Selasa, 19 Mei 2020

Resep Pindang Serani Khas Jepara


Salah satu yang membuat kangen mudik adalah masakan ibu. Selama ramadhan ini saya mencoba membuat pindang serani khas Jepara. Ikannya bisa ikan apa saja. Kali ini saya menggunakan ikan cakalang. Rasanya segar karena menggunakan belimbing wuluh atau air asam. Cocok untuk berbuka puasa ataupun menu makan siang saat tidak berpuasa. Pindang serani ini mirip sop ikan tapi dengan tambahan daun salam, lengkuas dan belimbing wuluh. Karena tidak ada belimbing wuluh  jadi saya ganti air asam. Bumbunya bisa dihaluskan atau diiris. Jika ingin pedas cabe bisa diiris serong atau dihaluskan. Saya memakai cabe utuh agak tidak terlalu pedas untuk anak-anak. Saya juga menambahkan jagung untuk menambah gizi dan disukai anak-anak.

Bahan yang perlu disiapkan.

- 500 gr ikan cakalang
- 1 buah jeruk nipis
- 1 belumbing wuluh (saya mengganti dengan 1/5 cangkir air asam jawa)
- 3 daun salam
- 1 buah tomat sayur, potong-potong
- 3 daun jeruk
- 1 batang serai
- 1 buah jagung. Dipipil.
- 1 ikat kemangi
- 1/5 sdt merica bubuk
- 1 ruas lengkas, memarkan
- 1 ruas jahe memarkan
- 1 ruas kunyit, memarkan
- 7 butir bawang merah
- 4 butir bawang putih
5 buah cabe rawit utuh

Cara memasak

- Cuci bersih ikan, potong menjadi 3-4 bagian lalu lumuri dengan air perasan jeruk nipis. Diamkan sejenak lalu cuci kembali sampai bersih.
- Tumis bawang merah dan bawang putih sampai harum lalu masukkan lengkuas, kunyit,jahe, sereh, daun salam, dan daun jeruk. Aduk hingga harum lalu masukkan air secukupnya. Tunggu hingga air mendidih lalu masukkan jagung.  Masak hingga jagung matang lalu masukkan ikan, masak kembali
- Tuang gula, garam, cabe rawit utuh, merica dan  air asam jawa. 
- Masukkan tomat dan daun kemangi, lalu taburi dengan bawang putih goreng.
- Pindang serani siap disajikan.

Selamat mencoba.

Senin, 18 Mei 2020

Memasak Ketupat Dengan Metode 30-30-30


Untuk lebaran tahun ini kami merayakannya di rumah saja karena mengikuti anjuran pemerintah untuk tidak mudik demi mencegah penularan Covid-19. Meski demikian kami tetap merayakan Idul Fitri salah satunya dengan membuat ketupat. Mencari bungkus ketupatnya pun penuh perjuangan karena penjualnya tidak sebanyak tahun-tahun sebelumnya, alhamdulillah saya mendapat 2 ikat ketupat atau 20 pcs.
Memasak ketupat idealnya 4-5 jam agar ketupat matang dan tanak sehingga awet disimpan berhai-hari. Namun kali ini saya mencoba memasak ketupat dengan metode 30-30-30 atau 3o menit dimasak lalu 30 menit api dimatikan dilanjutkan 30 menit dimasak kembali. Bagaimana hasilnya? Yuk kita coba.

Bahan yang perlu disiapkan.
- bungkus ketupat
- beras
- garam secukupnya

Cara membuat
- Beras dicuci sampai bersih taburkan sedikit garam agar rasa ketupat tidak hambar. Diamkan 1-2 jam
- Masukkan beras ke dalam wadah ketupat.
- Masak air hingga mendidh, lalu masukkan ketupat ke dalam panci. Tutup panci dengan rapat. Masak selama 30 menit.
- Matikan kompor selama 30 menit dan panci tetap tertutup rapat.
- Kompor dinyalakan kembali dan masak ketupat selama 30 menit.
- Angkat ketupat lalu rendam sebentar dalam air dingin.
- Ketupat lalu digantung atau diangin-anginkan.

Dengan metode ini saya berhasil memasak ketupat dengan tanak, tidak lembek dan tahan sampai 3 hari. Selamat mencoba :)

Minggu, 17 Mei 2020

Doa dan Amalan Ibadah di Akhir Ramadhan

Sumber. freepik.com

Tanpa terasa ramadhan telah di penghujung akhir yang artinya kita akan segera berjumpa dengan Idul Fitri. Sepuluh hari terakhir di bulan ramadhan sendiri memiliki banyak keutamaan. Rasulullah SAW banyak meningkatkan ibadah  di hari-hari terakhir ramadhan.

Diriwayatkan dari Aisyah ra berkata, "Pada 10 terakhir bulan ramadhan Rasulullah SAW lebih giat beribadah melebihi hari-hari selainnya." (HR. Muslim)
Dalam sepuluh hari terakhir ramadhan umat Islam dianjurkan untuk mencari malam Lailatul Qadar. Hanya Allah yang mengetahui kapan datangnya malam Lailatul Qadar tersebut. Namun, kita dapat berusaha melakukan beberapa amalan untuk memaksimalkan ibadah di sepuluh hari terakhir ramadhan diantaranya

Mengerjakan shalat malam

Seseorang dapat mengerjakan shalat tarawih selepas shalat Isya, kemudian menunda shalat wiitir untuk dikerjakan setelah shalat tahajud. Karena Nabi Muhammad Saw bersabda," tidak ada dua witir dalam satu malam."

Memperbanyak membaca Al Quran

Al Quran diturunkan pada bulan ramadhan. Pada sepuluh hari terakhir ramadhan, kita dapat terus meningkatkan intensitas membaca Al Quran. Dalam Al Adzkaar An-Nawawiyah, Imam Nawawi dapat membaca A Quran utamanya sepertiga terakhir malam , setelah maghrib, atau setelah subuh.

Memperbanyak sedekah

Diriwayatkan ketika ramadhan tiba Rasulullah demikian dermawan bahkan beliau dilukiskan, "lebih dermawan daripada angin yang ditiupkan.

Memperbanyak doa

Telah menceritakan kepada kami Qutaibah telah menceritakan kepada kami Ja'far bin Sulaiman Adh Dhuba'i dari Kahmas bin al-Hasan dari Abdullah bin Buraidah dari Aisyah ia berkata, "Wahai Rasulullah, apabila aku mengetahui malam apakah lailatul qadar, apakah yang aku ucapkan padanya?" Beliau mengatakan," Ucapkan: Allahumma innaka 'afuwwun kariimun tuhibbul 'afwa fa'fu 'anni (Ya Allah sesungguhnya Engkau Maha Pemberi Ampunan dan Maha Pemurah, Engkau senang memberikan ampunan, maka ampunilah aku)." Abu Isa berkata," Hadist ini adalah hadist hasan sahih. (H.R Tirmidzi 3435 diriwayatkan juga oleh Ibnu Majah 3840, Ahmad 24215, 24320, 24322, 24330, 24559, dan 25018)

Sabtu, 16 Mei 2020

Tips Hemat Lebaran Saat Pandemi


Tak terasa, Idul Fitri di depan mata. Meski demikian, rasanya berbeda seperti tahun-tahun sebelumnya. Kami tidak mudik, libur sekolah anak-anak diperpanjang, dan pandemi ini membuat situasi dan konsisi berada dalam ketidakpastian. Hal ini membuat kita harus pintar berhemat dan mengatur keuangan dengan memangkas pos-pos yang tidak penting. Ada beberapa tips untuk tetap hemat saat lebaran di tengah pandemi yang tengah berlangsung. Diantaranya:

Tunda Mudik

Mudik merupakan tradisi yang sulit dipisahkan dari lebaran. Menjelang lebaran biasanya anggaran untuk akodomasi dan konsumsi selama perjalanan tidak sedikit. Kita bisa menunda untuk tidak mudik pada lebaran tahun ini. Selain sebagai ikhtiar mencegah penularan Covid-19, anggaran untuk alokasi mudik ini dapat ditabung untuk keperluan mendadak.

Berbelanja beberapa hari sekali

Setiap belanja kita akan bertemu banyak orang. Dengan membuat jeda belanja, kita bisa mengurangi resiko berkumpul dengan banyak orang, hemat waktu, dan hemat anggaran dimana sekali belanja dapat kita bagi untuk beberapa menu atau beberapa hari.

Baca juga


Berkebun

Beberapa waktu terakhir, banyak bersliweran tips ketahanan pangan dengan berkebun di rumah memanfaatkan lahan seadanya. Kita bisa memanfaatkan pot, styrofoam, polybag, kaleng, pipa atau ember untuk menanam dan memelihara ikan. Selain hasilnya yang dapat dinikmati langsung, berkebun juga dapat menghilangkan stress dan menjadi kesibukan yang menyenangkan saat harus #dirumahaja.

Menyiapkan kue lebaran seperlunya

Adanya peraturan pemerintah untuk physical and social distancing membuat ruang gerak silaturahmi terbatas. Jika biasanya kita menyiapkan banyak kue dan makanan untuk hidangan para tamu, pada lebaran kali ini kita bisa membuat kue sendiri di rumah atau membeli seperlunya saja.

Tidak membeli baju lebaran

Apakah teman-teman menyiapkan anggaran khusus untuk baju baru saat lebaran? Adanya pandemi membuat kita harus di rumah saja dan tidak perlu berdesak-desakan untuk membeli baju atau keperluan lebaran. Anggaran baju baru bisa dialokasikan ke yang lebih penting atau ditabung. Karena di rumah saja bisa menggunakan baju yang lama.

Berbisnis saat pandemi

Adanya anjuran untuk tetap di rumah bukan berarti menghambat kreativitas. Kita bisa tetap produktif dengan berbisnis. Usaha dalam bidang kuliner dan fashion misalnya, dapat dikerjakan dari rumah melalui promosi di sosial media. Apapun bidangmu, tetaplah produktif. Apalagi dengan adanya pandemi masyarakat banyak berinteraksi di media sosial yang dapat dimanfaatkan untuk peluang usaha.

Tetap berbagi dan peduli

Hemat bukan berarti pelit. Hemat bukan berarti mengutamakan kepentingan sendiri. Saat pandemi, kepedulian kita diuji karena banyak orang yang kondisinya kurang beruntung. Tetap berusaha mengeluarkan zakat, infak, dan sedekah agar hidup kita lebih berkah.

Demikianlah tips hemat lebaran ala saya. Lebaran dengan sederhana tanpa kehilangan makna. Bagaimana dengan teman-teman, apakah memiliki tips lain?

Jumat, 15 Mei 2020

Lebaran di Rumah Saja


Biasanya saat pertengahan ramadhan kami sudah merencanakan akan berlebaran di mana. Tahun lalu misalnya, kami shalat Idul Fitri di Semarang, lalu ke Jepara, Kudus, dan Kendal. Setelah itu melanjutkan mudik ke Purbalingga, disambung silaturahmi ke Purwokerto dan Cilacap. Biasanya ini sudah menjadi rutinitas perjalanan mudik kami dari tahun-ke tahun, ya kecuali tahun ini. Covid-19 datang dan kami harus mengalah untuk bisa menang.

Lebaran tahun ini kami di rumah saja. Anak-anak sudah mengerti kondisinya meski mereka juga rindu dan dirindukan simbah-simbahnya. Agar nuansa lebaran tetap terasa, saya tetap membuat lontong, ketupat dan opor ayam untuk menu lebaran. Kami juga menyiapkan kudapan khas lebaran seperti biskuit, nastar, kacang-kacangan, kurma dan sirup. 

Baca juga


Karena tidak bisa mudik, silaturahminya via online. Saling bertukar kabar, saling meminta maaf, dan saling mendoakan. Mudik bisa diganti dilain waktu, yang terpenting semoga Allah menerima amal ibadah kita di bulan ramadhan, mengampuni segala dosa sehingga kita termasuk orang yang beruntung di hari raya yang fitri.

Kamis, 14 Mei 2020

Tunda Mudik Untuk Sementara Demi Kebaikan Bersama


Salah satu agenda di bulan ramadhan adalah merencanakan mudik ke kampung halaman. Biasanya di minggu terakhir ramadhan kami sudah mempersiapkan hal-hal yang perlu dipersiapkan selama perjalanan. Namun tahun ini berbeda. Karena adanya pandemi Covid-19 pemerintah secara resmi melarang masyarakat untuk mudik hingga 31 Mei mendatang. Larangan ini berlaku untuk kendaraan yang keluar masuk di wilayah-wilayah yang telah menerapkan PSBB, zona merah, dan wilayah aglomerasi yang telah ditetapkan PSBB. Larangan ini juga disertai sanksi berupa penjara paling lama satu tahun atau denda maksimal 100 juta.

Menurut WHO, Covid-19 merupakan virus yang mudah menular antar manusia sehingga mudik sangat rentan dengan resiko penularan virus ini. Selain itu fasilitas kesehatan di daerah tidak  kota. Bila fasilitas kesehatan di daerah tidak siap, bukannya dapat menangani pasien dengan cepat justru dapat menambah penyebarannya. Selama kegiatan mudik, tidak bisa dilakukan physical distancing karena sulit menjaga jarak satu sama lain sehingga kita tidak bisa membantu pemerintah menekan penyebaran Covid-19.

Kota kami sendiri termasuk zona merah di Jawa Tengah.  Terbanyak dari klaster Gowa, Sulawesi Selatan Hal ini membuat kami mempertimbangkan untuk menunda mudik hingga situasinya kembali memungkinkan untuk melakukan perjalanan.  Apalagi tujuan kami adalah mengunjungi orang tua yang sudah sepuh. Berbagai media memberitakan banyak kendaraan yang harus putar balik karena nekat mudik. Agar lebih tenang dan untuk kebaikan bersama, lebaran tahun ini kami memutuskan untuk di rumah saja. Memang ada yang berbeda, namun kami menggantinya dengan banyak berkomunikasi dengan keluarga dan semua memaklumi dengan kondisi yang terjadi sekarang ini. Semoga pandemi ini segera berlalu dan kita bisa berkumpul kembali dengan keluarga tercinta.

Rabu, 13 Mei 2020

Hal Yang Dirindukan Saat Lebaran


Apa makna pulang menurutmu?

Apakah ke kampung halaman tempatmu dilahirkan?

Ataukah kemanapun ayah ibumu berada?

Ada yang memaknai pulang, selain mengunjungi orang tua dan kampung halaman, juga kembali ke tempat dimana ditemukan kenyamanan dan kebahagiaan.

Banyak orang meninggalkan keluarga dan kampung halaman untuk mendapatkan masa depan yang lebih baik, entah melalui belajar maupun bekerja. Dan momen lebaran adalah momen yang tepat untuk pulang ke kampung halaman. Merayakan Idul Fitri bersama keluarga. Saling memaafkan, saling berbagi cerita dan bersilaturahmi dengan keluarga, sanak saudara dan teman-teman.

Hal inilah yang membuat lebaran identik dengan mudik. Sayangnya makna lebaran tahun ini akan berbeda karena kita tidak bebas bepergian dan mudik karena adanya pandemi. Kita semua harus memaklumi dan menahan diri untuk tidak mudik. Meski berjarak, kebersamaan bisa terjalin dari jauh melalui teknologi seperti videocall, Zoom, dan sebagainya. Sebagai perantau, tahun ini kami pun tidak mudik untuk mengikuti anjuran pemerintah yang mengharuskan tetap di rumah dan social distancing. Dan ini pertama kalinya sejak menikah kami tidak mudik sehingga banyak sekali hal-hal yang dirindukan saat lebaran seperti:

Mudik

Biasanya kami mudik H-1 atau H-2 lebaran. Sebelum itu kami sudah siap-siap packing barang-barang yang harus dibawa. Servis kendaraan, menyiapkan banyak hal agar tidak ada yang tertinggal serta minum vitamin dan madu agar sehat dalam perjalanan karena saat sejak mudik hingga pasca lebaran kami akan banyak di kendaraan untuk bersilaturahmi ke sanak saudara yang berbeda kota. Tiap tahun perjalanan mudik meninggalkan kesan yang berbeda. Pernah kami terkena macet berjam-jam, berbuka puasa di jalan, atau menyempatkan singgah di tempat-tempat yang menarik selama perjalanan mudik.

Bertemu orang tua dan saudara

Tujuan utama mudik adalah bertemu orang tua. Biasanya kami silaturahmi ke saudara seperti simbah, pakde, budhe, paklik, bulik di hari kedua lebaran. Dengan silaturahmi kita bisa saling mengenal keluarga yang kadang baru bisa bertemu setahun sekali karena kesibukan dan perbedaan tempat tinggal.

Baca juga:


Masakan Ibu

Apapun menunya, masakan ibu tetaplah istimewa. Anak-anakpun senang di rumah kakek neneknya karena berlimpah perhatian dan kasih sayang apalagi jarang bertemu. Anak-anak juga lagsung bermain seru dengan sepupunya. Lucunya anak-anak, mereka langsung akrab, meski baru bertemu.

Mencoba kuliner daerah setempat

Jika waktunya cukup kami suka berburu kuliner khas daerah, atau ke pasar tradisional. Makan Soto Sokaraja dan mendoan saat di kampung halaman saya atau ke Pasar Karangrandu saat mudik ke Jepara. Di pasar Karangrandu kita bisa mencicipi aneka jajanan khas Jepara yang nikmat dengan harga ekonomis. Kita bisa menemukan gethuk, horog-horog, gemblong, klenyem, pecel rumput laut, es gempol pleret dan lain sebagainya.

Cuma itukah? Tidak. Ada banyak hal yang dirindukan saat lebaran tiba. Semoga pandemi ini segera berakhir dan kita bisa melepas rindu pada keluarga di lebaran-lebaran berikutnya.

Selasa, 12 Mei 2020

Menu Spesial di Hari Lebaran


Sejak berkeluarga, setiap lebaran kami mudik ke kampung halaman saya atau atau ke kampung halaman suami. Di hari terakhir puasa, biasanya ibu membuat ketupat dan bapak memotong ayam kampung untuk dibuat opor. Setelah shalat Idul Fitri biasanya kami menyantap ketupat opor sebelum bersilaturahmi dan bersalaman ke tetangga sekitar. Selain opor, biasanya ibu menyediakan ayam goreng, abon, sambal goreng dilengkapi lalapan dan kerupuk. Menu lebaran ini terasa istimewa karena merupakan sarapan pagi pertama bersama-sama keluarga di bulan syawal setelah berpuasa sebulan lamanya. Meski menunya sama dari tahun ke tahun tapi tidak pernah membosankan karena selain saya tinggal di beda kota dengan orang tua, momen lebaran memang terasa sangat berharga, karena dapat berkumpul bersama keluarga besar.

Di kampung halaman suami yang berada di daerah pantura, saat lebaran biasanya ibu mertua mengolah ayam kampung menjadi semur ayam.Selain itu  ibu akan memasak ketupat dan lepet di hari ketujuh setelah Idul Fitri yang dikenal dengan lebaran ketupat atau tradisi kupatan.  Konon tradisi ini telah dilakukan sejak tahun 1800-an.
Lepet merupakan makanan yang dibungkus janur dan terbuat dari beras ketan yang direbus bersama dengan ketupat. Lepet berasal dari kata "lepat" yang berarti maaf. Lepet ini dibungkus dengan tali bambu sehingga saat hendak memakan lepet talinya dilepas satu persatu. Maknanya meminta dan memberi maaf akan mengurai persoalan secara perlahan. Tradisi kupatan ini dilakukan di hari ketujuh setelah Idul Fitri karena setelah hari raya sebagian masyarakat langsung melakukan puasa Syawal selama enam hari.


Untuk menemani lepet dan kupat biasanya ibu mertua memasak daging kerbau. Daging ini dimasak semur daging, atau asem-asem daging. Karena tahun ini kami tidak mudik, maka tidak bisa menikmati opornya ibu dan semur dagingnya ibu mertua. Jadilah tahun ini menikmati menu lebaran masakan sendiri di rumah :D

Untuk menu lebaran saya membuat ketupat dan opor ayam. Setelah opor ayam habis saya membuat semur daging lalu pindang seruni khas Jepara. Untuk semurnya saya menggunakan daging sapi karena tidak ada daging kerbau di sini.

Bagimana dengan teman-teman, apa saja nih menu lebarannya? 


Senin, 11 Mei 2020

Pesan Cinta Dari Baju Lebaran


Saat saya kecil momen lebaran adalah saatnya punya baru baru. Jadi kalau mau beli baju nunggu lebaran dulu, akhirnya baju terbaik dan teranyar adalah baju yang dipakai saat hari raya. Biasanya baju lebaran tiap tahun modelnya berganti sesuai trend saat itu. Yang saya ingat, saya pernah memiliki baju lebaran dengan model seperti Dhea Ananda dengan lagunya 'Baju Baru' yang terkenal sampai sekarang. Perpaduan kulot dan blouse dengan model jilbab yang mirip peci pernah menjadi trend pada jamannya.

Sumber. Soundcloud.com

Seiring berkeluarga, saya merasakan bahwa baju baru saat momen lebaran bukan hanya untuk menyenangkan si kecil tapi juga membahagiakan orang tua. Bagaimana orang tua yang telah bersusah payah bekerja berusaha memberi pakaian terbaik untuk anaknya paling tidak saat lebaran. Meski baju baru tidak wajib, hal ini menjadi tradisi yang sulit dipisahkan.

Mengenakan baju baru atau baju lama bagi saya tidak menjadi masalah. Kembali ke keadaan keluarga masing-masing. Jangan sampai hal ini menjadi sesuatu yang memberatkan karena setelah berpuasa selama sebulan lamanya yang kita harapkan adalah menjadi pribadi yang lebih baik dengan lebih istiqomah menjalankan ibadah sebagaimana yang telah menjadi rutinitas selama ramadhan. Mengenakan baju baru atau baju lama pun perlu dikomunikasikan kepada anak, sehingga mereka tidak merasa bahwa memiliki baju baru saat lebaran adalah 'kewajiban'.

Orang tua dapat menyampaikan pesan cinta melalui baju baru dengan doa dan nasihat-nasihat yang baik agar anak dapat termotivasi untuk belajar dan beribadah sesuai dengan usianya. Lebaran bukan akhir dari berpuasa, namun awal untuk terus menjaga diri dan lisan dari keburukan, serta beribadah, shalat wajib, ibadah sunnah, bertadarus dengan rajin sebagaimana di bulan ramadhan. Demikian halnya jika kondisi mengharuskan baju lama, anak-anak perlu mengerti keadaan orang tua agar tidak memaksakan diri dan tetap berhari raya dengan baju terbaik yang dimiliki. Karena Allah melihat amal kita bukan harta. Melalui sepasang baju, orang tua dan anak dapat berkomunikasi dan menyampaikan perasaan, apalagi bulan ramadhan dan Idul Fitri merupakan momen kekeluargaan yang selalu terkenang. 

Untuk anak-anak, saya dan suami berusaha membelikan baju baru saat lebaran sebagai "bebungah", penyenang hati dan apresiasi karena mereka telah belajar berpuasa dan beribadah dengan rajin selama bulan ramadhan. Tahun lalu, di luar rencana masing-masing anak mendapat dua pasang baju baru. Yang sepasang ukurannya agak besar sehingga dipakai untuk lebaran tahun ini. Pada lebaran kali ini kami sekeluarga memilih untuk tidak membeli baju baru. Selain karena tidak mudik, anak-anak alhamdulillah dapat mengerti jika baju lebaran tahun lalu masih bagus. Bagi mereka tidak beli baju baru tak apa yang penting stok jajan untuk lebaran tercukupi hahaha...^^

Bagaimana dengan teman-teman, tim baju baru atau tim baju lama nih?

Minggu, 10 Mei 2020

Harapan Untuk Bulan Ramadhan di Tahun Depan


Bulan ramadhan tahun ini rasanya senang bercampur sedih. Senang karena alhamdulillah kami sekeluarga kembali dipertemukan dengan bulan suci ramadhan dalam keadaan sehat, sedih karena berada di masa pandemi sehingga tidak bisa berjamaah di masjid dan bersilaturahmi melainkan harus di rumah saja. Semoga dengan menuruti anjuran pemerintah untuk tetap #dirumahaja dapat membantu menghentikan penyebaran virus Covid-19 ini.

Kondisi yang berbeda membawa banyak hikmah sekaligus harapan. Harapan-harapan ini menjadi doa  selama bulan ramadhan iin yang semoga dikabulkan oleh Allah SWT. Saya berharap semoga kami sekeluarga dan kita semua di tahun depan bisa dipertememukan kembali dengan bulan ramadhan dalam kondisi sehat. Kesehatan merupakan salah satu harta yang tak ternilai harganya. Harapan saya semoga tahun depan bisa berpuasa sekeluarga dalam keadaan sehat walafiat. Baik fisik maupun mental. Tidak ada rasa khawatir seperti ramadhan tahun ini.

Saya juga berharap semoga tahun depan bisa shalat jamaah di masjid  karena tahun ini ibadah di masjid ditiadakan karena pandemi. Semoga ramadhan tahun depan kita semua bisa beribadah di masjid. Di wilayah saya biasanya selepas tarawih dilanjutkan tadarus hingga menjelang tengah malam, dan ceramah ba'da subuh hingga sekitar jam 06.00. Saya merindukan masjid yang semarak dengan shalawat, bacaan Qur'an dan ceramah yang bersahutan dari masjid dan mushola di sekitar kami. Sorenya masjid diramaikan dengan anak-anak yang mengikuti pesantren kilat. Selain itu biasanya ada giliran membagi takjil  untuk berbuka puasa. Saat sahur suasana sudah ramai dari pengeras suara masjid yang memberitahukan waktu sahur dan orang-orang yang berkeliling membawa tetabuhan untuk membangunkan sahur. Puncaknya pada malam lebaran, anak-anak dan dewasa berkeliling untuk malam takbiran Semua momen ramadhan terasa hangat dan sangat dirindukan. 

Baca juga


Jika pandemi ini berakhir, saya ingin sekali dapat bersilaturahmi dengan bapak ibu dan juga keluarga besar bapak dan ibu mertua. Tahun ini kami bersilaturahmi melalui dunia maya dan semoga bulan ramadhan tahun depan kami bisa mengadakan acara silaturahmi dan berkumpul kembali. Selain itu semoga tahun depan dapat mengikuti acara buka bersama, bisa ngabuburit mencari kuliner ramadhan yang tidak bisa dilakukan pada ramadhan tahun ini.

Semoga ramadhan tahun depan bisa beribadah dengan lebih khusyuk dan lebih baik dari tahun ini. Semoga pandemi berakhir dan suasana aman dan tenang sehingga kita semua bisa beraktivitas seperti biasa. Kabulkan Ya Allah...


Sabtu, 09 Mei 2020

Hal-Hal Yang Disyukuri Saat Berpuasa di Tengah Pandemi


Bepuasa di tengah pandemi memang bukan sesuatu yang mudah. Bagi umat Islam Bulan ramadhan merupakan waktu dilipatgandakan amal kebaikan sekaligus menjadi momen penuh kebersamaan bersama keluarga dan oang-orang terdekat. Namun adanya penerapan physical dan social distancing selama pandemi Covid-19 membuat kita semua tidak bisa berkumpul untuk beribadah dan berbuka puasa seperti ramadhan di tahun-tahun sebelumnya.

Meski begitu ada banyak hal yang dapat kita syukuri di tengah pandemi ini. Dalam beribadah kita memiliki banyak waktu beribadah bersama keluarga dari sahur hingga berbuka. Berjamaah shalat lima waktu hingga tarawih lalu bertadarus bersama. Jika selama ini kita sibuk dengan acara berbuka puasa bersama teman-teman, tahun ini waktu bersama keluarga semakin berkualitas. Kta sehat, keluarga sehat, itu adalah anugerah yang patut disyukuri.

Selama pandemi semua orang merasakan dampaknya, meski levelnya berbeda-beda. Ada orang-orang yang selalu bahagia dan rajin menyemangati di grup WA, hal ini juga perlu disyukuri karena kita dikelilingi keluarga, tetangga dan teman-teman yang baik karena rasa bahagia bisa meningkatkan sistem imunitas tubuh. Bayangkan jika kita dikelilingi orang-orang yang suka mengeluh dan pesimis, tentu kita menjadi ikut pusing dan stress

Selama pandemi ini kita juga bisa berbelanja dan memenuhi kebutuhan melalui layanan pesan antar atau berbelanja online. Adanya teknologi informasi perlu kita syukuri karena memudahkan kita untuk berbelanja tanpa keluar rumah. Selama bulan ramadhan kita juga tetap dapat menjaga silaturahmi secara daring. Ada banyak aplikasi yang bermanfaat untuk berkomunikasi seperti WhatsApp, Facebook Messenger, Google Duo, Zoom, Skype, FaceTime, Discord dan juga Houseparty. Kita bisa sahur dan berbuka puasa dengan anggota keluarga atau orang terdekat melalui video, atau bertadarus dan mengaji secara online dari rumah.

Ramadhan yang dinanti tetaplah harus disambut dengan penuh rasa syukur dan bahagia. Ramadhan tahun ini justru menjadi momen penting dimana kita bisa menyambut ramadhan bersama keluarga tercinta dalam suasana yang penuh kesederhanaan. Disaat kita bisa beraktivitas di rumah, di luar sana telah banyak orang-orang yang terinfeksi dan meninggal dunia. Adapula yang tidak memiliki apapun bahkan untuk sekedar makan. Adanya virus corona membuat  banyak yang kehilangan mata pencaharian karena lesunya perekonomian. Kita dapar membantu dengan membagikan rasa optimis dan bahagia serta ikut peduli dengan kondisi orang lain.

Situasi saat ini memang tidak mudah namun selalu ada alasan untuk tetap bersyukur. Selalu ada hikmah di setiap musibah karena ridha  akan takdir baik dan buruk yang Allah berikan merupakan kunci untuk membalik keterpurukan menjadi keberkahan. Akhir kata, kita tidak boleh putus asa karena masih punya harapan. Sebaik-baik harapan adalah doa pada  Allah Yang Maha Mengatur  alam semesta dan segala isinya.

Jumat, 08 Mei 2020

3 Cemilan Praktis Dari Pisang Untuk Berbuka Puasa


Berbuka puasa lebih akan lebih lengkap dengan menu takjil apalagi jika dalam sebuah keluarga memiliki anak kecil. Cemilan pembuka saat berbuka puasa ini begitu dinantikan anak-anak. Di keluarga kami setiap hari saya mengkondisikan cemilan yang mudah bahan dan pembuatannya, murah dan mudah didapat bahannya serta cepat bikinnya serta semua keluarga suka.

Ada beberapa cemilan yang nikmat, praktis dan disukai anak-anak dari berbahan pisang. Selain enak dimakan sebagai buah, pisang juga dapat diolah menjadi aneka menu takjil seperti kolak yang manis dan penuh gizi, pisang coklat keju dan pisang aroma yang kriuk. Proses membuatnya mudah dan bisa melibatkan anak-anak sehingga mereka juga senang bisa membuat cemilan sendiri.

Dan, inilah menu camilan praktis berbahan dasar pisang yang dapat disajikan unuk berbuka puasa.

  • Kolak pisang
Bahan-bahan yang perlu kita siapkan antara lain:

Pisang, potong sesuai selera
Ubi, potong sesuai selera
Kolang-kaling
Seruas jahe
Gula merah
Santan

Cara memasak:
1. Didihkan air, lalu masukkan kolang-kaling. Masak sebentar.
2. Masukkan ubi, gula merah, jahe dan garam lalu masak hingga empuk.
3. Masukkan pisang kemudian didihkan kembali.
4. Masukkan santan, lalu aduk sebentar hingga santan mendidih lalu matikan api.
5. Kolak siap disajikan.

  • Pisang goreng Coklat Keju
Anak-anak suka sekali camilan ini. Selain sangat mudah dibuat di rumah, rasanya yang enak dengan taburan keju dan coklat membuat camilan ini langsung habis tak tersisa. Berikut resepnya.

Bahan-bahan yang perlu disiapkan.
Pisang kepok 
Tepung terigu
Tepung roti/panir
Vanili
Gula pasir
Garam
Coklat blok/meses dan keju yang dipotong memanjang
Air

Cara membuat.
1. Campur hingga merata gula, garam, vanili, tepung terigu dan air.
2. Pisang dibelah di bagian tengah lalu isi dengan coklat dan keju.
3. Masukkan pisang yang sudah diisi coklat dan keju ke dalam adonan tepung terigu.
4. Gulingkan pisang ke adonan tepung panir.
5. Goreng pisang hingga berwarna kecoklatan
6. Angkat pisang lalu tiriskan.

  • Pisang Aroma
Bahan-bahan yang perlu disiapkan:

Pisang (potong memanjang, dibagi menjadi 4 atau 6 bagian)
Gula pasir
Larutan tepung terigu
Kulit lumpia siap pakai
Minyak secukupnya untuk menggoreng.

Cara membuat:
1. Ambil selembar kulit lumpia, letakkan pisang yang telah dipotong lalu taburi gula di atasnya.
2. Beri sekeliling tepi kulit lumpia dengan larutan tepun lalu gulung. Lakukan sampai seluruh bahan-bahannya habis
3. Goreng hingga matang kecoklatan.
4. Pisang aroma siap disajikan.

Itulah cemilan praktis dari saya dengan bahan dasar yang sama. Cemilan ini nikmat disajikan saat berbuka puasa  maupun untuk camilan anak-anak sehari-hari karena enak dan mudah dibuat. Semoga bermanfaat ya. Diantara ketiga menu camilan di atas, adakah favoritmu? Yuk sharing disini...^^

Kamis, 07 Mei 2020

Meningkatkan Imunitas Tubuh Keluarga Bersama Stimuno

Tanpa terasa lebih dari sebulan kami melakukan semua aktivitas di rumah. Melakukan social distancing sesuai anjuran pemerintah dengan mengurangi interaksi sosialdan keluar rumah untuk hal-hal yang benar-benar penting seperti membeli bahan makanan dan kebutuhan sehari-hari. Sepertinya bukan hanya saya, semua pihak melakukan hal yang sama untuk membantu menekan penyebaran virus Covid-19 karena hingga saat ini belum ditemukan vaksin dan obat yang terbukti efektif bisa menyembuhkaninfeksi virus ini.

Harus #dirumahaja membuat anak-anak meraa bosan. Masa kecil adalah masa-masa bermain, bersosialisasi dengan teman, main bola, bersepeda, petak umpet dan aktivitas fisik di luar rumah lainnya yang sayangnya tidak bisa dilakukan untuk saat ini. Sebisa mungkin saya dan suami memberi pengertian bahwa keberadaan kita di rumah adalah untuk kebaikan kita semua. Apalagi kami memiliki anak balita dan sekolah dasar yang berada dalam masa pertumbuhan  dan usia mereka masih rawan tertular penyakit seperti batuk, pilek dan semacamnya.

Pentingnya Memperkuat Daya Tahan Tubuh Selama Masa Pandemi

Pandemi corona yang tengah terjadi saat ini diakibatkan oleh adanya virus Covid-19. Virus sendiri merupakan organisme mikroskopik (superkecil) yang tersebar di berbagai penjuru dunia dan dianggap sebagai organisme yang paling banyak di planet bumi. Virus dapat menginfeksi makhluk hidup baik manusia, hewan, tumbuhan, jamur bahkan bakteri. Virus dapat berakibat fatal bagi organisme yang diinfeksinya. Virus tidak bisa bereplikasi (memperbanyak diri) tanpa menumpang organisme lain sehingga sifatnya parasit dan sangat merugikan.

Coronavirus merupakan suatu kelompok virus yang dapat menyebabkan penyakit pada hewan dan manusia. Beberapa jenis corona virus diketahui menyebabkan infeksi saluran napas pada manusia mulai dari batuk pilek hingga yang lebih serius seperti MERS dan SARS. Corona jenis baru yang ditemukan menyebabkan penyakit Covid-19 yang menjadi pandemi di dunia saat ini. 

Covid-19 ini menyebar melalui percikan saluran pernapasan yang dihasilkan saat batuk atau pilek dan percikan ini dapat menempel di benda-benda atau permukaan yang bisa menjadi media penularan. Sehingga WHO menganjurkan untuk menggunakan masker saat keluar rumah, jaga jarak aman, mencuci tangan dengan air bersih dan sabun atau cairan antiseptik untuk membunuh virus, tetap di rumah serta menginformasikan etika batuk dan bersin untuk mengurangi resiko penularan virus ini.

Saat masuk ke dalam tubuh, virus corona akan menempel di dinding sel-sel saluran pernapasan dan paru-paru, lalu masuk ke dalamnya untuk bekembang biak. Proses ini akan terdeteksi oleh sistem kekebalan tubuh. Sistem kekebalan tubuh akan bereaksi dengan mengirim sel darah putih dan membentuk antibodi untuk melawan dan membunuh virus tersebut. Reaksi perlawanan ini menimbulkan gejala berupa demam yang muncul 2-14 hari setelah terinfeksi virus. Jika sistem imun berhasil melawan virus corona tersebut, maka gejala akan mereda dan orang tersebut sembuh dengan sendirinya. Namun jika sistem imun tidak cukup kuat melawan virus corona atau bereaksi berlebihan maka orang tersebut mengalami gejala Covid-19 yang lebih berat atau bisa juga mengalami kerusakan organ

Langkah Sederhana Dalam Memperkuat Daya Tahan Tubuh

Sistem imunitas atau daya tahan tubuh sangat penting dalam menjaga kesehatan. Memiliki daya tahan tubuh yang kuat membuat kita tidak mudah sakit apalagi dengan mewabahnya virus corona saat ini. Ada beberapa langkah sederhana yang bisa kita lakukan agar daya tahan tubuh tetap sehat diantaranya:
  • Banyak makan sayur dan buah
Penelitian menunjukkan orang yang banyak mengkonsumsi buah dan sayur tidak mudah sakit. Ini karena buah dan sayur mengandung vitamin dan mineral yang dapat memperkuat sistem imunitas dalam melawan virus dan bakteri yang menyebabkan penyakit.
  • Istirahat yang cukup
Kurang tidur dapat mengurangi kualitas kekebalan tubuh. Sehingga penting untuk mencukupi kebutuhan tidur sesuai dengan usia.
  • Menghindari stress
Stress berlebihan bisa meningkatkan hormon kortisol. Dalam jangka panjang peningkatan hormon kortisol dapat mengurangi fungsi kekebalan tubuh. Dalam situasi saat ini kita perlu berusaha untuk tidak panik dan tetap berpikir positif. Jika perlu kurangi menerima informasi yang membuat kita cemas dan menggantinya dengan beraktivitas yang menyenangkan bersama keluarga.

  • Berolahraga 
Rutin berolahraga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dalam melawan infeksi. Kita bisa mengikuti gerakan senam di youtube, atau olahraga ringan di teras rumah sembari berjemur sehingga sekaligus mendapat manfaat sinar matahari pagi.
  • Menghindari rokok dan alkohol
Sebagaimana yang kita tahu paparan asap rokok dan pengaruh alkohol dapat merusak sistem kekebalan tubuh. Perokok memiliki resiko tinggi mengalami infeksi paru dan penyakit lainnya sedangkan pecandu alkohol rentan mengalami komplikasi penyakit yang bisa berakibat fatal.
  • Mengkonsumsi suplemen
Selain menerapkan pola hidup sehat, mengkonsumsi suplemen juga dapat menjadi pilihan untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Sebelum mengkonsumsi suplemen kita harus cermat memperhatikan kandungan yang terdapat dalam suplemen tersebut serta dosis yang tepat untuk dikonsumsi. Untuk anak-anak, saya memilih #STIMUNO sebagai suplemen untuk menguatkan daya tahan tubuh anak.

Mengapa Memilih STIMUNO untuk anak?

Saya memilih STIMUNO Syrup atau STIMUNO anak sebagai suplemen yang berfungsi meningkatkan daya tahan tubuh (sistem imun) karena mengandung formula dari komposisi tunggal ekstrak tanaman  meniran hijau (phyllanthus niruri). Ekstrak tersebut diambil dari bagian akar, daun, batang dan buah yang diformulasikan menjadi sirup dan kapsul.


Daun meniran merupakan tanaman yang tumbuh subur di daerah tropis termasuk Indonesia.Tanaman semak ini tumbuh liar sehingga mudah ditemui. Tanaman ini memiliki senyawa Flavon, Hyphopyllanthin, Nirathin, Nirterali yang mengandung banyak khasiat untuk kesehatan tubuh. Meniran memiliki banyak khasiat diantaranya:
  • Memiliki sifat antioksidan
  • Membantu mencegah batu ginjal
  • Mampu menjaga daya tahan tubuh
  • Mencegah peradangan
  • Memiliki kemampuan antimikroba
  •  Mengatasi diabetes
  • Membantu memperlambat sel kanker
  • Membantu menjaga kesehatan hati
STIMUNO ini diproduksi oleh PT. Ferron Par Pharmaceuticals di Cikarang untuk Dexamedica di Palembang. Merupakan produk herbal fitofarmaka, yang terbukti berkhasiat dan aman untuk meningkatkan kekebalan tubuh, berguna untuk mencegah sakit dan mempercepat penyembuhan. Tidak seperti jamu yang khasiatnya hanya dibuktikan secara empiris dan Obat Herbal Terstandar yang belum teruji secara klinis, Fitofarmaka sudah teruji khasiatnya pada manusia dan sudah terstandarisasi. 

Fitofarmaka merupakan obat dari bahan alami yang telah dibuktikan keamanan dan khasiatnya secara ilmiah dengan uji pra klinik dan uji klinik. Bahan baku dan dan produk jadinya juga telah distandarisasi. Obat yang sudah tergolong fitofarmaka  ini yang boleh digunakan dalam praktek kedokteran dan pelayanan kesehatan formal. Di Indonesia, obat yang tergolong fitofarmakan ini masih sedikit jumlahnya karena biaya yang dibutuhkan untuk uji pra klinik dan uji klinik cukup mahal. 

STIMUNO dapat dikonsumsi mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. STIMUNO Sirup terdiri dari rasa original tutti fruity, orange berry dan anggur. Setiap 5 ml (sendok takar) mengandung 25 mg ekstrak tanaman meniran  yang dikemas dalam botol berukuran 60 ml dan 100 ml serta kemasan stick pack atau sachet sekali minum. STIMUNO anak ini bisa dikonsumsi oleh anak mulai usia 1 tahun sebanyak 1-3 kali sehari atau sesuai anjuran dokter.

STIMUNO kapsul atau STIMUNO forte diperuntukkan bagi anak (bagi yang sudah bisa menelan kapsul/12 tahun ke atas) dan juga orang dewasa. Produk ini terdiri dari dua bentuk, yaitu strip isi 10 kapsul dan botol berisi 30 kapsul. Dalam setiap 1 kapsul STIMUNO forte mengandung 50 mg ekstrak tanaman meniran.

Amankah STIMUNO Dikonsumsi Dalam Jangka Panjang?

STIMUNO dapat digunakan untuk pemakaian jangka panjang yang dibuktikan melalui uji klinis pada kasus TB Paru dengan penggunaan hingga 6 bulan dan menghasilkan efikasi dan profil keamanan yang baik.Seluruh hasil studi STIMUNO menunjukkan dapat digunakan sebagai imunomodulator untuk memperbaiki sistem imun dan meningkatkan keberhasilan terapi infeksi termasuk infeksi virus.

Menurut informasi yang terdapat dalam kemasan, STIMUNO ini tidak bisa digunakan pada wanita hamil, penderita penyakit autoimun serta pasien yang hipersensitiv terhadap kandungan meniran. Selain yang diinfokan, insyaallah aman untuk mengkonsumsi termasuk kami sekeluarga.

Nah, bagaimana mom? Apakah mom juga mengkonsumsi suplemen untuk meningkatkan daya tahan tubuh sendiri dan keluarga? Yuk berbagi cerita dan pengalamannya di kolom komentar. Terima kasih



Artikel ini diiutsertakan dalam Blog Competition STIMUNO X MOM INFLUENCER ID

#StimunoPenjagaImun


Referensi


Ide Kegiatan Saat Berpuasa di Rumah


Bulan ramadhan tahun lalu, setiap sore kegiatan saya mengantar anak-anak berangkat ke TPQ untuk mengikuti pesantren kilat ramadhan setelah itu kembali ke rutinitas pekerjaan harian di rumah. Selama ramadhan tahun ini karena suasananya beda, saya menyempatkan mengikuti blogging challenge meskipun kadang tidak bisa teratur 1 blogpost per hari, tapi ini membuat saya semangat untuk lebih rajin ngeblog. Selain itu  saya menyempatkan belajar aplikasi gambar seperti canva. Ternyata seru.

Selama bulan ramadhan ini, karena di rumah saja jadi kami sekeluarga memanfaatkan untuk memperbanyak tadarus. Untuk si sulung kami latih one day one juz, untuk si tengah 1-2 lembar per hari. Anak-anak bertadarus dan kami menyimak. Karena semakin rutin membaca, semakin bagus pula bacaannya. 

Saat luang, kadang kami sekeluarga dengan nonton film bareng. Filmnya yang bisa ditonton sekeluarga seperti Doraemon, Ipin Upin, Avatar, hahaha, film anak-anak semua. Bukan cuma film anak juga, kadang kami nobar acara national geographic, fenomena astronomi (karena banyaknya momen astronomi di bulan ini), dan film kepahlawanan Islam seperti Omar. Selain itu kami juga memanfaatkan free printable untuk kegiatan menggambar dan mewarnai anak-anak di rumah.

Demikian ide kegiatan selama berpuasa di rumah saja. Apapun kegiatan di rumah, intinya adalah bagaimana membangun kebersamaan dan kedekatan antar anggota keluarga. Semoga pandemi ini segera selesai sehingga bisa melakukan kegiatan lain baik di dalam maupun di luar rumah tanpa rasa khawatir.

Apa nih ide kegiatan teman-teman selama berpuasa di rumah? Sharing yuk..^^

Rabu, 06 Mei 2020

Channel Youtube Favorit Selama Puasa


Bulan ramadhan tahun ini memang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Kita harus banyak di rumah saja dan menerapkan sejumlah protokol kesehatan jika memang harus keluar rumah karena adanya pandemi Covid-19.

Banyaknya waktu di rumah membuat intensitas selancar di dunia maya menjadi bertambah. Ada beberapa channel youtube yang kadang saya tonton dan kadang saya dengarkan saja untuk menambah ilmu sekaligus menemani aktivitas harian. Meski di rumah saja kita harus tetap semangat belajar, dan banyak tersedia channel-channel bermanfaat dari para cendekia yang sangat bermanfaat.

Rudi dan Sahabat

Sebagaimana acara televisinya, akun ini berisi seputar dunia masak-memasak. Yang saya suka dari channel ini banyak tersedia resep dengan menu-menu rumahan yang mudah dibuat. Bisa menjadi inspirasi saat bingung mau masak apa dengan stok bahan makanan yang seadanya. Buibu yang bingung masak, bisa mencari ide resep di channel ini.

Kalam - Kajian Islam

Ceramah Gus Baha ( KH. Bahaudin Nursalim) menjadi salah satu tausiyah yang sering menemani aktivitas harian kami. Gus Baha merupakan ulama ahli tafsir yang memiliki pengetahuan mendalam tentang Al Quran. Beliau seorang mufassir fakih karena penguasaan pada ayat-ayat ahkam yang terkandung dalam Al Quran. Mendengar tausiyah beliau menjadi salah satu ikhtiar mencari ilmu selama di rumah. Apalagi selama bulan ramadhan ini kita bisa banyak belajar tentang kajian Quran, fikih, tafsir dan kajian keislaman lain dari pakarnya.

Parenting with Rumah Keluarga Risman

Channel ini bermanfaat sekali bagi saya untuk menambah ilmu tentang pembelajaran, pengasuhan dan interaksi antara orang tua dan anak. Seperti kita tahu, Bu Elly Risman merupakan seorang psikolog perempuan yang fokus pada parenting dan pendidikan anak. Di channel ini saya mendapat banyak ilmu dimana orang tua dan anak merupakan sebuah tim yang memiliki peran masing-masing. Saling mengisi dan saling membahagiakan. Masing-masing perlu belajar agar tercapai visi misi keluarga yang telah dibangun dari awal.



12345670\\\\\\\    


Selasa, 05 Mei 2020

3 Menu Berbuka Puasa yang Praktis dan Sehat


Memiliki 3 anak dan balita membuat saya harus dapat mengatur waktu dan menu. Khususnya selama bulan ramadhan ini saya membuat beberapa menu untuk berbuka dan sahur yang bisa dimakan semua anggota keluarga. Ramadhan kali ini saya jarang pergi berbelanja ke tukang sayur sehingga harus menyetok bahan makanan untuk jangka waktu tertentu. Meski begitu, setiap hari saya memasak untuk berbuka agar masakan tetap fresh dan sehat.

Anak-anak sendiri cenderung menyukai masakan berkuah dan tidak terlalu pedas jadi saya menyediakan sambal terpisah untuk saya, suami dan si kakak yang suka makan pedas. Selain itu saya juga menyediakan cemilan dan buah segar atau jus  agar anak-anak tetap sehat dan cukup gizinya meski sedang berpuasa. Masakan bergizi tidak harus mahal selama kita bisa mengolah dan menyimpan makanan dengan baik.

Ada beberapa menu yang biasa saya siapkan untuk berbuka sekaligus sahur. Diantaranya:

Olahan ayam

Anak-anak menyukai berbagai olahan ayam seperti ayam goreng, ayam semur, ayam opor, soto ayam, atau sup ayam. Setelah dibersihkan ayam dikukus dengan jeruk nipis. Mengukus membuat kotoran ayam luruh. Setelah dikukus ayam dapat dibumbui tergantung selera.

Untuk ayam goreng, haluskan bawang putih, jahe, kunyit, ketumbar, lengkuas dan garam. Rebus ayam hingga bumbu meresap lalu goreng di minyak panas hingga matang. Rebusan ayam ini bisa disimpan di wadah tertutup dalam kulkas untuk digoreng saat sahur atau hari berikutnya. Ayam goreng ini nikmat ditemani lalapan dan sambal terasi.

Untuk ayam semur, setelah dikukus ayam lalu digoreng setengah matang. Setelah itu tumis bumbu halus bawang puting, kemiri, merica. Beri air secukupnya, daun jeruk, tuang ayam, gula merah, garam dan kecap. Anak-anak suka karena rasanya manis. Ayam semur ini bisa untuk berbuka sekaligus sahur.

Aneka Sup

Anak-anak suka sekali masakan berkuah. Sup ayam, sup sapi, sup ikan atau sup bakso makaroni merupakan salah satu menu favorit kami. Mengandung banyak gizi dari daging dan aneka macam sayuran. Cocok untuk anak-anak dan menu keluarga di masa pandemi ini. Bumbunya pun praktis, hanya bawang putih, merica, gula, garam dan bawang goreng. Saya biasanya membuat sekalian untuk sahur, sehingga sup cukup dihangatkan dan beri taburan bawang goreng. Rasanya yang gurih dan hangat membuat anak-anak semangat sahurnya.

Aneka gorengan

Ikan merupakan menu yang praktis, sehat dan bergizi. Biasanya saya membeli ikan lele, nila atau bandeng. Setelah dibersihkan, kucuri ikan dengan jeruk nipis/lemon, diamkan sejenak. Bumbui ikan dengan bawang putih, jahe, kunyit, ketumbar, garam lalu goreng. Selain ikan saya juga sering membuat tahu atau tempe goreng. Jika ingin menyimpan tahu, rebus tahu dengan sedikit garam lalu simpan dalam wadah tertutup. Tahu tempe juga menu yang praktis, murah, bergizi dan mudah didapat.

Itulah menu yang biasanya saya sajikan untuk keluarga. Apapun masakannya yang penting bergizi dan disukai semua anggota keluarga. Selama ramadhan kadang saya menyediakan menu tambahan seperti kolak, dawet cincau, jus buah, sup buah atau wedang uwuh. Semua tidak menggunakan es karena cuaca di tempat tinggal kami sudah cukup dingin.

Selamat menunaikan ibadah puasa, stay at home, stay healthy, semoga kita semua sehat selalu ^^

Senin, 04 Mei 2020

Momen Puasa yang Hilang di Masa Covid-19


"Bu, kapan bisa shalat di masjid lagi?"

Bukan sekali dua kali anak-anak kami menanyakan hal ini. Ramadhan adalah kabar gembira dan suka cita. Bulan istimewa sekali dalam setahun. Biasanya sebelum ramadhan kami silaturahmi orang tua dan mertua lalu selama ramadhan akan disibukkan dengan momen-momen yang tidak bisa ditemui di lebaran tahun ini. 

Tarawih bersama

Menjelang ramadhan biasanya kami mendapat selebaran jadwal takjil untuk berbuka dan selepas tarawih untuk jamaah yang tadarus Al Quran. Tahun ini tidak ada. Biasanya tarawih di hari-hari pertama ramadhan kami harus segera berangkat ke masjid karena biasanya awal ramadhan masjid dipenuhi jamaah. Tahun lalu, saya selalu memilih shaf paling belakang agar bisa mengawasi si kecil agar tidak berlarian di masjid. Setelah itu malam-malam ramadhan akan diramaikan oleh suara tadarus al Quran bersahut-sahutan dari berbagai masjid hingga menjelang tengah malam. Tahun ini kami tarawih bersama sekeluarga di rumah saja. Selepas adzan isya suasana sepi sekali.

Buka puasa bersama

Pernah suatu ketika kami mengadakan buka puasa bersama di rumah. Pernah juga ikut buka puasa bersama teman-teman sekantor suami beserta keluarganya. Tempat-tempat kuliner diramaikan dengan acara berbuka bersama. Jalan-jalan dipenuhi orang-orang yang berlalu lalang. Banyak tempat ngabuburit yang membuat suasana sore di bulan ramadhan menjadi penuh semarak. Tahun ini sebaliknya. Banyak tempat kuliner yang di tutup sampai waktu yang belum ditentukan.

Pesantren kilat

Ramadhan adalah momen seseorang belajar untuk menjadi sosok yang lebih baik. Memperbaiki shalat dan memperbaiki kualitas ibadah dimana bulan ramadhan merupakan waktu yang tepat untuk belajar agama, dibimbing oleh guru yang alim dan mumpuni. Di tengah kesibukan yang padat, pesantren ramadhan atau pesantren kilat bisa menjadi oase untuk menyiram kembali rohani yang selama sebelas bulan cenderung disibukkan dengan urusan dunia. Bagi anak-anak pesantren kilat ini sangat menyenangkan karena mereka bisa mengaji dan buka bersama dengan banyak teman.

Baju baru dan Makanan Khas Lebaran

Saat lebaran, kita dianjurkan menggunakan baju terbaik meski bukan baju baru. Namun, membeli baju baru menjelang lebaran menjadi tradisi yang sulit dipisahkan. Baju baru menjadi simbol kasih sayang orang tua memberikan baju terbaik untuk anak-anaknya di hari raya. Hal ini membuat tingkat penjualan fashion muslim di bulan ramadhan sangat tinggi. Selain itu menjelang lebaran biasanya masyarakat mendapat parsel/bingkisan lebaran dari tempat mereka bekerja. Saat Idul Fitri, biasanya tersaji masakan khas lebaran seperti lontong opor, ketupat, sambal goreng ati, dan cemilan seperti aneka nastar dan biskuit. Adanya pandemi membuat banyak karyawan kehilangan pekerjaan, tingkat perekonomian menurun, sehingga daya beli pun menurun.

Shalat Idul Fitri

Setelah berpuasa selama sebulan dan membayar zakat fitrah, umat Islam melaksanakan shalat Idul Fitri  bersama yang biasanya dilakukan di masjid, alun-alun atau tempat yang lapang. Idul fitri menyimbolkan kesucian dimana kita diharapkan terlahir kembali menjadi manusia yang lebih baik dengan istiqomah menjalankan shalat, berpuasa sunah, bangun malam, menjaga lisan, dan mengeluarkan zakat/infak/sedekah. Karena pandemi, shalat Id tahun ini dianjurkan dilaksanakan di rumah masing-masing

Bersalaman

Selepas shalat Idul Fitri, biasanya dilanjutkan silaturahim dan bersalaman yang didahulukan pada orang tua atau keluarga yang dituakan. Pada tahun ini, kita kehilangan momen bersalam-salaman karena adanya protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dengan melarang berkumpul dan mengurangi kontak fisik.

Sedih. Banget. Biasanya selepas shubuh meski di rumah saya bisa mendengar ceramah shubuh bersahut-sahutan dari berbagai masjid hingga sekitar jam enam pagi. Tahun ini bulan ramadhan lebih sepi dari tahun-tahun sebelumnya. Meski begitu semoga kita tetap semangat memperbanyak ibadah di rumah bersama keluarga. Dan semoga kita semua tahun depan bisa bertemu kembali dengan bulan ramadhan yang mulia dengan kondisi yang lebih baik. Semua aktivitas bisa kembali normal. Aamiin.


Minggu, 03 Mei 2020

Tempat Yang Ingin Saya Kunjungi Saat Pandemi Berakhir


Tak terasa sudah menginjak bulan kedua kita #dirumahsaja. Bahkan saya baru menerima surat dari sekolah tentang perpanjangan masa #dirumahsaja karena pandemi Covid 19 ini. Siapa yang tak sedih, bingung dan bosa saat pekerjaan, sekolah dan segala aktivitas harus dibatasi agar tetap di rumah saja. Kuantitas interaksi sosialpun berkurang drastis, hanya berkomunikasi dengan orang lain saat benar-benar memiliki kepentingan dengan protokol kesehatan yang berlaku. Seperti memakai masker, tanpa bersalaman dan jaga jarak.

Tentu ada banyak hal yang dapat dilakukan di rumah agar sekeluarga tetap betah di rumah. Namun tetap saja saat rasa jenuh mendera semua berharap sama, agar panemi ini segera berakhir. Semua orang dapar beraktivitas seperti biasa, bekerja, bersekolah, dan berinteraksi sosial dengan tenang tanpa rasa khawatir.

Baca juga:

Semua orang tentu memiliki berbagai harapan yang ingin diwujudkan saat pandemi ini berakhir. Seperti bertemu seseorang, melakukan aktivitas tertentu, ataupun melakukan perjalanan ke suatu tempat yang diimpikan. Demikian dengan saya. Hanya ada satu tempat yang ingin saya kunjungi saat pandemi ini berakhir. Bukan berarti saya tak ingin ke berbagai tempat wisata atau pusat belanja yang selama dua bulan ini tak bisa dikunjungi.

Saat pandemi berakhir, tempat pertama yang saya sekeluarga ingin kunjungi adalah rumah kedua orang tua di Jepara dan Purbalingga. Terakhir saya bertemu dengan orang tua pada bulan Januari, sudah lama sekali bukan? Meski kami sering berkomunikasi lewat telepon dan video call tetaplah silaturahmi secara langsung merupakan sebuah keharusan. Selagi kami masih memiliki orang tua yang menyayangi dan kami harapkan doa-doa tulusnya. Biasanya saat lebaran tiba, selain bersilaturahmi dengan orang tua kami juga mengunjungi saudara di beberapa kota, yang tahun ini karena pandemi tidak bisa kami lakukan. Setelah dapat mengunjungi orang tua dan saudara baru kami sekeluarga merencanakan perjalanan ke tempat-tempat yang lain.

Semoga pandemi ini berakhir dan situasi kembali normal. Dimana masjid kembali difungsikan sebagai tempat ibadah, saat kita bisa berkumpul bersama tanpa ada rasa kekhawatiran akan tertular virus, dan saat kita semua tidak mengalami kesulitan untuk belajar serta mencari nafkah untuk keluarga. Pandemi ini mengajarkan banyak hal, bukan hanya tentang kebersihan dan kesehatan namun juga berharganya waktu. Selagi bisa kita harus memanfaatkan waktu sebaik mungkin, menebarkan kebaikan kapanpun dan dimanapun, karena kita tidak tahu kapan masa terakhir kita hidup. Dan semoga saat pandemi ini berakhir kita dapat hidup menjadi manusia yang lebih baik dari sebelumnya.

Sabtu, 02 Mei 2020

5 Channel Youtube Yang Menambah Ilmu Saat Di Rumah Saja


Ramadhan ini sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.  Panjangnya masa di rumah kadang membuat bingung aktivitas mana lagi yang harus dikerjakan. Bagi para ibu tentu aktivitas di rumah tiada habisnya.  Namun agar bulan ramadhan ini tidak berlalu dengan sia-sia alangkah baiknya jika kita isi dengan hal-hal bermanfaat dan memaksimalkan ibadah, memanfaatkan keutamaan dan kemualiaan ramadhan  dimana setiap amal kebaikan pahalanya dilipatgandakan.

Agar tidak bosan atau bad mood, ga masalah jika diselingi dengan menonton channel youtube. Terutama saat bingung mau ngapain aja di rumah. Biasanya saya memilih mencari tutorial di youtube termasuk tontonan yang aman dilihat anak-anak.

Apa saja?
  • Jamblang Studio
Channel ini sangat membantu saya yang belajar menjahit secara otodidak tanpa kursus. Dan memang owner channel ini mendedikasikan ilmunya untuk siapapun yang ingin belajar menjahit namun terbatas waktu, jarak dan biaya. Tuorial dari yang sederhana seperti memasang jarum, perawatan mesin , hingga cara menjahit berbagai model dan pola dijelaskan dengan baik dan jelas. Saat mengalami masalah di bidang jahit-menjahit, biasanya langsung mencari tutorialnya di sini.
  • Keluarga Nugraha
Sejak membaca buku Indahnya Jadi Ibu, 9 Inspirasi 1 dedikasi, saya mengikuti akun sosial media Astri Merianti (Kakak artis Maia Estianti) terutama blog nya www.resepnugraha.net yang berisi resep-resep masakan dan makanan karena Bu Astri ini memiliki bisnis katering. Di channel ini terdapat berbagai video kegiatan keluarga nugraha selain aneka resep masakan tentunya. Sangat menginspirasi dimana seorang istri, ibu dari 4 anak  dan tinggal di Australia masih bisa mengaktualisasikan dirinya melalui memasak. 
  • dr. Zaidul Akbar Official
Awalnya saya tertarik dengan resep jurus sehat Rasulullah (JSR) melalui instagram. Dimana melalui JSR ini, dr. Zaidul Akbar mengajarkan cara menjaga kesehatan melalui rempah, rimpang, tanaman, atau buah dengan takaran tertentu. Selain melalui media makanan dan minuman, JSR juga dilakukan melalui ibadah dan sunnah yang telah diajarkan Rasulullah. Misalnya bagaimana manfaat puasa bagi kesehatan tubuh. Di era modern dengan banyaknya penyakit baru yang muncul dan gaya hidup masyarakat modern yang cenderung kurang sehat, dr Zaidul Akbar mempopulerkan kembali Thibbun Nabawi, dimana Islam telah memberikan solusi kesehatan lahir dan bathin bagi umatnya.
  • CGL Tanty
Saya biasanya mencari inspirasi membuat kerajinan bersama anak-anak melalui youtube. Dan di channel ini banyak tutorial membuat aneka kreasi dari bahan-bahan yang mudah diperoleh  seperti paper cup, sedotan, sendok plastik, botol bekas dan juga kain flanel. Sayang kan jika sampah kering dibuang begitu saja. Membuat aneka kerajinan juga membuat anak-anak senang dan menghilangkan kebosanan karena #dirumahaja.
  • Majalah Bobo
Saat saya kecil majalah ini hits banget. Majalah favorit saya saat kecil. Anak-anak jaman now bisa menikmati versi daringnya melalui akun media sosial dan channel youtube ini. Lewat channel ini pertama kalinya saya melihat Nirmala, Oki, Bona, Rongrong dalam versi film animasi 3D. Banyak juga tips, tutorial dan dongeng un

Jumat, 01 Mei 2020

Barang-Barang Yang Dibutuhkan Anak Saat Berkegiatan di Rumah


Selama pandemi ini, anak-anak belajar di rumah dan terus berkomunikasi dengan guru melalui grup Whatsapp untuk penyampaian materi, tugas, serta informasi dari sekolah yang terkait proses kegiatan belajar mengajar. Selain itu mereka beraktivitas di rumah dan melakukan hobinya masing-masing. Seorang Filsuf Yunani Hippocrates (sekitar tahun 460-370 SM) menyebutkan empat cairan tubuh mempengaruhi sifat dan perilaku kepribadian manusia. Sehingga tipe kepribadian manusia digolongkan menjadi empat yaitu:
  • Tipe Sanguinis
Anak dengan tipe ini memiliki kepribadian ceria, mudah bergaul, ceriwis, penuh energi dan imajinatif. Biasanya anak ini mudah bergaul namun sering berbuat usil dan susah berkonsentrasi dalam melakukan tugas. Sifatnya emosional dan sensitif membuatnya memiliki kecenderungan mencari perhatian dan dukungan pada orang lain.
  • Tipe Koleris
Anak dengan tipe ini memiliki sikap tegas, penuh energi, bersemangat dan suka berpetualang. Anak koleris ini menyukai tantangan, dapat berkonsentrasi dalam melakukan sesuatu serta menyelesaikan masalah. Anak tipe ini biasanya suka memerintah dan keras kepala. Jika sedang marah, tunggu hingga mereda barulah diajak bicara.
  • Tipe Melankolis
Anak dengan tipe ini memiliki kepribadian perfeksionis dan pendiam. Sikapnya yang perfeksionis membuatnya dapat melakukan tugas dengan baik dan tepat waktu. Anak melankolis selalu berhati-hati dalam melakukan sesuatu dan dipikirkan secara baik-baik sehingga tidak menyukai perubahan rencana yang sifatnya mendadak dan tidak ditebak.

  • Tipe Plegmatis
Anak dengan tipe ini sering dianggap sebagai anak pemalu, sederhana, lebih banyak diam, dan tidak mudah bergaul.Anak ini memiliki sifat merasa cukup dengan apa yang telah dimilikinya, merasa tenang dan tidak merasa terburu-buru dalam melakukan sesuatu.  Padahal ia sangat berpotensi jika telah menemukan minat dan bakatnya. Kuncinya ada pada orang tua yang mendukung dan memberi semangat.

Selama di rumah, orang tua bisa lebih memahami kepribadian anak, sifat dan keinginannnya serta merancang masa depan sesuai dengan minat dan bakat mereka.Dan pada masa pandemi ini kita bisa memfasilitasi anak agar tetap kreatif selama di rumah dengan memberi benda-benda yang bisa menstimulasi kreativitasnya, Apa saja?

Buku gambar

Anak-anak pada umumnya suka menggambar sesuai keinginan mereka, menorehkan coretan sesuai imajinasinya. Bahkan ada anak yang suka mencoret dinding karena dianggap media menggambar yang luas. Kita bisa mengarahkan mereka untuk menggambar di buku gambar dan mengajarkan adanya batas-batas antara yang boleh dan tidak boleh dengan bahasa sederhana. Menggambar ini bermanfaat dalam meningkatkan kreativitas dan fokus anak, melatih kesabaran dan kecerdasan motorik serta meningkatkan memori dan mengurangi emosi negatif.

Buku cerita

Mengisi waktu luang dengan membaca itu seru. Kita bisa memilihkan anak-anak buku cerita sesuai minat dan usianya. Buku karya Enyd Blyton misalnya, dengan cerita petualangan dan persahabatan yang bagus untuk anak. Kisah para nabi dan sahabat yang menggugah rasa ingin tahu tentang sejarah islam, atau cerita dongeng pengantar tidur yang selalu digemari meski sudah tahu akhir ceritanya :D

Perlengkapan mewarnai

Setelah menggambar harus diwarnai ya. Anak-anak biasanya suka mengeksplorasi warna. Kita bisa menyediakan crayon, pensil warna, spidol warna, atau cat air sesuai keinginan anak. Mewarnai juga melatih kecerdasan motorik anak dan mengenalkan mereka pada warna. Pastikan anak mencuci tangan setelah mewarnai ya bunda.

Barang bekas

Kita bisa memanfaatkan masa di rumah ini dengan membuat aneka kerajinan dari barang bekas seperti botol mineral, kardus bekas, roll tisu, tutup botol, sendok plastik bekas, kaos kaki, kaleng, sedotan dan masih banyak lagi. Ada banyak tutorial di internet yang membantu kita membuat aneka kerajinan bersama anak-anak. Sebelum digunakan bersihkan barang-barang ini terlebih dahulu dengan dicuci atau dijemur agar aman saat digunakan.

Laptop/gadget

Anak-anak milenial tentu tidak asing dengan benda elektronik ini. Perkembangan teknologi juga menuntut kita untuk bisa mengikuti dengan mengenalkan anak pada laptop/gadget sebatas kebutuhan dan sesuai dengan usia. Kita bisa memanfaatkan lapotop untuk mencari inspirasi kegiatan positif untuk anak, atau sebagai media belajar anak. Selain itu banyak website untuk belajar. dragronlearn misalnya 

Dengan banyak kegiatan yang menyenangkan, semoga anak-anak jadi betah di rumah. Rumah menjadi tempat yang paling aman dan nyaman untuk kita semua sekaligus membantu pemerintah memutus rantai penyebaran Covid-19. Stay at home, stay safe, stay healthy yaa..^^