dengan menetralisir radikal bebas, mengurangi timbunan lemak dan meremajakan kulit. Green Tea Basic  ini ocok untuk semua jenis kulit yang terdiri dari:

1.Facial Foam, yang berguna untuk mengangkat kotoran, sisa tata rias dan kelebihan minyak di wajah. 

2. Mik Cleanser, yang berguna untuk membantu mengangkat kotoran dan sisa tata rias di wajah.

3. Face Tonic, yang berguna untuk menyegarkan kulit, meringkas pori dan mengurangi kelebihan minyak pada wajah.
  • New Green Tea Extract
Manfaat dan khasiat green tea sangat banyak untuk kulit, salah satunya adalah mencegah dan mengurangi bahkan menyembuhkan kulit yang berjerawat, mengandung anti bacteria atau antibiotik  yang berfungsi untuk mebunuh kuman/bakteri, mengurangi degradasi dari membran sel dengan menetralisir  radikal bebas karena green tea merupakan zat antioksidan yang kuat, mengurangi timbunan lemak yang ada pada kulit dan meremajakan kulit. Green Tea Series berbahan dasar ekstrak asli green tea yang cocok digunakan untuk semua jenis kulit yang terdiri  dari:

1. Facial Cleanser, sebagai pengontrol minyak berlebih dan anti-acne dan chamomile extract sebagai pencerah serta vitamin E sebagai antioksidan untuk kulit.

2. Facial Wash, untuk melindungi kulit dari bakteri penyebab timbulnya jerawat. Mengandung antioksidan, salicylic acid yang membantu proses pengangkatan sel kulit mati 

3. Facial peeling, berfungsi mencegah timbulnya jerawat dan chamomile extract yang menenangkan

4. Facial Toner, cocok untuk kulit normal-berminyak. Bermanfaat sebagai anti acne, mencegah inflamasi dan regenerasi kulit

5. Day Cream, untuk mencegah timbulnya jerawat dan anti inflamasi. Mengandung chamomile extract dan SPV yang berfungsi melindungi dari sinar UV

6. Night Cream, untuk mencerahkan, mencegah timbulnya jerawat dan anti inflamasi, mengangkat sel kulit mati, mengandung vitamin E dan vitamin B.
  • Tea Tree Series


Rangkaian produk ini bisa digunakan untuk jenis kulit berminyak atau berminyak-berjerawat. Tea tree oil dapat melawan jerawat dan juga mengurangi produksi sebum kulit yang membuat kulit berminyak dan membantu menyembuhkan kulit berjerawat. Selain itu tea tree oil juga merupakan antiseptik yang tangguh, menghilangkan bakteri dan mengurangi minyak berlebih di wajah. Paket produk ini terdiri dari facial foam, milk cleanser dan face tonic.
  • Face Powder White
Ukuran: 40 gram
NO POM: NA18160400418

Face powder white merupakan bedak tabur yang lembut dan ringan untuk mempercantik dan melindungi kulit. Mengandung triclosan yang membantu melawan bakteri penyebab jerawat dan tabir surya yang melindungi kuli dari sengatan sinar UV. Bedak ini baik digunakan untuk kulit berinyak berjerawat maupun tanpa jerawat.
  • Honey Bee Venom Series

Honey Bee Venom Series merupakan rangkaian produk dari Larissa yang mengandung madu untuk mengatasi masalah jerawat dan bekas jerawat. Rangkaian produk ini terdiri dari:

1. Facial Cleanser, untuk membantu mengangkat kotoran dan sisa tata rias pada wajah tanpa membuat kulit kering, mengntrol minyak, mencegah inflamasi serta mengandung vitamin C untuk mencerahkan kulit.

2. Facial Wash, untuk mengangkat kotoran dan sisa tata rias, mencegah inflamasi, mengandung vitamin B5 untuk melindungi kulit dari bakteri penyebab timbulnya jerawat.

3. Facial Toner, untuk menyegarkan kulit dan meringkaskan pori. Mengandung ekstrak witch hazel dan ekstrak wound sebagai anti-irritant, anti acne dan mencegah inflamasi.

4. Day Cream, mengandung honey bee venom untuk mencegah timbulnya jerawat dan anti inflamasi, Centella asiatica extract untuk memperbaiki sel yang rusak serta mengandung SPF untuk melindungi kulit dari sinar UV.

5. Night Cream, mengandung honey bee venom untuk mencerahkan, mencegah timbulnya jerawat dan anti inflamasi serta Centella asiatica extract untuk memperbaiki sel kulit mati.


Memilih skincare yang tepat merupakan salah satu usaha agar wajah bersih, sehat terawat. Agar jerawat tak lagi hinggap, kita bisa menjaga kesehatan kulit wajah dengan menggunakan masker 2-3 kali seminggu. Klinik kesehatan Larissa membuat Facial at home kit Larissa. Masker dari 100% bahan alami dengan aroma menenangkan serasa perawatan di salon.Penggunaannya pun simpel, tinggal diaplikasikan ke wajah. Soal harga, sangat ramah di kantong. Mulai dari Rp. 45.000* (Jawa Tengah & DIY) terdiri dari cleansing, scrub dan masker. Lengkap banget kam!

Khusus untuk wajah berjerawat, kalian bisa memilih varian Facial at home kit Larissa ini:
  • Green Tea Kit
  • Organic Kit
  • Strawberry Kit



Produk-produk alami dari Larissa ini bukan cuma buat wajah lho, Larissa juga menyediakan produk alami untuk perawatan wajah dan rambut. Jika tidak bisa datang langsung ke klinik, kita bisa konsultasi gratis di website Larissa untuk mengetahui produk mana yang sesuai untuk kondisi kulit kita.

Agar kulit tetap sehat bebas jerawat, tentu kita harus rajin skincare routine. Gimana menurut teman-teman? Saran saya, kenali jenis wajah kita agar bisa menentukan jenis skincare yang tepat. Selain itu penting untuk tetap menjaga gaya hidup sehat, makan bergizi, hindari stress, banyak minum air putih dan tetap berfikir positif.

Demikian yang bisa saya sharing kali ini, semoga bermanfaat ya. Apakah teman-teman sudah pernah mencoba produk alami dari Larissa? Yuk sharing disini. Terima kasih

Larissa Aesthetic Centren
website. https://www.larissa.co.id/
Instagram: https://www.instagram.com/larissacenter/
Twitter: https://twitter.com/larissacenter
Facebook: https://www.facebook.com/larissacenter/

Selasa, 19 Mei 2020

Resep Pindang Serani Khas Jepara


Salah satu yang membuat kangen mudik adalah masakan ibu. Selama ramadhan ini saya mencoba membuat pindang serani khas Jepara. Ikannya bisa ikan apa saja. Kali ini saya menggunakan ikan cakalang. Rasanya segar karena menggunakan belimbing wuluh atau air asam. Cocok untuk berbuka puasa ataupun menu makan siang saat tidak berpuasa. Pindang serani ini mirip sop ikan tapi dengan tambahan daun salam, lengkuas dan belimbing wuluh. Karena tidak ada belimbing wuluh  jadi saya ganti air asam. Bumbunya bisa dihaluskan atau diiris. Jika ingin pedas cabe bisa diiris serong atau dihaluskan. Saya memakai cabe utuh agak tidak terlalu pedas untuk anak-anak. Saya juga menambahkan jagung untuk menambah gizi dan disukai anak-anak.

Bahan yang perlu disiapkan.

- 500 gr ikan cakalang
- 1 buah jeruk nipis
- 1 belumbing wuluh (saya mengganti dengan 1/5 cangkir air asam jawa)
- 3 daun salam
- 1 buah tomat sayur, potong-potong
- 3 daun jeruk
- 1 batang serai
- 1 buah jagung. Dipipil.
- 1 ikat kemangi
- 1/5 sdt merica bubuk
- 1 ruas lengkas, memarkan
- 1 ruas jahe memarkan
- 1 ruas kunyit, memarkan
- 7 butir bawang merah
- 4 butir bawang putih
5 buah cabe rawit utuh

Cara memasak

- Cuci bersih ikan, potong menjadi 3-4 bagian lalu lumuri dengan air perasan jeruk nipis. Diamkan sejenak lalu cuci kembali sampai bersih.
- Tumis bawang merah dan bawang putih sampai harum lalu masukkan lengkuas, kunyit,jahe, sereh, daun salam, dan daun jeruk. Aduk hingga harum lalu masukkan air secukupnya. Tunggu hingga air mendidih lalu masukkan jagung.  Masak hingga jagung matang lalu masukkan ikan, masak kembali
- Tuang gula, garam, cabe rawit utuh, merica dan  air asam jawa. 
- Masukkan tomat dan daun kemangi, lalu taburi dengan bawang putih goreng.
- Pindang serani siap disajikan.

Selamat mencoba.

Senin, 18 Mei 2020

Memasak Ketupat Dengan Metode 30-30-30


Untuk lebaran tahun ini kami merayakannya di rumah saja karena mengikuti anjuran pemerintah untuk tidak mudik demi mencegah penularan Covid-19. Meski demikian kami tetap merayakan Idul Fitri salah satunya dengan membuat ketupat. Mencari bungkus ketupatnya pun penuh perjuangan karena penjualnya tidak sebanyak tahun-tahun sebelumnya, alhamdulillah saya mendapat 2 ikat ketupat atau 20 pcs.
Memasak ketupat idealnya 4-5 jam agar ketupat matang dan tanak sehingga awet disimpan berhai-hari. Namun kali ini saya mencoba memasak ketupat dengan metode 30-30-30 atau 3o menit dimasak lalu 30 menit api dimatikan dilanjutkan 30 menit dimasak kembali. Bagaimana hasilnya? Yuk kita coba.

Bahan yang perlu disiapkan.
- bungkus ketupat
- beras
- garam secukupnya

Cara membuat
- Beras dicuci sampai bersih taburkan sedikit garam agar rasa ketupat tidak hambar. Diamkan 1-2 jam
- Masukkan beras ke dalam wadah ketupat.
- Masak air hingga mendidh, lalu masukkan ketupat ke dalam panci. Tutup panci dengan rapat. Masak selama 30 menit.
- Matikan kompor selama 30 menit dan panci tetap tertutup rapat.
- Kompor dinyalakan kembali dan masak ketupat selama 30 menit.
- Angkat ketupat lalu rendam sebentar dalam air dingin.
- Ketupat lalu digantung atau diangin-anginkan.

Dengan metode ini saya berhasil memasak ketupat dengan tanak, tidak lembek dan tahan sampai 3 hari. Selamat mencoba :)

Minggu, 17 Mei 2020

Doa dan Amalan Ibadah di Akhir Ramadhan

Sumber. freepik.com

Tanpa terasa ramadhan telah di penghujung akhir yang artinya kita akan segera berjumpa dengan Idul Fitri. Sepuluh hari terakhir di bulan ramadhan sendiri memiliki banyak keutamaan. Rasulullah SAW banyak meningkatkan ibadah  di hari-hari terakhir ramadhan.

Diriwayatkan dari Aisyah ra berkata, "Pada 10 terakhir bulan ramadhan Rasulullah SAW lebih giat beribadah melebihi hari-hari selainnya." (HR. Muslim)
Dalam sepuluh hari terakhir ramadhan umat Islam dianjurkan untuk mencari malam Lailatul Qadar. Hanya Allah yang mengetahui kapan datangnya malam Lailatul Qadar tersebut. Namun, kita dapat berusaha melakukan beberapa amalan untuk memaksimalkan ibadah di sepuluh hari terakhir ramadhan diantaranya

Mengerjakan shalat malam

Seseorang dapat mengerjakan shalat tarawih selepas shalat Isya, kemudian menunda shalat wiitir untuk dikerjakan setelah shalat tahajud. Karena Nabi Muhammad Saw bersabda," tidak ada dua witir dalam satu malam."

Memperbanyak membaca Al Quran

Al Quran diturunkan pada bulan ramadhan. Pada sepuluh hari terakhir ramadhan, kita dapat terus meningkatkan intensitas membaca Al Quran. Dalam Al Adzkaar An-Nawawiyah, Imam Nawawi dapat membaca A Quran utamanya sepertiga terakhir malam , setelah maghrib, atau setelah subuh.

Memperbanyak sedekah

Diriwayatkan ketika ramadhan tiba Rasulullah demikian dermawan bahkan beliau dilukiskan, "lebih dermawan daripada angin yang ditiupkan.

Memperbanyak doa

Telah menceritakan kepada kami Qutaibah telah menceritakan kepada kami Ja'far bin Sulaiman Adh Dhuba'i dari Kahmas bin al-Hasan dari Abdullah bin Buraidah dari Aisyah ia berkata, "Wahai Rasulullah, apabila aku mengetahui malam apakah lailatul qadar, apakah yang aku ucapkan padanya?" Beliau mengatakan," Ucapkan: Allahumma innaka 'afuwwun kariimun tuhibbul 'afwa fa'fu 'anni (Ya Allah sesungguhnya Engkau Maha Pemberi Ampunan dan Maha Pemurah, Engkau senang memberikan ampunan, maka ampunilah aku)." Abu Isa berkata," Hadist ini adalah hadist hasan sahih. (H.R Tirmidzi 3435 diriwayatkan juga oleh Ibnu Majah 3840, Ahmad 24215, 24320, 24322, 24330, 24559, dan 25018)

Sabtu, 16 Mei 2020

Tips Hemat Lebaran Saat Pandemi


Tak terasa, Idul Fitri di depan mata. Meski demikian, rasanya berbeda seperti tahun-tahun sebelumnya. Kami tidak mudik, libur sekolah anak-anak diperpanjang, dan pandemi ini membuat situasi dan konsisi berada dalam ketidakpastian. Hal ini membuat kita harus pintar berhemat dan mengatur keuangan dengan memangkas pos-pos yang tidak penting. Ada beberapa tips untuk tetap hemat saat lebaran di tengah pandemi yang tengah berlangsung. Diantaranya:

Tunda Mudik

Mudik merupakan tradisi yang sulit dipisahkan dari lebaran. Menjelang lebaran biasanya anggaran untuk akodomasi dan konsumsi selama perjalanan tidak sedikit. Kita bisa menunda untuk tidak mudik pada lebaran tahun ini. Selain sebagai ikhtiar mencegah penularan Covid-19, anggaran untuk alokasi mudik ini dapat ditabung untuk keperluan mendadak.

Berbelanja beberapa hari sekali

Setiap belanja kita akan bertemu banyak orang. Dengan membuat jeda belanja, kita bisa mengurangi resiko berkumpul dengan banyak orang, hemat waktu, dan hemat anggaran dimana sekali belanja dapat kita bagi untuk beberapa menu atau beberapa hari.

Baca juga


Berkebun

Beberapa waktu terakhir, banyak bersliweran tips ketahanan pangan dengan berkebun di rumah memanfaatkan lahan seadanya. Kita bisa memanfaatkan pot, styrofoam, polybag, kaleng, pipa atau ember untuk menanam dan memelihara ikan. Selain hasilnya yang dapat dinikmati langsung, berkebun juga dapat menghilangkan stress dan menjadi kesibukan yang menyenangkan saat harus #dirumahaja.

Menyiapkan kue lebaran seperlunya

Adanya peraturan pemerintah untuk physical and social distancing membuat ruang gerak silaturahmi terbatas. Jika biasanya kita menyiapkan banyak kue dan makanan untuk hidangan para tamu, pada lebaran kali ini kita bisa membuat kue sendiri di rumah atau membeli seperlunya saja.

Tidak membeli baju lebaran

Apakah teman-teman menyiapkan anggaran khusus untuk baju baru saat lebaran? Adanya pandemi membuat kita harus di rumah saja dan tidak perlu berdesak-desakan untuk membeli baju atau keperluan lebaran. Anggaran baju baru bisa dialokasikan ke yang lebih penting atau ditabung. Karena di rumah saja bisa menggunakan baju yang lama.

Berbisnis saat pandemi

Adanya anjuran untuk tetap di rumah bukan berarti menghambat kreativitas. Kita bisa tetap produktif dengan berbisnis. Usaha dalam bidang kuliner dan fashion misalnya, dapat dikerjakan dari rumah melalui promosi di sosial media. Apapun bidangmu, tetaplah produktif. Apalagi dengan adanya pandemi masyarakat banyak berinteraksi di media sosial yang dapat dimanfaatkan untuk peluang usaha.

Tetap berbagi dan peduli

Hemat bukan berarti pelit. Hemat bukan berarti mengutamakan kepentingan sendiri. Saat pandemi, kepedulian kita diuji karena banyak orang yang kondisinya kurang beruntung. Tetap berusaha mengeluarkan zakat, infak, dan sedekah agar hidup kita lebih berkah.

Demikianlah tips hemat lebaran ala saya. Lebaran dengan sederhana tanpa kehilangan makna. Bagaimana dengan teman-teman, apakah memiliki tips lain?

Jumat, 15 Mei 2020

Lebaran di Rumah Saja


Biasanya saat pertengahan ramadhan kami sudah merencanakan akan berlebaran di mana. Tahun lalu misalnya, kami shalat Idul Fitri di Semarang, lalu ke Jepara, Kudus, dan Kendal. Setelah itu melanjutkan mudik ke Purbalingga, disambung silaturahmi ke Purwokerto dan Cilacap. Biasanya ini sudah menjadi rutinitas perjalanan mudik kami dari tahun-ke tahun, ya kecuali tahun ini. Covid-19 datang dan kami harus mengalah untuk bisa menang.

Lebaran tahun ini kami di rumah saja. Anak-anak sudah mengerti kondisinya meski mereka juga rindu dan dirindukan simbah-simbahnya. Agar nuansa lebaran tetap terasa, saya tetap membuat lontong, ketupat dan opor ayam untuk menu lebaran. Kami juga menyiapkan kudapan khas lebaran seperti biskuit, nastar, kacang-kacangan, kurma dan sirup. 

Baca juga


Karena tidak bisa mudik, silaturahminya via online. Saling bertukar kabar, saling meminta maaf, dan saling mendoakan. Mudik bisa diganti dilain waktu, yang terpenting semoga Allah menerima amal ibadah kita di bulan ramadhan, mengampuni segala dosa sehingga kita termasuk orang yang beruntung di hari raya yang fitri.