Rabu, 16 April 2014

Giveaway: Anak yang tumbuh bersama dongeng


Sejak kecil aku terbiasa dengan tumpukan buku-buku. Bapak seorang penggemar berat buku, jika ada uang lebih beliau tidak segan mengajakku ke toko buku, kadang ke pasar membeli buku-buku cerita atau majalah anak bekas yang harganya lebih murah. Sedangkan ibu, dulunya adalah seorang guru TK. Ibu keluar dari pekerjaannya menurut pada suami yang menghendaki istrinya berkarir di rumah. Sebagai seorang guru TK, ibu adalah sosok yang menyenangkan. Mencintai anak-anak, luwes dan pintar mendongeng. Ada banyak dongeng yang ibu ceritakan padaku. Kami berdua berbaring di tempat tidur, lalu ibu mendongeng sambil membelai rambutku. Bola matanya berputar, wajah ibu berubah mengeskpresikan dongeng yang diceritakan padaku saat masih kecil. Dongeng kancil seakan menjadi dongeng wajib yang diceritakan seorang ibu pada anaknya. Aku tak begitu suka dongeng kancil. Namun ada sebuah dongeng, yang tak bosan aku dengar dari ibu, meski beliau menceritakannya berulang-ulang.

Dongeng Tiga ekor Beruang

Ada seorang anak kecil, pada suatu hari ia berjalan-jalan ke hutan. Terlalu asik menikmati pemandangan di hutan, tanpa ia sadari ia tersesat. Iapun bingung harus kemana. Matanya memandang ke segala penjuru. Ternyata ada sebuah rumah di tengah hutan. Ia sangat lelah. Iapun segera menghampiri rumah itu
Tok tok tok, "Assalamualaikum." anak itu mengetuk pintu perlahan.
Tak ada yang menjawab. Ternyata rumahnya kosong. Ia tak tahu rumah ini adalah rumah tiga ekor beruang. Seekor beruang besar (bapak beruang), seekor beruang sedang (ibu beruang), dan seekor beruang kecil (anak beruang). Mereka beruang yang baik dan rajin. Ibu beruang baru saja membuat tiga mangkuk bubur untuk mereka. Mangkok besar untuk bapak beruang, mangkok sedang untuk ibu beruang, dan mangkok kecil untuk beruang kecil. Karena buburnya masih panas, mereka memutuskan untuk berjalan-jalan hingga nanti saat pulang buburnya sudah dingin dan siap dimakan.
Si anak tersebut memutar pintu, ternyata pintu tak dikunci. Iapun segera masuk dan mencium aroma bubur yang menggoda. Ia lelah dan perutnya sangat lapar. Ia melihat ada 3 mangkok bubur di meja. Di sekeliling meja terdapat tiga kursi. Kursi paling besar di depan mangkok bubur besar, kursi sedang di depan mangkok bubur sedang dan kursi kecil di depan mangkok bubur kecil. Anak itu duduk di kursi terbesar, ternyata kursinya kebesaran, dan ia mencicipi bubur dari mangkok besar ternyata masih terlalu panas, lalu ia pindah ke kursi sedang dan mencicipi bubur dari mangkok sedang, ternyata buburnya sudah terlalu dingin, lalu ia pindah ke kursi kecil dan mencicipi bubur dari mangkok kecil. Ternyata buburnya enak, tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin. Iapun menghabiskan bubur di mangkok kecil.
Setelah makan, ia merasa kenyang dan lelah. Ia ingin beristirahat. Ternyata di dalam rumah ada tiga kamar. Kamar besar, kamar sedang dan kamar kecil. Ia mencoba tidur di kamar besar, namun ranjangnya terlalu besar untuknya iapun pindah ke kamar sedang, ranjangnya dirasa masih terlalu besar, dan iapun pindah ke kamar kecil. kali ini ranjangnya pas untuknya, iapun menarik selimut dan tertidur.
Tiga ekor beruang pulang dari jalan-jalan. Mereka kaget melihat pintu terbuka. Mereka segera masuk rumah. Mereka ingin makan bubur yang dirasa sudah dingin. Beruang besar kaget melihat ada sendok di mangkok buburnya, "siapa yang menyentuh buburku?" katanya dengan suara besar. Beruang sedang menatap bubur miliknya iapun berteriak, "siapa yang menyentuh buburku?"katanya dengan suara yang sedang. Beruang kecil menghampiri mangkoknya dan ia berteriak,"siapa yang telah memakan buburku? dengan suaranya yang kecil.
Ketiga beruangpun masuk kamar. Beruang besar kaget, "siapa yang telah tidur di kamarku." Beruang sedangpun masuk kekamarnya dan iapun berteriak dengan suara sedangnya, "siapa yang telah tidur di kamarku?" Beruang kecil masuk ke kamarnya dan ia melihat seorang anak tertidur di ranjangnya,"Ada yang tidur di kamarku dia ada disini."
Si anak kaget melihat tiga ekor beruang menatapnya di siis tempat tidur. Ia langsung terbangun dan melompat keluar melalui jendela yang terbuka. Ia berlari dengan kencang keluar dari hutan dan pulang kerumah.

Aku selalu antusias saat ibu mendongengkan tiga beruang meski sudah hapal ceritanya. Aku tak pernah bosan mendengarnya berulang-ulang bahkan menceritakan dongeng itu ke suamiku. Suamiku sampai hafal dongeng itu, dan ketika anak pertama kami, Isya lahir, aku mendongengkan tiga beruang padanya. Isya pun sama sepertiku. Sejak kecil terbiasa melihat tumpukan buku-buku, kadangkala dibelikan buku cerita dan majalah anak-anak bekas dan iapun hapal dengan dongeng tiga beruang. Meski sudah tahu ceritanya, ia tak bosan mendengarnya.

Terbiasa dengan buku membuat Isya (3,5tahun) dan Himda (1,5 tahun) sangat menyukai cerita. Mereka dibacakan cerita atau dongeng saat pagi, siang atau sore. Pada jam-jam aktivitas mereka sedangkan menjelang tidur mereka terbiasa diperdengarkan murotal. Karena belum bisa membaca, aku yang membacakan cerita atau dongeng yang sudah aku modifikasi sesuai daya tangkap mereka. Dan karena sering dibacakan cerita, nilai moral dalam cerita/dongeng cepat mereka tangkap. Media mendongeng menjadi salah satu pembelajaran nilai-nilai moral untuk anakku. Di sebuah majalah anak Bobo (entah edisi berapa) ada sebuah cerita berjudul "Vido dan robot kebaikan". Inti ceritanya, Vido ingin punya sepasang robot tapi bapak ibunya tak mau membelikan karena takut Vido tidak bisa membagi waktu. Vido pun sedih. Tanpa ia ketahui, bapaknya membelikan robot itu dan meletakkannya di kamar. Vido kaget dan senang meski bingung kenapa robot itu bisa ada di kamarnya. iapun lupa belajar dan nilainya turun. Ia mendapat teguran dari guru dan bapak ibunya. Vido menyadari kesalahannya dan berjanji untuk bisa membagi waktu.

Saat Isya keasyikan bermain sampai lupa mengaji, mandi, makan, jurus Vido ini cukup ampuh digunakan."Isya tahu mas Vido, mas Vido gak boleh punya robot karena bikin lupa shalat, lupa ngaji, lupa belajar, lupa makan. Isya mau mainannya diambil biar gak lupa ngaji?"
Dan Isya pun meletakkan mainannya. 
Isya juga terbiasa ke perpustakaan. Dan aku memilihkan buku yang cocok untuknya. Dongeng fabel memang menjadi favorit anak-anak. Bagaimanapun jalan ceritanya, aku menghindari kata jahat, bohong, curang dan kalimat negatif lainnya saat mendongengkannya pada Isya dan Himda. Isya paham anak baik dan sholih disayang Allah, anak nakal tak punya teman.

Dalam dongeng fantasi seperti kisah Nirmala dan Oki di Majalah Bobo pun, saya menghindari kata penyihir, sulap, dan sejenisnya yang susah diterima logika anak. Meski cerita dongeng, ceritanya saya modifikasi agar memiliki nilai moral untuk anak. Misalnya saat Pipiyot sang penyihir mengganggu Oki dan Nirmala yang sedang belajar di hutan dengan menaburkan ulat agar oki dan Nirmala takut, saya menterjemahkannya untuk Isya, ada nenek-nenek baik mengambil ulat dari tanaman agar Oki, Nirmala dan teman-temannya tidak takut dan bisa belajar di kebun.

Karena sering dibacakan cerita dari buku dan mendengar dongeng dari ibunya, Isya menjadi anak yang imajinatif. Setiap hari selalu ada hal baru yang ia buat. Kadang ia menyusun lego menjadi aneka bentuk, Lilin mainan bisa dibentuk menjadi bebek, pohon, beruang bahkan makanan. Dan seperti video yang bisa diputar kembali, ia pandai menceritakan kembali apa yang ia sudah lihat dan dengar. Ia bisa menceritakan dengan detail seolah-olah hanya dia yang tahu.

 gambar dari sini

Akhir-akhir ini, Isya menjadi penggemar berat Masha and The Bear. Kami memang memilihkan tontonan yang dilihat Isya dan Himda. Masha and The Bear selain menghibur, sosok Masha digambarkan seorang gadis kecil berkerudung ungu selain itu tak bisa dipungkiri, beruang adalah binatang favoritnya dalam cerita. Padahal, realitanya beruang adalah binatang yang agak menakutkan dengan badan coklatnya yang besar dan kukunya yang tajam. Namun dalam dongeng anak, beruang berubah menjadi makhluk lucu, menggemaskan dan dekat dengan anak-anak. Dalam sebuah tanyangan Masha and The Bear, dikisahkan si Masha membuat bubur sampai meluap, dan adonannya memenuhi isi rumah. Beberapa hari setelah itu, saya membuat bubur kacang hijau. Isya menghampiriku di dapur lalu berkata,"Ummi, kalo bikin bubur hati-hati mbok tumpah kayak Masha."

Isya dan Himda sudah biasa makan sendiri. Namanya anak-anak, selesai makan lantai berantakan, nasi dan sayur berceceran. Untuk melatih kemandirian, saya sering melatih mereka membersihkan lantai yang kotor, tentu sebatas kemampuan mereka. Namanya anak-anak kadang menolak dan tidak menurut dan saya menjawab penolakan itu dengan, "Isya inget gak waktu Masha bikin bubur, buburnya tumpah mengotori rumah siapa yang bersihin?" Ia menjawab,"Masha, Mi." Isya lalu mengambil sapu dan membersihkan lantai. Aku tidak berharap Isya akan membersihkan lantai karena ia masih balita. Yang jauh lebih penting, Isya sudah belajar bertanggung jawab, mengetahui benar dan salah, serta meminta maaf jika bersalah. Pelajaran hidup yang mereka pelajari setiap hari.

 gambar dari sini

Tanpa aku duga, ternyata dongeng tiga beruang benar-benar ada. Ibu lupa darimana beliau mendapat dongeng ini, namun setelah familiar dengan dunia maya aku menemukan dongeng tiga beruang di sini  dengan judul Tiga Ekor Beruang- Joseph Jacobs dan disini  dengan judul Goldilocks dan Tiga Beruang. Meski ceritanya agak berbeda namun intinya sama. Dan yang menarik, kedua cerita ini dilengkapi ilustrasi yang juga bagus. Setiap anak tentu menyukai dongeng, mendengar sebuah cerita, melihat bagaimana si pendongeng berekspresi kemudian mereka akan mempraktekkannya. Ya, anak-anak akan meniru apa yang telah mereka terima. Sehingga media dongeng dapat menjadi media yang membentuk karakter mereka. Sehingga kita sebagai orangtua harus teliti memilih dongeng yang tepat untuk anak.

Selasa, 15 April 2014

ASUS Notebook Terbaik dan Favoritku


Saat ini kebutuhan akan komputer sangat tinggi. Baik untuk menunjang pekerjaan, aktivitas maupun sebagai gaya hidup. Begitupun pada kami, saya dan suami termasuk orang yang menganggap komputer sebagai salah satu kebutuhan pokok.

Pada tahun 2009, beberapa bulan setelah kami menikah, kami mengganti desktop yang sudah jadul dengan notebook. Aktivitas suami yang harus sering keluar kota, ditambah desktop jaman kuliah yang sudah mulai rusak membuat kami harus mengambil keputusan untuk membeli yang baru. Selain itu notebook lebih praktis, bisa dibawa kemana-mana dan bisa dipakai dimana saja. Tabungan pun dibongkar untuk biaya kuliah S2 suami dan membeli laptop. Saat itu kami hanya bisa membeli laptop mini yang harganya terjangkau. Yang murah saja yang penting bisa menunjang aktivitas. Karena saya punya hobi menulis, kami memakainya bergantian, Suami memakai untuk bekerja dan kuliah S2 nya dan akhir pekan giliran saya yang pakai. Saat itu masa-masa awal saya mengenal dunia blogging. 

Karena dipakai secara maraton setiap hari akhirnya si laptop mini ini tepar tak berdaya setelah saya gunakan untuk lembur menulis semalaman. Kami pun panik. Tak bisa dipungkiri, laptop mini ini bagian dari kebutuhan kami. Data-data kuliah, dokumen pekerjaan, file-file foto dan banyak lagi data-data yang tersimpan di si mini ini membuat kami kalang kabut. apalagi ada data untuk tesis suami, paniklah kami membayangkan file didalamnya akan hilang. Tutupnya sebagian besar service center komputer karena kebetulan hari tersebut hari minggu membuat kami ketar-ketir. Alhamdulillah masih ada service center komputer yang buka dan yang membuat kami tambah lega, file berharga kami masih utuh karena hardisknya baik-baik saja. Namun si laptop mini kami tak bisa diselamatkan.

Hidup tanpa notebook ternyata membuat hari-hari serasa hampa, suami meminjam notebook temannya untuk sementara. Dan saya juga libur menulis. Alhamdulillah, pada awal 2013 ada Pameran komputer di Semarang, kebetulan suami sedang berada di Semarang dan beliau langsung hunting komputer dan tidak tanggung-tanggung, suami membeli sepasang notebook untuk kami, biar ga berebutan pakenya :D
Suami saya membeli notebook ASUS X401U warna silver untuk saya dan netbook  ASUS Eee PC 1025CE warna merah untuk digunakan sendiri. Kenapa ASUS? Karena merk ini memiliki banyak keunggulan yang kami butuhkan.
Harapan suami, saya bisa lebih produktif menulis dan notebook ini digunakan untuk menyimpan file-file pribadi kami seperti foto-foto dan video tumbuh kembang Isya dan Himda. Isya dan Himda juga enak pakainya karena layarnya yang lebar. Beliaupun lebih leluasa menggunakan netbook untuk menunjang pekerjaannya.
Yuk mengenal lebih dekat dengan ASUS X401U, berikut ini adalah spesifikasinya:

Spesifikasi Asus Slimbook X401U
-
Prosesor Accelerated Processing Unit (APU) AMD dual-core C-60 1GHz
- Grafis Radeon HD 6290
- RAM 2GB DDR3
- Layar 14 inci aspek rasio 16:9, beresolusi 1366x768 pixel LED Backlight
- Hard disk 320GB kecepatan 5.400 rpm
- Sistem operasi DOS
- Konektivitas 1 buah USB 2.0, 1 buah USB 3.0, jack audio 3,5mm, HDMI, LAN RJ45, SD card, VGA output, dan Wi-Fi untuk koneksi internet
- Web camera 0,3MP
- Dimensi 34.4 x 24.1 x 2.40 mm
- Bobot 1,76kg
- Harga Rp 3 juta


Tidak bisa dipungkiri, masalah harga menjadi salah satu pertimbangan kami memilih notebook ini dan setelah dipakai, performanya pun memuaskan. Hingga detik ini ASUS X401U ini belum pernah bermasalah. Kami membeli notebook ini seharga 2,8 juta rupiah waktu itu

Desain
Slimbook X401U tersedia dalam dua pilihan warna, yakni hitam dan silver. Tubuhnya diselimuti oleh materi plastik. Materi glossy pada bagian punggung layar membuat makin elegan. Abi (panggilan suami saya) memilihkan warna silver untuk saya. Dan kami biasa menyebutnya si Putih :D

Touchpad pada Slimbook X401U cukup luas, jari ini nyaman ketika digunakan untuk bernavigasi. Bernavigasi dengan dua jari ke atas atau ke bawah, berarti kita melakukan scrolling (menggulirkan) layar. Sedangkan navigasi dengan 3 jari ke bawah, akan membawa kita ke tampilan desktop.
Slimbook X401U berdimensi 34.4 x 24.1 x 2.40 mm dengan bobot 1,76kg. Lubang pembuangan udara panasnya terletak di sisi kiri dan pada bagian bawah.


Konektivitas
Di sisi kiri notebook hanya tersedia 1 buah port USB 2.0 dan port pengisi daya baterai. Di sisi kanannya, ada port jack audio 3,5mm, 1 buah USB 3.0, HDMI, LAN RJ45, SD card, dan VGA output.



Performa
Dapur pacu Slimbook X401U ditopang oleh prosesor Accelerated Processing Unit (APU) dari AMD dual-core C-60 1GHz dengan kartu grafis terintegrasi Radeon HD 6290 dan RAM 2GB DDR3.
Kita bisa lebih puas memandangi layar seluas 14 inci dengan kualitas grafis yang baik. Apalagi, aspek rasio layarnya sudah 16:9. Layarnya berteknologi LED backlight beresolusi 1366 x 768 pixel. Ia sanggup memutar video high defition (HD), berkat dukungan pemrosesan grafis Radeon HD 6290. Kualitas audio berlisensi Altec Lansing, memberikan kualitas suara yang terbilang bagus untuk notebook sekelasnya.

Daya tahan baterai
Ketika digunakan untuk mengetik dan terkoneksi internet dengan jaringan Wi-Fi, baterai berkapasitas 4400 mAh ini bertahan sekitar 3 sampai 4 jam.

Fitur unggulan
Untuk mengatasi masalah suhu panas berlebih ketika menjalankan game, Asus mengimplementasikan teknologi Ice Cool yang memaksimalkan pembuangan panas. Ada pula software Instan On yang memungkinkan produk ini "terbangun" (aktif kembali) dalam waktu 2 detik dari posisi sleep. Karena Instant On hanya bekerja saat netbook dalam modus sleep, maka teknologi ini tidak berpengaruh pada proses booting ketika notebook dinyalakan dari posisi mati.

Kesimpulan

Kelebihan
+ Harga terjangkau
+ Kualitas layar bagus
+ Bisa memutar video high definition (HD)
+
Tersedia port USB 3.0

Setelah mengenal si putih ASUS X401U, mari mengenal pasangannya, ASUS Eee PC 1025CE.


ASUS  Eee PC 1025CE
Abi langsung suka melihat spesifikasinya dan memilih warna merah. Warna silver pada tombol-tombol keyboard masih serasi jika dipadankan dengan warna merah muda. Untuk urusan slot dan port, Eee PC 1025CE terbilang lengkap. Di sisi kanan netbook tersedia port ethernet LAN RJ45, 2 port USB 2.0, jack audio 3,5mm dan slot memori eksternal SD card. Di sisi kiri, ada port untuk pengisi daya baterai, port HDMI, dan sebuah port USB 3.0.

Netbook yang memiliki bentang layar 10 inci ini memiliki bobot 1,25kg, tidak terlalu ringan dan tidak terlalu berat untuk dibawa ke mana saja. Alat pengisi daya baterai (charger) didesain ringkas, adaptor dan kabel power-nya menyatu sehingga tidak membuat sesak isi tas. Nyaman banget buat dibawa kemana-mana.

Tiga fitur unggulan

* Prosesor Intel Atom N2800
Fitur unggulan pertama dari Eee PC 1025CE ada pada prosesor, yang menggunakan Intel Atom dual core N2800 dengan clock speed 1,86GHz. Ini merupakan prosesor Intel Atom generasi ketiga berkode nama Cedar Trail. kecepatan dan performa grafis dari prosesor Cedar Trail memang terasa lebih baik dibandingkan generasi sebelumnya, Pine Trail. Terlebih, Atom N2800 yang digunakan pada Eee PC 1025CE, saat ini merupakan prosesor dengan kasta tertinggi di keluarga Cedar Trail dengan kecepatan graphic processing unit (GPU) 640MHz. Netbook ini siap digunakan untuk bekerja dengan dokumen, editing foto, browsing, chatting, dan memainkan game-game ringan.

* Instan On
Instant On memungkinkan produk netbook besutan Asus bisa langsung digunakan kembali dalam waktu 2 detik dari posisi sleep. Syaratnya, kita harus menekan tombol power netbook ini. Karena Instant On hanya bekerja saat netbook dalam modus sleep, maka teknologi ini tidak berpengaruh pada proses booting ketika netbook dinyalakan dari posisi mati.

* Anytime USB charge
Anytime USB charge merupakan fitur yang memungkinkan pengguna mengisi daya baterai smartphone, tablet, atau alat pemutar musik digital dengan menancapkan kabel ke port USB Eee PC 1025CE. kita tetap dapat mengisi daya baterai perangkat mobile dari netbook, sekalipun netbook tersebut dalam keadaan mati. Namun, tidak semua port USB di Eee PC 1025CE memiliki fitur Anytime USB charge. Hanya port USB 3.0 di sisi kiri sajalah yang memiliki fitur ini.

 * Daya tahan baterai
Menurut  Pihak Intel dan Asus , penggunaan prosesor Atom N2800 Cedar Trail membuat konsumsi daya baterai netbook ini bertahan 9 jam dalam pemakaian wajar. Ketika digunakan untuk berinternet ria menggunakan koneksi Wi-Fi, Eee PC 1025CE bertahan antara 4 sampai 5 jam.

Kesimpulan

Kelebihan
+ Kecepatan kerja prosesor
+ Performa grafis prosesor lebih baik dari generasi sebelumnya
+ Adanya fitur Anytime USB charge
+ Baterai tahan lama

Spesifikasi Asus Eee PC 1025CE Flaire Series

- Prosesor Intel Atom N2800 1,86GHz
- RAM 2GB DDR3
- Hard disk 320GB
- Layar 10.1 inci beresolusi 1024 x 600 piksel
- Sistem operasi Windows 7 Starter / DOS
- Speaker Altec Lansing
- Webcam 0,3MP
- Baterai 6-cell Li-ion 5200mAh
- Konektivitas 2 buah port USB 2.0, 1 buah USB 3,0, ethernet, VGA, HDMI, jack audio 3,5mm, slot SD card, bluetooth, serta  Wi-Fi.
- Harga Rp 2.890.000,-

ASUS Eee Flaire Series terdiri dari  Eee PC 1025C, 1025CE dan 1225C Flare Series, netbook dengan prosesor Intel® Atom™ Cedar Trail N2800 dual-core terbaru yang memberikan performa grafis 3x lebih tinggi dari generasi sebelumnya namun mengkonsumsi baterai lebih sedikit sehingga memiliki ketahanan baterai 10% lebih lama. Yuk liat sebentar video launchingnya pada 2012 lalu.



ASUS BAGIAN DARI KELUARGA KAMI

Setelah menjadi bagian dari keluarga kami sejak Awal Februari 2013 lalu, ASUS membuat hidup kami menjadi lebih lengkap dan insyaallah lebih produktif. Abi bisa leluasa beraktivitas sebagai dosen ditemani si merah Eee PC 1025 CE. si merah ini juga menemani abi saat keluar kota termasuk melanjutkan kuliah S3nya di Semarang. si merah yang ramping bisa menemani abi dalam ransel punggungnya kemana saja. spesifikasinya yang lengkap juga memudahkan abi mengolah berbagai data tanpa khawatir berebut dengan saya atau direcoki si kecil Isya dan Himda. Anak-anak sudah tahu kalo si merah adalah komputernya abi :D

Sejak memiliki si putih yang manis dan elegan, ASUS X401U saya tidak perlu bolak-balik ke warnet, bergantian komputer dengan abi sampe lembur semalaman, dan tidak bingung menyimpan file dokumen kami. Si putih ini kami gunakan untuk menyimpan memori foto-foto kami sejak menikah hingga kini, foto-foto dan video perkembangan Isya dan Himda sejak saya hamil, mereka lahir, dan tingkah lucu mereka kami simpan dalam si putih ini. Saya juga bisa leluasa ngeblog di rumah. Terutama saat anak-anak tidur. Selain itu saya juga mengelola onlineshop yang pastinya menggunakan si putih. Abi sampai berkata,"Umi bisa gak, gak usah pakai si putih sebulan aja ntar Abi kasih hadiah."
Menurut abi, menulis dan si putih membuat hari-hari saya lebih berwarna di tengah kesibukan sebagai ibu rumah tangga.

Si putih ASUS X401U, memang ASUS Notebook terbaik dan favoritku. Saat abi tak di rumah, anak-anak berkomunikasi dengan Abinya melalui social media seperti Skype. Layar yang lebar membuat anak-anak riang dan puas berkomunikasi dengan Abinya. Si putih ini juga menjadi media edukasi dan hiburan untuk anak-anak. Isya dan Himda bisa melihat foto-foto mereka, foto traveling, foto silaturrahim, dan momen-momen indah yang kami abadikan dan disimpan di si putih. 


Si putih ASUS X401U memang ASUS Notebook terbaik dan favoritku. Isya dan Himda mulai mengenal dunia internet. Kami memilihkan video-video yang edukatif untuk mereka seperti sholawat, murotal anak, belajar huruf hijaiyah, dan gambar kereta api kesukaan Isya. Layarnya yang lebar cocok untuk anak-anak. Dan menghabiskan waktu bersama anak adalah hiburan yang sangat berarti.


ASUS memang Notebook terbaik dan favoritku. untuk menjaganya tetap awet, kami tak lupa membersihkan bagian luar, layar dan keyboardnya agar tetap bersih. Selain itu kami juga menyimpannya di tempat yang aman. Aman dari jangkauan anak-anak dan ditempatkan di tas netbook yang sesuai ukurannya. Pengalaman dari seorang teman, saat keyboard notebook nya terlepas oleh si kecil memberi kami pelajaran berharga. Kami biasa memakai komputer saat Isya dan Himda tidur. Oh iya, karena ASUS suaranya halus dan tidak bising, maka tidur si buah hatipun tidak terganggu. Tak terasa sudah lebih dari setahun sejak membeli sepasang ASUS ini pada bulan Februari 2013 lalu, kami belum pernah mengalami masalah, belum pernah terjadi kerusakan dan belum pernah dibawa ke service center. Satu-satunya masalah terjadi saat Isya dan Himda berebut memencet tombol keyboard sambil berebut melihat gambar mereka di komputer. Jadi makin yakin, ASUS Notebook terbaik dan Favoritku.





Sumber referensi:
http://tekno.kompas.com/read/2012/08/29/11251194/asus.slimbook.x401u.notebook.seharga.netbook
 http://tekno.kompas.com/read/2012/05/13/1642415/eee.pc.1025ce.netbook.dengan.quotinstan.onquot.dan.usb.3.0

Senin, 07 April 2014

Perempuan Hebat Untuk Indonesia Hebat

Bahagianya hidup di tanah air tercinta. Di bumi pertiwi yang indah, gemah ripah loh jinawi.Sering muncul pertanyaan, kenapa harus ibu pertiwi, ibu kota?

Sosok ibu selalu menjadi inspirasi tentunya bagi negeri ini yang pada bulan April ini kita memperingati perayaan penting, Pemilu pada 9 april dan hari kartini pada 21 april. Hari kartini memberi spirit emansipasi pada kaum perempuan di negeri ini untuk lebih maju, berpendidikan meski memiliki peran ganda.

Menurut pandangan Islam, surga berada di telapak kaki Ibu. Begitulah menurut Rasulullah Muhammad SAW. Bukan main-main, kesuksesan hidup seorang anak merupakan hasil keikhlasan, doa dan kasih sayang ibu. Al umm madrosatul ula. Seorang ibu adalah " sekolah" bagi anak-anaknya. Maksudnya anak akan berakhlak mulia jka ibunya berhasil dalam mendidiknya

Menurut hasil penelitian di kalangan pengusaha sukses di China, salah satu ciri kehidupan mereka adalah senantiasa menghormati ibu sedemikian rupa karena yakin sosok ibu itulah pilar kesuksesan mereka.
Pelukis asal Italia, Leonardo da Vinci yang dikenal sejagat lewat lukisan gadis misterius, Monalisa, menjadi besar karena ada sosok seorang ibu di belakangnya. Leonardo da Vinci dalam The Book of Genius karya Tony Bauzan dan Raymond, dianggap sebagai manusia paling genius sepanjang sejarah. Bahkan konon kejeniusannnya melebihi Albert Einstein dan Sir Issac Newton. Ibu Leonrdo da Vinci yang bernama Caterina adalah perempuan yang sukses membentuk karakternya. Konon, ada yang mengatakan bahwa lukisan monalisa digambar oleh Leonardo sebagai representasi ibunya yang selalu hadir dalam mimpinya. Seorang ibu yang dengan kasih sayangnya menjadikan dirinya menjadi tokoh penting dunia.

Sewaktu kecil, Thomas Alva Edison dididik dengan penuh kasih sayang dan kesabaran oleh ibunya. Karena bodoh dan sedikit tuli, Thomas Alva Edison kecil dikeluarkan dari sekolah. Sejak itu, tak ada satupun  yang menerimanya untuk bersekolah. Dari sana, Nancy Matthew Edison -Ibu Thomas Alva Edisson- membimbingnya. Ibu Thomas Alva Edisson pernah berkata,"Anakku bukan anak yang bodoh dan saya yang akan mendidik dan mengajarnya." Sejak itu,ibunya menjadi ibu sekaligus guru bagi Thomas. Ibunya mengajarkan sejarah, filsafat, matematika, serta berbagai ilmu pengetahuan lainnya dirumah. Sebuah laboratorium kecil juga dibangun untuk Thomas kecil. Kasih ibu Thomas kecil akhirnya membuahkan hasil yang sangat mencengangkan. Dunia kini mengenal Thomas Alva Edisson dari berbagai karya teknologinya, seperti mikrofon, alat penerima telepon, kamera film, hingga lampu pijar yang kita nyalakan setiap malam tiba.

Ketika Edisson menjadi terkenal, ia berkata,"Dimasa kanak-kanak, saya menyadari betapa bagusnya tokoh seorang ibu. Ketika guru itu menjuluki saya "tolol", ibu membela saya. Apabila ibu tidak mendorong saya, mungkin saya tidak akan menjadi penemu. Menurut ibu saya, jika orang-orang yang salah jalan seelah dewasa telah mendapatkan pendidikan dan diasuh sebagaimana mestinya, mereka tidak akan menjadi parasit yang tidak berguna dalam masyarakat.

Pada zaman Nabi Muhammad ﷺ, ada seorang pemuda bermata biru, rambutnya merah, pundaknya lapang panjang, berpenampilan cukup tampan, kulitnya kemerah-merahan, dagunya menempel di dada selalu melihat pada tempat sujudnya, tangan kanannya menumpang pada tangan kirinya, ahli membaca Al-Qur'an dan menangis, pakaiannya hanya dua helai sudah kusut yang satu untuk penutup badan dan yang satunya untuk selendangan, tiada orang yang menghiraukan, tak dikenal oleh penduduk bumi akan tetapi sangat terkenal di langit.Uwais al-Qarny mendapat derajat kemuliaan yang tinggi karena ketaatan pada ibunya.

Kisah dari par tokoh dunia tersebut menyadarkan kita betapa kasih ibu sangat vital dalam menentukan keberhasilan anak. Ada istri yang hebat dibalik suami yang hebat dan ada Ibu yang luar biasa di balik keberhasilan sang anak. Bagaimana dengan Indonesia?
Pada 21 April ini kita memperingati hari kartini, hari dimana kita diingatkan kembali tentang semangat RA. Kartini untuk memajukan kaum perempuan. Laki-laki dan perempuan diciptakan berbeda. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Disinilah bagaimana seorang perempuan bisa berperan ganda, membagi waktunya sebagai seorang istri yang taat, ibu yang teladan dan sosok yng bermanfaat untuk lingkungan dan sesamanya. Sejak jaman dahulupun banyak tokoh-tokoh perempuan yang memberi kita inspirasi di berbagai bidang, bukan hanya berkarya untuk pribadi tapi juga untuk negeri untuk menjadi Indonesia Hebat. Mereka diantaranya:
  •  Dibidang Pemerintahan, Indonesia memiliki Sultanah Seri Ratu Tajul Alam Safiatuddin JohanBerdaulat dari Aceh. Sultanah Safiatudin dikenal sebagai sosok yang sangat pintar dan aktif mengembangkan ilmu pengetahuan.Safiatud-din Tajul-’Alam memiliki arti “kemurnian iman, mahkota dunia”. Ia merupakan seorang sultanah / ratu yang memerintah antara tahun 1641-1675. Sebelum ia menjadi sultana, Aceh dipimpin oleh suaminya, yaitu Sultan Iskandar Tsani (1637-1641). Setelah Iskandar Tsani wafat amatlah sulit untuk mencari pengganti laki-laki yang masih berhubungan keluarga dekat. Terjadi kericuhan dalam mencari penggantinya. Kaum Ulama dan Wujudiah tidak menyetujui jika perempuan menjadi raja dengan alasan-alasan tertentu. Kemudian seorang Ulama Besar, Nurudin Ar Raniri, menengahi kericuhan itu dengan menolak argumen-argumen kaum Ulama, sehingga Sultana Safiatuddin diangkat menjadi sultana. Diceritakan bahwa ia gemar mengarang sajak dan cerita serta membantu berdirinya perpustakaan di negerinya. Selain bahasa Aceh dan Melayu, dia menguasai bahasa Arab, Persia, Spanyol dan Urdu. Di masa pemerintahannya, ilmu dan kesusastraan berkembang pesat. Ketika itulah lahir karya-karya besar dari Nuruddin ar-Raniry, Hamzah Fansuri, dan Abdur Rauf. Ia juga berhasil menampik usaha-usaha Belanda untuk menempatkan diri di daerah Aceh. VOC pun tidak berhasil memperoleh monopoli atas perdagangan timah dan komoditi lainnya. Ia dikenal sangat memajukan pendidikan, baik untuk pria maupun untuk wanita. Selama 35 tahun memerintah, Sultanah Safiatuddin juga membentuk barisan perempuan pengawal istana yang turut berperang dalam Perang Malaka tahun 1639. Ia juga meneruskan tradisi pemberian tanah kepada pahlawan-pahlawan perang sebagai hadiah dari kerajaan.
    Selama masa pemerintahannya, ia menegakkan syariat Islam. Atas permintannya, Nuruddin ar Raniri menulis buku berjudul Hidayatul Imamyang ditujukan bagi kepentingan rakyat umum, sementara Abdurrauf Singkil menulis buku berjudul Mir’at al-Thullab fî Tasyil Mawa’iz al-Badî’rifat al-Ahkâm al-Syar’iyyah li Malik al-Wahhab, untuk menjadi pedoman bagi para qadhi dalam menjalankan tugas pemerintahannya sesuai dengan hukum Islam.
  • Dalam bidang pendidikan, Indonesia Hebat memiliki Dewi Sartika (1884-1947), bukan hanya berwacana tentang pendidikan kaum wanita. Ia bahkan berhasil mendirikan sekolah yang belakangan dinamakan Sakola Kautamaan Istri (1910) yang berdiri di berbagai tempat di Bandung dan luar Bandung.
  •  Dibidang kelautan, Indonesia Hebat tentu tak melupakan Laksamana Malahayati. Sebagai pelaut dan pejuang wanita, Malahayati pernah memimpin 2000 orang yang terdiri dari para janda yang suaminya telah tewas sebagai pahlawan di medan laga (mereka dikenal dengan sebutan pasukan Inong Balee) untuk berperang melawan kapal-kapal dan benteng-benteng Belanda pada tanggal 11 September 1599. Pada pertempuran tersebut, ia berhasil membunuh Cornelis de Houtman dalam sebuah duel di atas geladak kapal. Oleh karena itulah juga wanita ini memperoleh gelar laksamana. Wanita pertama di dunia yang memperoleh gelar laksamana.
    Setelah memangku jabatan sebagai laksamana, Malayahati mengkoordinir pasukannya di laut. Dengan sigap mereka juga mengawasi berbagai pelabuhan-pelabuhan yang berada di bawah penguasaan syahbandar, serta secara seksama mengawasi kapal-kapal jenis galey milik Kesultanan Aceh Darussalam. Seorang nahkoda kapal Belanda yang berkebangsaan Inggris, John Davis pernah mengungkapkan fakta bahwa pada masa kepemimpinan militer Laksanana Malahayati, Kesultanan Aceh Darussalam memiliki perlengkapan armada laut yang teridentifikasi terdiri dari 100 buah kapal (galey) dengan kapasitas penumpang 400-500 orang.
    Nama asli Malayahati sebenarnya adalah Keumalahayati. Ayahnya juga ternyata adalah seorang laksamana, bernama Mahmud Syah. Nah, kakeknya dari pihak ayah adalah Laksamana Muhammad Said Syah putra, yang dikenal luas sebagai pendiri Kerajaan Aceh Darussalam. Belum ditemukan catatan sejarah secara pasti yang menyebutkan kapan tahun kelahiran dan tahun kematian Malayahati. Ada beberapa perkiraan, antara lain dikatakan bahwa beliau memiliki masa hidupnya di sekitar akhir abad XV dan awal abad XVI.
  • Dalam bidang jurnalis Indonesia Hebat memiliki Rohana Kudus (1884-1972) melakukan hal yang sama di kampung halamannya. Selain mendirikan Sekolah Kerajinan Amal Setia (1911) danRohana School (1916), Rohana Kudus bahkan menjadi jurnalis sejak di Koto Gadang sampai saat ia mengungsi ke Medan. Ia tercatat sebagai jurnalis wanita pertama sekaligus pendiri surat kabar perempuan pertama di negeri ini. Rohana lahir di Koto Gadang, Sumatera Barat, 20 Desember 1884 dan meninggal di Jakarta, 17 Agustus 1972 pada umur 87 tahun. Ia lahir dari ayahnya yang bernama Rasjad Maharaja Soetan dan ibunya bernama Kiam. Rohana Kudus adalah kakak tiri dari Soetan Sjahrir, Perdana Menteri Indonesia yang pertama dan juga mak tuo (bibi) dari penyair terkenal Chairil Anwar. Ia pun adalah sepupu H. Agus Salim. Rohana hidup di zaman yang sama dengan Kartini, dimana akses perempuan untuk mendapat pendidikan yang baik sangat dibatasi. Kalau Kartini hanya menyampaikan ide-idenya dalam surat, mereka sudah lebih jauh melangkah: mewujudkan ide-ide dalam tindakan nyata. Jika Kartini dikenalkan oleh Abendanon (seorang Belanda) yang berinisiatif menerbitkan surat-suratnya, Rohana menyebarkan idenya secara langsung melalui koran-koran yang ia terbitkan sendiri sejak dari Sunting Melayu (Koto Gadang, 1912), Wanita Bergerak (Padang), Radio (padang), hingga Cahaya Sumatera (Medan).
    Rohana Kudus (gambar dari sini)
     
     
     
Jika di masa lalu yang penuh dengan keterbatasan, para perempuan Indonesia bisa berkarya, tentu saat ini perempuan Indonesia memiliki peluang lebih luas untuk berkarya. Saat ini ada banyak sekali perempuan hebat yang lahir di Indonesia, berkarya di skala nasional bahkan global. Mereka juga seorang istri dan seorang ibu. Datang dari berbagai bidang, wanita Indonesia enggan hanya menyibukkan diri di dapur. Sebagai makhluk yang paling pandai dalam hal multitasking, wanita Indonesia bisa mengasuh anak, mengurus rumah tangga, memberikan perhatian suami, dan tetap berkarya untuk Indonesia Hebat.
Inilah 10 wanita Indonesia yang inspiratif dan layak diteladani versi Forbes.com. 
1. Antarina S.F Amir
Ibu dari empat orang anak ini usianya menginjak 50 tahun. Menjabat sebagai Chief Executive dari Highscope Indonesia.
Antarina, demikian namanya akrab dipanggil adalah cucu dari tokoh pendidikan Ki Hajar Dewantara, sosok yang membuat banyak orang termasuk Anda bisa bersekolah hingga saat ini. Ia mengambil jalur yang sama seperti kakeknya di bidang pendidikan dengan mendirikan yayasan Highscope Indonesia di tahun 1996.
Antarina menawarkan jalur dan pendekatan yang berbeda dalam hal pendidikan, serta mengajarkan untuk memberikan perhatian yang lebih dalam proses perkembangan dan belajar anak.
2. Risa Suseanty
Meraih medali emas di bidang olahraga bukanlah hal baru bagi Indonesia. Namun, wanita berusia 32 tahun ini menantang dirinya untuk beraksi lewat kejuaraan sepeda gunung dan berhasil membawa pulang medali emas di perhelatan SEA Gams 1997 di Jakarta. Ia bahkan dijuluki sebagai 'queen of downhill'.
3. Shinta Dhanuwardoyo
Siapa sangka kalau ibu dari dua anak inilah yang menjadi internet pioner dari Bubu Kreasi perdana. Berdiri sejak 16 tahun lalu, perusahaan ini telah menjadi klien perusahaan-perusahaan besar seperti Telkom, Unilever dan Mead Johnson.
4. Naning Adiningsih
Di usia 64 tahun, Naning menduduki posisi Chairwoman di Green Building Council of Indonesia. Sudah tiga dekade ini ia piawai bertarung di bidang arsitektur. GBCI bahkan telah mendapatkan sertifikasi atas 77 bangunan yang dibuatnya.
5. Yenny Wahid
Menjadi Chairwoman dari PKBIB, putri kedua dari almarhum Abdurrahman Wahid ini memutuskan ikut terjun ke dunia politik. Ketika ayahnya wafat, ia mendirikan PKBIB dan aktif di dunia politik dengan suaranya yang cukup vokal.
6. Dewi Fortuna Anwar
Usianya baru 55 tahun, dikaruniai 2 anak dan menjabat sebagai Chairwoman di Institute For Democracy and Human Rights, Habibie Center. Dewi tak hanya dikenal sebagai peneliti, namun juga juru bicara serta penulis yang baik. Bahkan Habibie sendiri yang menunjuknya untuk menjadi penasehat senior 1998 lalu.
7. Anggun C Sasmi
Tinggal di Prancis tak membuat Anggun lupa akan tanah air. Wanita berkulit eksotis yang usianya baru 39 tahun ini benar-benar mengharumkan nama bangsa dengan go internasionalnya. Ia bahkan tetap mengaku sebagai warga negara Indonesia dan mencintai Indonesia dengan terlibat di berbagai kegiatan tanah air.
8. Tri Mumpuni
Seorang wanita yang telah dikaruniai 2 anak manis ini menjabat sebagai Executive Director, People Centered Economic and Business Institute. Tri menyediakan jasa listrik untuk 60 area tak terjangkau di Indonesia. Ia membangun hydropower untuk 500 ribu penduduk Indonesia dan telah mengantongi Ramon Magsaysay Award serta Ashden Award atas jasanya ini.
9. Anne Avantie
Di bidang fashion, nama Anne Avantie ini tak asing lagi dikenal. Ibu dari tiga anak ini gemar mendesain dan memodifikasi kebaya Jawa menjadi busana modern yang mengagumkan. Hasil desainnya telah dipakai pasa sosialita dan selebriti, serta Miss Universe dan Miss Indonesia.
Ia juga mendirikan pelatihan untuk menjahit untuk memperluas koneksi di pasar serta mengabdikan diri pada bangsa. Selain itu, Anne juga membangun Wisma Kasih Bunda sebagai shelter untuk anak-anak penderita hydrocephalus serta kebutuhan khusus lainnya.
10. Wendy Yap
Chief Executive Nippon Indosari Corpindo ini adalah anak dari pemilik Salim Group, Piet Yap. Ia adalah tokoh yang mendirikan perusahaan tepung terbesar Bogasari. Nippon Indosari sendiri kini adalah penghasil roti terbesar yang menguasai hampir 90% pasar di Indonesia dengan brandnya Sari Roti.

Selain mereka, kita juga memiliki perempuan Indonesia  Hebat yang berprestasi di berbagai bidang, seperti:
  • Dalam industri keuangan dunia, Indonesia Hebat memiliki Sri Mulyani Indrawati. Setelah melepas jabatannya sebagai Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani fokus di Bank Dunia. Baru-baru saja ia mendapat jabatan baru selain Managing Director yakni Chief Operating Officer (COO). Bergabung tahun 2010, Sri Mulyani terus aktif memberantas kemiskinan, korupsi dan mengangkat kesetaraan gender.
  •  Ibu rumah tangga tak melulu hanya berurusan dengan dapur. Lihat saja Septi Peni Wulandari. Pencetus metode belajar matematika dengan memanfaatkan jari atau jarimatika ini mampu menjadikan rumahnya sebagai kantor. Dengan 450 mitra aktif, Peni memiliki jam kantor yang padat dengan tetap mengawasi kebutuhan tiga anaknya.Nama Septi Peni Wulandari sudah identik dengan jarimatika. Perempuan asli Salatiga ini memang yang memperkenalkan metode belajar berhitung matematika dengan menggunakan jari-jari tangan. Saat ini, sosok Ibu Peni sangat dikenal karena beliau adalah penggagas berdirinya Institut Ibu Profesional, dalam materi perkuliahan, Septi membaginya ke dalam empat tahapan. Materi pertama meliputi materi bunda sayang, bunda cekatan, bunda produktif, dan bunda salihah. Di dalam materi bunda sayang itu dikupas mengenai aneka keterampilan dasar dalam berumah tangga, salah satunya adalah cara mendidik dan membimbing anak. Dalam mendidik dan membimbing anak, orang tua harus dapat menumbuhkan karakter unggul, keterampilan membaca, berhitung, mengembangkan seni, dan melatih kemandirian buah hati.  Mengurusi keluarga, mulai dari merawat anak, menyiapkan menu makanan yang bergizi, hingga mendidik anak bukanlah perkara mudah. Menurut Ibu Septi, ketika seorang ibu mendidik anak-anaknya dengan baik maka pada dasarnya ibu tersebut tengah mendidik satu generasi. "Ketika kita mendidik anak kita, kemudian menular kepada lingkungan sebenarnya yang sedang kita lakukan adalah mendidik satu generasi."Apa yang dilakukan Ibu Septi memang terbilang mendatangkan manfaat besar bagi para ibu rumah tangga dan kaum perempuan umumnya. Apalagi pengajaran tersebut diberikannya secara suka rela tanpa memungut bayaran sepeser pun. Karenanya, sangatlah layak jika Septi mendapatkan penghargaan Kartini Next Generation Award 2013 dari Kementerian Komunikasi dan Informatika
    Septi Peni Wulandari ( gambar dari sini )
  • Para ibu yang sering berselancar di dunia maya, tentu tidak asing dengan blog Keluarga Nugraha . Pemiliknya, Astri Nugroho adalah Ibu dengan 4 orang anak yang tinggal bersama keluarganya di Australia, tanpa pengasuh,  punya bisnis makanan, dan rajin nge-blog.
    Belum lagi hubungan dengan Hendra Nugraha, suaminya, terlihat adem ayem tenteram. They make picture perfect  family! Ya, kehidupan keluarga Nugraha memang menyenangkan untuk disimak. Pemiliknya, Astri Nugraha, rajin bercerita secara rutin kehidupan keluarga mereka di benua Australia sana. Dalam blognya, kita bisa mendapat berbagai aneka resep masakan, dan menikmati cerita kehidupannya mengurus keluarga sambil berbisnis. 
    Astri Nugraha ( gambar dari sini )


    Ada banyak perempuan hebat di negeri ini, selain mereka. Baik yang terpublikasi maupun tidak. Sejarah telah menorehkan kisah, lingkungan sekitar pun telah banyak memberi inspirasi dan pembelajaran, siapkah kita perempuan Indonesia menjadi salah satunya, seperti mereka, para perempuan hebat Indonesia yang berkarya mulai dari keluarga, menyiapkan generasi berikutnya sambil berkontribusi untuk masyarakat sambil terus menuntut ilmu, mengembangkan diri, dan memiliki manfaat. Apapun profesi kita, apapun bidang yang kita pilih. untuk Indonesia Hebat



Sumber Referensi:
http://www.vemale.com/inspiring/people-we-love/37158-10-wanita-indonesia-yang-inspiratif.html
http://www.anneahira.com/kasih-ibu.htm
http://id.wikipedia.org/wiki/Uwais_al-Qarny
http://finance.detik.com/read/2013/12/18/093543/2445105/4/3/5-wanita-hebat-di-industri-keuangan-dunia-ada-sri-mulyani#bigpic
http://sejarah.kompasiana.com/2012/12/11/laksamana-malahayati-pelaut-wanita-hebat-asal-indonesia-515241.html
http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2011/05/11/0746135/Septi.Sukses.Jadikan.Rumah.sebagai.Kantor
https://www.facebook.com/notes/septi-peni-wulandani/septi-peni-wulandani-pengajar-kaum-ibu-di-dunia-maya/10151431883821957