6 Langkah Mudah Mencuci Masker Kain Agar Tetap Bersih dari Kuman

Ilustrasi masker. Pict by Freepik

Selama masa pandemi ini menurut arahan pemerintah dan WHO, seluruh masyarakat harus melaksanakan aturan seperti social distancing, cuci tangan dan menggunakan masker. Pada awal masa pandemi, harga masker sempat melambung tinggi karena adanya oknum yang memanfaatkan pandemi ini untuk kepentingan pribadi. Penggunaan masker ini sangat penting karena melindungi kita dari paparan polusi udara, mencegah penularan dan penyebaran penyakit serta dapat melindungi wajah dari efek negatif sinar matahari. Pemerintah sendiri mewajibkan seluruh masyarakat menggunakan masker terutama saat keluar rumah sebagai salah satu upaya menekan penyebaran Covid-19.
Ilustrasi masker. Pict by Freepik

Secara umum terdapat tiga jenis masker yaitu masker bedah, masker N95 dan masker kain. Ketiganya memiliki fungsi dan penggunaan yang berbeda.

  • Masker Bedah
Masker ini digunakan oleh tenaga medis atau masyarakat yang sedang sakit. Masker ini bermanfaat melindungi saluran pernapasan dari percikan bersin dan batuk orang lain dan mencegah tetesan cairan tubuh yang mengandung virus dan kuman keluar melalui hidung atau mulut. Kelemahannya, partikel kecil seperti virus di udara masih bisa terhirup meski memakai masker ini.
  • Masker N95
Masker ini diperuntukan bagi tenaga medis yang menangani pasien Covid-19 dengan tingkat infeksi tinggi. Dinamakan N95 karena diduga dapat menyaring partikel di udara hingga 95%. Masker mulut ini dibuat agar pas dengan wajah sehingga tidak ada celah yang memungkinkan masuknya virus melalui udara. Untuk harga, masker ini lebih mahal dari masker bedah biasa
  • Masker Kain
Pemerintah menganjurkan masyarakat umum untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Menurut CDC (Central for Disease Control and Prevention), menggunakan masker kain memang tidak sepenuhnya terbukti mampu menghentikan Covid-19 tapi dengan memakainya paling tidak kita mampu mencegah penyebarannya apalagi jika digunakan oleh mereka yang tertular Covid-19 namun tidak menunjukkan gejala apapun. Masker kain ini mudah dibuat, harganya terjangkau dan mudah didapatkan. Apalagi sekarang banyak sekali yang menjual masker kain maupun donasi-donasi masker agar penggunaan masker menjangkau semua kalangan.

Agar masker kain awet dan bisa dimanfaatkan secara optimal, menurut rekomendasi CDC masker kain hanya boleh digunakan selama 4 jam setelah itu diganti dan masker yang telah dipakai langsung dicuci. Ada beberapa langkah mencuci masker agar bersih dan awet diantaranya
  1. Lepas masker kain dengan memegang area straps-nya dan hindari menyentuh bagian depan masker.
  2. Cucilah tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum dan setelah mencuci
  3. Agar bersih maksimal, rendam masker dalam air panas dikisaran suhu 50-65 derajat celcius. Kunci mematikan kuman adalah panas sehingga air panas efektif membunuh kuman atau virus yang mungkin ada pada masker yang kita kenakan.
  4. Tambahkan deterjen secukupnya dan rendam masker beberapa saat. Setelah itu kucek masker hingga bersih.
  5. Bilas dengan air mengalir hingga seluruh busanya hilang
  6. Keringkan di bawah sinar matahari langsung atau menggunakan alat pengering.
Masker kain ini lebih ramah lingkungan, mudah didapatkan dan dapat digunakan berkali-kali. Jangan lupa untuk mencucinya dengan benar, dan menggantinya saat sudah kotor atau pemakaian lebih dari 4 jam agar masker tetap bersih dari kuman dan virus yang membahayakan kesehatan.





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jamu, Menyingkap Sejarah Kesehatan Nenek Moyang Indonesia

Resep dan Cara Memasak Ikan Pari Goreng Gurih Tanpa Bau

Review Kosmetik Organik Aquila Herb: Day Cream, Gamat Cream, dan Sabun Sereh