Membangun Kebersamaan Keluarga Bersama Fashion Muslim Ethica


Tak terasa telah kita telah melewati Idul Fitri 1436H. Ramadhan selalu meninggalkan kisah yang indah, bulan dimana spiritual terbangun, semangat ibadah meningkat, dan kebersamaan menjadi sesuatu yang sangat bermakna. Idul Fitri menjadi saat dimana keluarga menjadi sesuatu yang sangat berarti. Banyak yang rela membayar tiket mahal demi berjumpa keluarga, tak terhitung masyarakat yang rela berjam-jam terkena macet, membawa perbekalan dan barang bawaan yang menumpuk agar seorang anak bisa mendapatkan maaf orang tuanya, saudara berjumpa dengan kerabatnya, setelah sebulan lamanya memaksimalkan ibadah, disempurnakan dengan membersihkan diri dan hati melalui zakat dan silaturahmi.

Keluarga adalah harta yang sangat berharga yang mungkin jarang kita sadari. Keluarga adalah tempat kita berbagi. Berbagi kisah bahagia maupun sedih. Keluarga juga tempat kita belajar, belajar memahami, menghormati, dan juga belajar untuk menjadi pribadi yang lebih baik dari waktu ke waktu. Banyak hal yang bisa dipelajari anak dari orang tua, namun adakalanya orang tua pun perlu belajar dari sifat dan tumbuh kembang anak.

Setiap keluarga tentu mengharapkan menjadi keluarga yang sakinah mawaddah warahmah. Namun seiring berjalannya waktu, seringkali muncul kerikil-kerikil permasalahan dalam keluarga apapun bentuknya. Adakalanya cobaan datang dari suami, istri, anak, atau dari luar keluarga sehingga membangun komunikasi dan memperkuat kebersamaan dalam keluarga sangatlah penting. Bahkan tanggal 15 Juli 2016 merupakan hari keluarga internasional, karena dari keluarga yang baik akan melahirkan generasi masa depan yang baik pula.

Ada beberapa cara membangun kebersamaan keluarga yang biasa kami lakukan di rumah, antara lain:

1. Shalat berjamaah
Shalat merupakan ibadah wajib, dan ibadah yang pertama kali dihisab adalah shalat. Anak-anak juga diikutsertakan agar mereka terbiasa dengan shalat sekaligus membiasakan shalat sejak dini, dan mengkomunikasikan pada si kecil baby Navid kalau kami hendak shalat. Berdoa bersama juga merupakan salah satu ikhtiar dimana kami, orang tuanya tidak bisa apa-apa tanpa Allah SWT.

2. Makan bersama
Menu seringkali nomor dua, kebersamaanlah yang pertama. Makan bersama membuat mereka semangat dan ceria, makan bersama juga melatih Isya dan Himda mandiri dan bekerja sama, mengambil piring sendiri, lauk sendiri, lalu meletakkan piring ke tempat cucian. 

3. Liburan bersama
Saat ini Isya sudah masuk SD dan Himda masuk TK, biasanya pada hari minggu kami jalan-jalan ke alun-alun atau pinjam buku di perpustakaan. Kadang saya membawa bekal untuk dimakan di sana. Meski sederhana tapi anak-anak suka sekali. 

4. Mengenalkan aktivitas orang tua pada anak
Bagi kami, penting bagi anak-anak mengetahui apa yang orang tua lakukan. Isya dan Himda pernah diajak ke kampus dimana ayahnya mengajar, dan jika kampus mengadakan event-event tertentu yang memungkinkan anak-anak ikut, Isya dan Himda selalu diajak. Jujur, terbuka dalam keluarga merupakan hal penting untuk anak hingga ia besar nanti.

5. Bercerita
Anak belum tentu bisa memahami orang tua, namun orang tua dituntut memahami dunia anak. Adanya Isya, Himda dan Navid membuat kami belajar menyelami dunia anak. Anak-anak suka sekali dibacakan cerita, mereka akan nempel kayak perangko saat saya akan membacakan buku cerita.

6. Laki-laki dan perempuan itu berbeda
Saat masih bayi, mungkin tidak terlalu mencolok perbedaannya, namun saat mereka tumbuh dari hari ke hari, makin terasa perbedaannya. Isya tertarik dengan game mobil, selalu mengamati saat ayahnya menyetir, memiliki sandal seperti ayah, baju koko seperti ayah, tas nya dari ayah, kalau beli mainan ayah lebih tau yang ia suka.
Himda kebalikannya, dia suka pakai jilbab saya meski sangat kebesaran, dan dia suka kalau kita pakai baju yang sama.
Dari sinilah kebersamaan mulai dibangun, saat anak butuh figur yang ia cintai dan mencintai mereka.

7. Membangun kebersamaan dari busana
Ada benarnya like father like son, sebaiknya ayah mengerti anak lelakinya dan ibu mengerti anak perempuannya. Untuk Himda, saya membiasakan ia memakai jilbab dari usia 7 bulan, berusaha jika keluar rumah berpakaian sopan dan memakai celana panjang. Isya sendiri sudah belajar pakai kain sarung seperti ayah.


Awalnya, saya berpikir kalau baju koko itu panjang, cocok untuk ke masjid. Sementara Isya anak yang aktif, mudah berkeringat, dan setiap lebaran kami sering silaturahmi ke orang tua dan saudara yang tinggal di beberapa kota. Disinilah peran ayah begitu terasa, tahun 2013 saat jalan-jalan ke Nun colection di Purbalingga, suami memilihkan baju dari Salsa Clothing untuk Isya. Ternyata cocok dan bagus banget dipakai di segala suasana, bahkan awet sampai sekarang.
Indonesia adalah negara dengan penduduk mayoritas muslim sehingga mendorong pesatnya trend fashion muslim di negeri ini. Jika dahulu, busana muslim dan hijab identik dengan ibu-ibu atau wanita dewasa, kini anak-anak dan remaja tetap bisa tampil percaya diri dengan fashion muslim. Apalagi saat ini banyak komunitas hijabers yang menunjukkan bahwa busana muslim tidak menghalangi pemakainya dalam beraktivitas, berkarya dan bekerja. Fashion muslim makin lama makin berkembang dan makin digemari berbagai kalangan, karena modelnya yang modis dan harganya pun kompetitif. Terjangkau semua kalangan.
 
2 bulan yang lalu, sebelum lebaran, kami menyempatkan berjalan-jalan ke toko fashion muslim, dan alhamdulillah Isya dapat rezeki baju baru dari ayahnya, saat suami lihat baju Ethica langsung deh diambil buat Isya. Ethica adalah re-brand dari Salsa Kids dan Salsa Clothing. Sayangnya koleksinya tidak lengkap, tidak ada untuk gamis ibu dan gamis anak. 
Karena udah cocok dengan kualitas Salsa yang pernah kami beli sebelumnya, jadi ga ragu deh beliin Ethica buat Isya yang sekarang udah tambah tinggi. Koko anak yang kami beli ini kode K 70 warna coklat, termasuk dalam Hafa Series kode 25.

Mengenal lebih dekat Ethica-Fashion n Friends

ETHICA (baca: etika) – Fashion n Friends, adalah sebuah Brand Pakaian Anak – Remaja yang mengusung ‘Spiritualitas Islam yang Mencerahkan’ melalui kekuatan warna, variasi motif, design simple, dan matching yang terdiri atas paduan kain kaos terpilih dan kain katun berkualitas.

Ethica merupakan Re-Brand dari SALSAKIDS (2007), dan SALSA CLOTHING (2010) yang disempurnakan lebih matang, kuat, unik dan berkarakter. Bisnis Salsa Clothing (Sekarang : Ethica) dikembangkan melalui sistem keagenan dan reseller yang kini telah memiliki puluhan cabang yang tersebar di seluruh Indonesia.


Untuk pakaian Anak, Ethica memadukan kreatifitas design dan kekuatan warna kain dari bahan kaos, katun yang menjadikan anak-anak semakin percaya diri dalam beraktifitas keseharian. Sedangkan untuk Remaja, Ethica menggabungkan gaya fashion matching, simple, cerah dan casual sehingga para remaja bisa tetap modis dan percaya diri.


Desain Ethica memadukan bahan kaos katun dengan kain katun motif terpilih. Untuk pakaian Anak, terdiri atas model : OSK, ORK, RSK, dan setelan Koko Anak. Sedangkan untuk Remaja terdiri atas model : ST, GCT, GST, Arlisa, Mylia, Gamis, kagumi dan Koko Remaja.



HAFA: Baju keluarga yang islami dan ceria.

Sebagai sebuah brand yang terus berkembang, Ethica memiliki produk unggulan yaitu HAFA atau Happy Family Series. Kita bisa tampil sarimbit bersama keluarga dengan produk-produk Ethica yang berkualitas dan penuh warna. Warna dan motif berpadu dengan serasi, menghasilkan pakaian yang nyaman dipakai tapi sekaligus modis dan fashionable.


Hafa Kode 25

Hafa Kode 23

Tampil sarimbit dengan baju keluarga dari Ethica juga membuat hati menjadi ceria. Sesuai dengan slogannya, ‘Spiritualitas Islam yang Mencerahkan’ Ethica sangat menonjolkan kekuatan warna, motif yang sangat bervariasi, dan juga kain yang berkualitas. Koleksi Hafa series ini juga bisa kita lihat di http://ethicafashion.com/category/produk/happyfamily/.

Memakai baju keluarga bagi saya juga merupakan salah satu cara menumbuhkan kebersamaan keluarga. Menumbuhkan rasa cinta dalam keluarga. Anak sholih merasa keren karena bisa tampil seperti ayah, dan anak sholihah merasa istimewa bisa punya baju seperti ibu. Tampil sarimbit tak harus persis sama tapi bagaimana bisa mix and match agar warnanya serasi. Bagi keluarga muslim, koleksi Ethica menjadi solusi tampil kompak, busananya serasi, bahagia di hati dan menjadi happy family. Amiin.


Ethica sendiri adalah brand asli Indonesia yang berpusat di Jalan Karasak Utara No. 2B Bandung,tapi jangan khawatir karena produknya sudah tersebar berbagai outlet dan agen di beberapa kota di Indonesia. 

Jika membutuhkan koleksi Ethica, kita juga bisa menghubungi:
Call Center : 022 520 9390

SMS / WA: 087821470838

BBM : 5B0BFCEE

Line : cs_ethica 

atau mengunjungi:

web: http://ethicafashion.com
Facebook: https://www.facebook.com/EthicaOfficial/home

Semoga kita semua bisa menjadi happy family, keluarga bahagia yang islami sesuai tuntuan Allah SWT  dan rasulullah Saw, aamiin.


Komentar

  1. Balasan
    1. iya mba mira, suka banget sama koleksinya ethica :)

      Hapus
  2. Suka pilihan yang pertama lucu, kalau ada waktu kunjung website saya juga gan ttp://obatayananakmurah.blogspot.com/2016/10/jangan-salah-presepsi-kenali-jenis.html/

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

3 KEHAMILAN, 3 PENGALAMAN MENAKJUBKAN

Jamu, Menyingkap Sejarah Kesehatan Nenek Moyang Indonesia